Satu Hal yang Tidak Kalah Penting dari Perjamuan Kudus

Satu Hal yang Tidak Kalah Penting dari Perjamuan Kudus

Claudia Jessica Official Writer
      700

Matius 5:23-24

Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 58; Markus 8; 2 Raja-raja 18-19

Suatu ketika di hari Minggu dalam ibadah perjamuan, seorang pendeta membawakan khotbah dari 1 Korintus 11, dimana Rasul Paulus ketika itu menasihati jemaat di Korintus ketika hendak melakukan Perjamuan Tuhan dengan tidak layak dengan menutup saudara-saudara mereka yang lebih miskin dan saudari dalam iman.

Sang pendeta ingin memastikan jemaatnya melakukan inventarisasi moral sebelum mengambil roti dan cawan. Jadi, untuk mengakhiri khotbahnya, pendeta itu mengutip Firman Tuhan dari Matius 5: 23-24 dan kemudian berkata, “Beberapa dari Anda telah menghancurkan hubungan dengan perkataan dan tindakan. Tuhan lebih suka Anda untuk bangun dari kursi Anda sekarang juga untuk menelpon orang tersebut dan minta maaf, sekalipun harus melewatkan Perjamuan.

Dalam keheningan berikutnya, banyak orang yang meninggalkan kursi mereka dan pergi ke lobi lalu mengeluarkan ponsel mereka. Wajah mereka bersinar ketika kembali dan mereka telah mandi spiritual. Kini mereka siap untuk berkomunikasi dengan Tuhan.

Untuk menjadi otentik dalam hubungan, kita harus menghadapi kegagalan dengan pengakuan, pertobatan, dan mencari pengampunan dari orang lain. Dengan melakukan itu, kita telah mempersiapkan diri untuk hubungan yang dalam dan penuh kasih.

Berdoalah agar Tuhan menunjukkan cara hubungan yang lebih otentik

 

Disadurkan dari crosswalk.com. Hak cipta oleh Dr. Gary Chapman.

 

BACA JUGA: Yesus dan Perjamuan Kudus, Peringatan Akan Pengorbanan yang Sejati

Ikuti Kami