Ajarkan 4 Makna Keuangan Ini Kepada Anak Jika Ingin Mereka Merdeka Secara Finansial

Ajarkan 4 Makna Keuangan Ini Kepada Anak Jika Ingin Mereka Merdeka Secara Finansial

Claudia Jessica Official Writer
1915

Sejak saya masih kecil, orang tua saya mengajarkan saya untuk menggunakan uang dengan bijak. Mereka tidak ingin saya melakukan kesalahan yang sama seperti mereka. Maka dari itu, mereka mulai mengajari saya tentang prinsip-prinsip dasar uang sejak usia dini. Tips-tips yang akan saya berikan kali ini diambil dari buku yang berjudul Smart Money Kids karya Dave Ramsey.

Agar anak-anak dapat bertanggung jawab soal keuangan, Anda bisa menanamkan 4 hal berikut ini.

#1 Setiap barang membutuhkan uang

Sebagai orang dewasa, tentu kita sangat mengerti tentang hal ini. Namun, apakah anak-anak menyadari bahwa ketika mereka mengambil barang atau mainan di pusat perbelanjaan, mereka harus membayarnya di kasir?

Waktu saya masih anak-anak, saya ingat Ketika melihat ibu saya membayar belanjaan dengan sejumlah uang yang cukup banyak. Saat itu saya kesulitan mencerna tentang apa yang terjadi di depan saya. Namun kemudian, ketika kami membeli bahan-bahan makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya, semua hal tersebut membutuhkan uang.

#2 Apa yang dimaksud dengan “biaya peluang”?

Ini adalah ungkapan yang fantastis namun tidak perlu dikatakan kepada anak. Katakan saja Anda memiliki uang lebih sebesar 50 ribu. Lalu Anda membeli keju senilai 40 ribu, Anda tidak bisa membeli makanan lain senilai 30 ribu.

Biaya peluang dapat diartikan sebagai biaya terbatas. Perbedaannya adalah pada prioritas kepentingannya. Ketika anak-anak memahami bahwa uang terbatas, mereka akan bisa mulai membuat keputusan berdasarkan informasi dasar. Misalnya seperti, “Apakah saya benar-benar ingin video game baru daripada baju baru?”

 

Baca halaman selanjutnya -->

#3 Tidak apa-apa jika melakukan kesalahan

Ketika anak-anak tumbuh remaja, tidak apa untuk membiarkan mereka tersandung dan terjatuh dengan keputusan mereka sesekali. Tentu bukan untuk membuat mereka terpuruk, melainkan untuk membiarkan mereka belajar dari kesalahan itu. Saya juga yakin bahwa Anda lebih akan lega kehilangan uang sebesar 50 ribu sekarang daripada harus kehilangan uang jutaan rupiah di masa mendatang.

Ajari mereka, bimbing mereka, dan pastikan mereka tetap mengikuti arahan Anda. Namun, biarkan mereka merasakan kekuatan dan beban untuk bertanggung jawab secara finansial.

#4 Kejujuran adalah kebijakan terbaik

Memang klise, tapi inilah kebenarannya. Saya tidak akan berada pada finansial yang sehat jika orang tua saya tidak jujur tentang kesuksesan sekaligus kegagalan mereka. Keadaan finansial keluarga saya serta didikan yang orang tua saya membuat saya mengerti bagaimana mengatur keuangan itu penting dalam kehidupan kami ke depan.

Jika orang tua saya memilih untuk tidak memberi tahu dan memberikan apa saja yang saya minta, saya tidak pernah mendapatkan pelajaran yang saya dapatkan saat ini. Tidak hanya itu, mungkin saya juga akan melakukan kesalahan yang sama.

Mengajari anak-anak tentang mengatur keuangan adalah tanggung jawab orang tua. Jangan biarkan mereka tumbuh menjadi orang dewasa tang tidak memahami prinsip-prinsip dasar ini.

 

Sumber : crosswalk
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami