3 Pertanyaan Ini Perlu Anda Jawab Jika Anda Menyebut Diri Seorang Pemimpin

3 Pertanyaan Ini Perlu Anda Jawab Jika Anda Menyebut Diri Seorang Pemimpin

Lori Official Writer
525

Pernahkah Anda punya pemimpin yang memberi kesan mendalam kepada Anda sampai Anda tetap mengingatnya sampai sekarang?

Itu artinya, mungkin dia Anda adalah seorang pemimpin yang bisa memperlakukan bawahannya dengan bai sebagai manusia. 

Saat Anda menduduki posisi sebagai pemimpin saat ini, apakah Anda sudah menjadi pemimpin seperti itu?

Menjadi seorang pemimpin bicara tentang tindakan dan perkataan. Ini bukan tugas yang mudah, bahkan pemimpin yang sukses sekalipun terus belajar menjadi pemimpin yang disukai oleh banyak orang.

Untuk memastikan apakah Anda sudah benar-benar menjadi pemimpin, cobalah menjawab 3 pertanyaan di bawah ini.

Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur dan terbuka karena itu sangat membantu untuk mengevaluasi kembali keterampilan kepemimpinan dan nilai Anda di mata karyawan Anda.

1. Apakah Anda sudah bisa memahami cara pandang orang lain?

Di masa ini, hampir semua urusan pekerjaan lebih banyak dikomunikasikan secara tidak langsung, misalnya melalui email, pesan Whatsapp, Zoom, Google Meeting dan sebagainya. 

Sebagai pemimpin, penting sekali bisa memahami cara pandang orang lain. Karena sebagai manusia, Anda juga bisa dengan sangat cepat menilai keputusan seseorang dari satu sisi saja sehingga keputusan bisa diambil secara tergesa-gesa tanpa kembali menganalisis apa yang sebenarnya dialami orang lain.

 

Baca Juga: Review Kembali, Sudahkah Kamu Jadi Leader dengan 9 Nilai Ini?

 

Leaders, ingatlah bahwa penting untuk berhenti sejenak dan mengamati dari sudut pandang orang lain. Misalnya, sebagai leader cobalah untuk memahami pekerjaan karyawan, bagaimana mereka mengerjakannya dan bagaimana proses yang mereka lewati untuk mengerjakannya. 

Hal ini akan melatih rasa empati Anda tumbuh sehingga Anda akan lebih mudah untuk memecahkan setiap masalah yang terjadi dalam tim. Bahkan dengan mengetahui posisi karyawan Anda, Anda bisa memberikan solusi yang tepat bagi persoalan mereka.

Yesus adalah contoh leader yang selalu bersedia memberikan solusi bagi persoalan murid-murid-Nya bahkan orang-orang yang Ia temui. Hal ini bisa kita lihat dalam cerita perjalanan Yesus ketika berada di Yerikho (Markus 10: 46-52). 

Saat itu, ada seorang pengemis yang buta bernama Bartimeus mendatangi Yesus dan meminta belas kasihan Yesus. Karena rasa empati Yesus, Dia akhirnya memanggil orang itu dan menanyakan masalahnya. Setelah mengetahui masalah Bartimeus, Yesus pun dengan belas kasihan menyelesaikan masalahnya. Saat itu mata Bartimeus sembuh. 

“Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan... Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret, mulailah ia berseru: "Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!" Tanya Yesus kepadanya: "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?" Jawab orang buta itu: "Rabuni, supaya aku dapat melihat!" Lalu kata Yesus kepadanya: "Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!" Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya.” ayat 46-47; 51-52

 

Baca Juga: Rahasia Memimpin yang Mungkin Kamu Belum Ketahui

 

Ini adalah salah satu nilai yang harus dirasakan oleh setiap karyawan dari pemimpinnya.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami