Jangan Katakan 10 Hal Ini ke Istri Kalau Mau Pernikahanmu Langgeng

Jangan Katakan 10 Hal Ini ke Istri Kalau Mau Pernikahanmu Langgeng

Claudia Jessica Official Writer
303

Pernikahan adalah hal yang indah dan tentu menjadi sesuatu yang layak dinikmati. Jika anda mendapati pasangan yang saleh, itu adalah hal yang baik. Namun tidak semua hubungan sempurna. Terkadang pasangan dapat mengatakan sesuatu yang membuat kita kesal, sakit hati, mungkin juga marah.

Kita tahu bahwa komunikasi yang baik sangat penting dalam menjalin hubungan, termasuk pernikahan. Komunikasi yang baik mampu menghindari kita dari kesalahpahaman dan mengurangi kemungkinan terjadinya konflik.

Teruntuk para suami, apakah Anda tahu 5 komentar ini mungkin sering Anda lontarkan pada istri dapat menyakiti hatinya?

1. “Aku tidak mendengarnya, bisa katakan lagi?”

Pasti ada waktu dimana pasangan istri mencurahkan isi hatinya kepada suami. Pada momen seperti ini, sebaiknya Anda memberikan fokus Anda untuk mendengarkan dan mendampinginya. Jangan sampai buat kesalahan dengan tidak bisa mencerna ceritanya hingga Anda harus memintanya mengulang ceritanya.

Hal tersebut hanya membuat istri Anda merasa bahwa apa yang ia katakana tidak penting dan Anda tidak peduli dengan apa yang dirasakannya saat ini. Kepada siapa lagi dia akan bercerita atau mencurahkan isi hatinya jika bukan kepada Anda, suaminya?

2. Terlalu cepat berkata “saya tidak tahu”

Banyak pria yang saya kenal sering kali mengatakan “tidak tahu” ketika ditanya, padahal belum melakukan sesuatu.

Mari katakan saat ini Anda membutuhkan uang yang ada di dompet Anda namun tidak dapat menemukannya dimanapun? Anda meminta bantuan kepada istri Anda dengan mengatakan, “Apakah kau melihat dompetku?”

Alih-alih membantu mencari dompet Anda, dia justru hanya menjawab dengan “saya tidak tahu” dan melanjutkan apa yang sedang ia lakukan. Bukankah Anda merasa tak diacuhkan? Untuk itu, sebelum menjawab “tidak tahu”, cobalah untuk berusaha terlebih dahulu.

3. “Akan kulakukan nanti”

Jika istri meminta Anda untuk melakukan sesuatu, artinya ada kemungkinan bahwa dia tidak bisa melakukannya sendiri. Misalnya istri Anda sedang memasak, namun ia kehabisan garam atau kecap, dan dia meminta Anda untuk membelinya di toko kelontong. Atau lampu kamar mandi Anda putus dan istri Anda tidak bisa menggantinya karena beberapa alasan. Namun Anda menjawab bahwa Anda akan melakukannya nanti.

Coba bayangkan apa yang akan terjadi selanjutnya? Mungkin Anda akan lupa melakukannya, mungkin makanan yang dimasak istri Anda menjadi hambar, atau bahkan mungkin Anda dapat terpeleset di kamar mandi karena lampunya tidak menyala.

Jika Anda memang ingin membantunya, lakukanlah dalam waktu yang tidak dan tidak membuat istri Anda merasa stres. Dengan begitu, Anda dapat meringankan beban dan pekerjaan istri Anda.

4.  “Saya tidak ingat mengatakan itu” atau “Anda salah mengingatnya”

Saat mengingat beberapa detail, kedua orang akan merasa percaya diri dalam ingatan mereka. Berhati-hatilah bagaimana Anda menangani percakapan ini atau hal itu bisa berubah menjadi pertengkaran dengan cepat.

Jika Anda merasa percaya diri dengan ingatan Anda, cobalah katakan dengan cara yang berbeda seperti “sepertinya yang saya ingat itu ...” dan mendekatinya dengan sudut pandang netral. Mengatakan sesuatu seperti “Anda salah mengingatnya” bisa terasa seperti serangan dan membuat istri Anda membela diri.

5. “Terserah padamu”

Anda mencoba membuat rencana atau mencari tahu tempat makan dan istri Anda meminta pendapat Anda. Anda kemudian menjawab, “terserah padamu.” Ini bisa menjadi ucapan yang membuat frustasi untuk didengar dan membuat istri Anda merasa sendirian serta terkesan suka memerintah.

Libatkanlah diri Anda dalam percakapan dengannya dan temukan solusinya bersama.

Selain 5 kalimat di atas, topik serupa juga pernah dibahas dengan poin-poin yang berbeda dalam artikel berjudul: Teruntuk Para Suami, Jangan Lontarkan 5 Kalimat Ini Jika Ingin Istrimu Bahagia

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
1

Ikuti Kami