Kepada Yang Banyak Diberi Akan Banyak Dituntut

Kepada Yang Banyak Diberi Akan Banyak Dituntut

Lori Official Writer
      709

Lukas 12: 48

Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 69; Ibrani 3; Mikha 6-7

Dengan dimulainya musim sepak bola bulan ini, saya mendengar ungkapan yang banyak dipakai, “Kepada siapa banyak diberi, akan banyak dituntut.”

Menurut saya itu baik dan hebat. Para atlet yang ditampilkan di acara olahraga diberikan kesempatan untuk menjelaskan bagaimana mereka menggunakan selebriti dan uang mereka untuk membantu umat manusia atau bahkan menyebarkan injil.

Seorang pemain sepak bola terkenal diwawancarai tentang keinginannya untuk menggunakan apa ayng sudah diberikan kepadanya sebagai platform untuk memperluas Kerajaan Allah. Tujuannya mengingatkan kepada perumpamaan yang Yesus sampaikan tentang perbedaan antara hamba yang setia dan yang tidak setia.

Hamba yang setia harus melakukan sesuai kehendak tuannya, bukan mengikuti keinginan mereka sendiri dan tidak menyia-nyiakan apa yang sudah diberikan kepada mereka.

Mereka menyadari bahwa mereka sudah banyak diberi dan mereka menyadari bahwa pada akhirnya mereka menunggu untuk dimintai pertanggungjawaban atas pemberian itu. 

Saya senang dengan ayat renungan hari ini. 

“Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.” - Lukas 12: 48

Ungkapan ‘Setiap orang yang kepadanya banyak diberi’ dipadankan dengan ‘akan banyak dituntut’. Sementara ‘yang banyak dipercayakan’ dipadankan dengan ‘banyak lagi dituntut’.

Bagaimanapun, ayat ini terjadi bukan saja di dunia rohani. Tetapi juga di dunia sekuler. Sehingga orang-orang yang bukan Kristen mengutipnya juga, atau mereka bahkan tidak tahu bahwa itu adalah kutipan dari ayat Alkitab. Bahkan film-film superhero memakainya sebagai tema.

Minggu ini, setelah melihat dan membaca profil para atlet Kristen yang bermain, saya membaca kembali ayat tersebut secara keseluruhan dan memberi saya pemahaman yang baru.

Dulu, saat saya memikirkan tentang kata ‘diberi’ saya membayangkan hadiah seperti mainan atau uang. Sesuatu yang akan menjadi kepunyaan saya, yang bisa saya timbun, rusak, jual atau hilangkan. Tetapi saya mulai mendapatkan pemahaman baru bahwa pemberian itu bisa berupa ‘keselamatan, karunia rohani, bakat, berkat finansial, kesaksian, keluarga, pengampunan, kasih dan banyak lainnya’.

Apakah cara pandang Anda juga berubah tentang sesuatu yang ‘diberikan’ menjadi sesuatu yang ‘dipercayakan’ kepada Anda?

Mainan saya, saat saya tumbuh dewasa harus menjadi alat yang saya pakai. Seperti ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh seorang guru kepada muridnya dan berharap ilmu tersebut bisa digunakan untuk sesuatu yang berdampak bagi dunia. Demikian juga seperti pemberian dari Tuhan dalam hidup kita. Dengan harapan, kita bisa memakainya untuk membangun dan memperluas kerajaan Allah.

Saat ini mari buat daftar apa saja pemberian paling berharga dalam hidup Anda saat ini. Apakah Anda sudah memakainya sebagai platform untuk menyebarkan injil di tengah dunia ini?

 

Hak cipta Shawn McEvoy, disadur dari Crosswalk.com 

 


Kamu diberkati dengan renungan harian kami? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini.

Yuk bergabung jadi mitra Jawaban.com hari ini.

 

DAFTAR

Ikuti Kami