Punya Rekan Menganggur? Jangan Tambah Bebannya, Dukung Dia Lewat 8 Cara Ini Yuk

Punya Rekan Menganggur? Jangan Tambah Bebannya, Dukung Dia Lewat 8 Cara Ini Yuk

Claudia Jessica Official Writer
422

Waktu-waktu menganggur sangat sulit bagi setiap orang. Bahkan untuk berbagi perjuangan, kesulitan, dan stres yang dialami sebuah keluarga selama masa pengangguran pun terasa sulit.

Tagihan yang menunggu untuk dibayar pasti memberikan tekanan bagi orang yang menganggur. Di momen krusial ini, tunjukkan peranmu sebagai seorang teman yang baik. Mungkin Anda tidak bisa menawarkan pekerjaan baru kepadanya, namun Anda bisa mendukungnya dengan 7 cara berikut ini:

1. Berdoa untuk seluruh keluarga

Bukan hanya orang tanpa pekerjaan yang menderita selama masa menganggur, pasangan dan anak-anak juga mengalaminya. “Kebanyakan orang tidak mengerti betapa sulitnya masa pengangguran yang berkepanjangan dalam pernikahan dan keluarga,” kata Sarah di North Carolina yang suaminya beberapa kali menganggur. Pria cenderung mengalami depresi ketika mereka tidak mampu menafkahi keluarga mereka, jadi itu adalah perjuangan untuk tetap bersukacita dan percaya kepada Tuhan.

2. Lewati meme pengangguran

Sebuah meme mengatakan, “Pergi cari pekerjaan.”

Banyak pengangguran yang ingin mencari pekerjaan dengan sungguh-sungguh, namun jika hanya mengatakan kepada mereka untuk mencari pekerjaan, tidak membantu sama sekali. Kita tahu bahwa mencari pekerjaan bukan hal yang mudah.

3. Tanyakan bagaimana kabar mereka, bukan apakah mereka sudah menemukan pekerjaan

Menanyakan sudah mendapatkan pekerjaan baru atau belum mungkin membuatnya merasa tertekan tanpa disadari. Untuk itu, alih-alih menanyakan mereka sudah dapat pekerjaan atau belum, lebih baik tanyakan bagaimana kabarnya. Hal itu akan membuat perasaan mereka lebih baik.

4. Ajak mereka untuk refreshing atau sekedar makan bersama

Sebagai teman yang baik, ajaklah temanmu yang menganggur untuk makan malam atau sekedar makanan pencuci mulut. Mengundang mereka untuk makan bersama mungkin dapat membuat mereka merasa lebih terhibur.

 

Baca halaman selanjutnya -->

5. Hati-hati ketika berbicara tentang pekerjaan

Sarah Hamaker, seseorang yang pernah mengalami masa-masa dimana suaminya menganggur mengungkapkan kesedihannya ketika orang-orang di kelompok selnya menganggap suaminya adalah seorang pengangguran yang malas dan tidak memiliki motivasi.

6. Berkati keluarganya secara nyata

Sarah Hamaker bercerita, suatu natal ketika suaminya menganggur, mereka menerima kartu liburan anonim melalui pos. Di dalamnya ada sebuah amplop berisi 10 lembar uang$100. Dia menangis saat membukanya dan sampai hari ini, mereka masih tidak mengetahui siapa pengirimnya. Mereka merasa seolah-olah Tuhan mengulurkan tangan dan memberitahu mereka bahwa Tuhan mempedulikan keluarganya.

Selain itu, mereka juga pernah mendapatkan pizza dari jemaat gereja, merek juga pernah mendapatkan cek secara tiba-toba, mendapatkan kartu ucapan ulang tahun pernikahannya, dan masih banyak lagi.

Awalnya mereka merasa aneh menerima semua itu karena biasanya mereka adalah orang-orang yang suka memberi. Namun mereka memutuskan jika Tuhan memimpin seseorang untuk memberkati mereka secara finansial, mereka. akan menerimanya dengan penuh syukur

7. Bersukacita bersama mereka

Ada banyak hal yang dapat disyukuri masa pengangguran. Seperti yang Sarah katakan, “Tuhan itu setia dan Dia selalu memenuhi kebutuhan kita. Pada satu titik, kami tidak tahu bagaimana kami membayar tagihan kami karena uang yang keluar lebih banyak daripada yang masuk. Tidak masuk akal di atas kertas, tetapi Tuhan memang seperti itu.”

Lewat artikel ini, jawaban ingin memberitahu orang-orang bagaimana Tuhan memberkati masa-masa pengangguran di tengah pergumulan.

Intinya adalah bahwa kita harus bersedia untuk tetap berada di jalur pemberi semangat selama orang yang kita kasihi menganggur. Tidak bekerja bisa menjadi waktu yang sangat sepi bagi para penganggur dan keluarganya. Dengan memutuskan untuk menjadi pemberi semangat yang setia, Anda dapat menjadi cahaya positif dalam kehidupan orang itu, dan memperkuat iman dan harapannya.

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami