Apakah Anda Orangtua yang Toxic? Begini Dampak Buruknya Bagi Anak…

Apakah Anda Orangtua yang Toxic? Begini Dampak Buruknya Bagi Anak…

Lori Official Writer
934

Hormat VS Taat

Ada banyak orangtua yang mencoba untuk memanipulasi dan mengendalikan anak-anak mereka supaya anak selalu taat mengikuti apa yang mereka minta dan katakan. Sayangnya, orangtua tidak menyadari bahwa mereka sedang memperbudak anak demi memenuhi kepuasan ego mereka sendiri.

Saat beranjak dewasa, seorang anak sudah bisa membedakan tindakan yang benar dan salah. 

Karena itulah anak memiliki hak untuk tidak taat kepada orangtua, jika perintah yang diminta memang salah. Karena sebagai orang dewasa anak sudah bisa memilih tindakan yang benar. 

“Takut kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi.” (Amsal 29: 25)

 

Baca Juga: Sebagai Berkat Dari Tuhan, Orangtua Patut Perlakukan Anak Dengan 3 Tindakan Ini

 

Apa yang harus dilakukan anak ketika menghadapi orangtua yang toxic?

1. Memetik pelajaran berharga

Tuhan memilih orangtua kita bukan secara kebetulan. Tuhan bahkan mungkin menempatkan mereka dalam hidup kita supaya kita belajar. Sekalipun mereka mendatangkan rasa sakit dan penderitaan dalam hidup kita, tetapi kita patut mengucap syukur karena dari mereka kita belajar mempersiapkan diri untuk menjadi orangtua yang lebih baik.

2. Berdamai dengan kebencian dan sakit hati

Ada banyak anak yang selama puluhan tahun memilih untuk tidak berdamai dengan orangtuanya karena terlanjur disakiti, baik oleh perkataan maupun tindakan. 

Memilih tidak berdamai masih akan membuat rasa sakit tetap tinggal. Meskipun sulit, tetapi memilih untuk mengampuni orangtua adalah tindakan yang radikal. 

Berdoalah bagi mereka, lepaskan pengampunan, putuskan kutuk dan minta perdamaian terjadi.

“Apabila ada seseorang yang mengutuki ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati; ia telah mengutuki ayahnya atau ibunya, maka darahnya tertimpa kepadanya sendiri.” (Imamat 20: 9)

Kita perlu tahu latar belakang orangtua kita. Karena bisa saja mereka tidak menyadari bahwa tindakan mereka merupakan warisan dosa dari generasi sebelumnya. Sehingga kita bisa membimbing dan menuntun orangtua kita untuk memutuskan rantai dosa tersebut.

Dan bagi Anda yang masih terus belajar untuk menjadi orangtua yang berkenan di mata Tuhan pahamilah bahwa anak adalah milik pusaka Tuhan yang begitu berharga (Mazmur 127: 3-5). Sehingga Anda bisa memperlakukannya dengan baik dan penuh kasih.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami