Ajarkan 4 Makna Keuangan Ini Kepada Anak Jika Ingin Mereka Merdeka Secara Finansial

Ajarkan 4 Makna Keuangan Ini Kepada Anak Jika Ingin Mereka Merdeka Secara Finansial

Claudia Jessica Official Writer
2055

Sejak saya masih kecil, orang tua saya mengajarkan saya untuk menggunakan uang dengan bijak. Mereka tidak ingin saya melakukan kesalahan yang sama seperti mereka. Maka dari itu, mereka mulai mengajari saya tentang prinsip-prinsip dasar uang sejak usia dini. Tips-tips yang akan saya berikan kali ini diambil dari buku yang berjudul Smart Money Kids karya Dave Ramsey.

Agar anak-anak dapat bertanggung jawab soal keuangan, Anda bisa menanamkan 4 hal berikut ini.

#1 Setiap barang membutuhkan uang

Sebagai orang dewasa, tentu kita sangat mengerti tentang hal ini. Namun, apakah anak-anak menyadari bahwa ketika mereka mengambil barang atau mainan di pusat perbelanjaan, mereka harus membayarnya di kasir?

Waktu saya masih anak-anak, saya ingat Ketika melihat ibu saya membayar belanjaan dengan sejumlah uang yang cukup banyak. Saat itu saya kesulitan mencerna tentang apa yang terjadi di depan saya. Namun kemudian, ketika kami membeli bahan-bahan makanan, pakaian, dan kebutuhan lainnya, semua hal tersebut membutuhkan uang.

#2 Apa yang dimaksud dengan “biaya peluang”?

Ini adalah ungkapan yang fantastis namun tidak perlu dikatakan kepada anak. Katakan saja Anda memiliki uang lebih sebesar 50 ribu. Lalu Anda membeli keju senilai 40 ribu, Anda tidak bisa membeli makanan lain senilai 30 ribu.

Biaya peluang dapat diartikan sebagai biaya terbatas. Perbedaannya adalah pada prioritas kepentingannya. Ketika anak-anak memahami bahwa uang terbatas, mereka akan bisa mulai membuat keputusan berdasarkan informasi dasar. Misalnya seperti, “Apakah saya benar-benar ingin video game baru daripada baju baru?”

 

Baca halaman selanjutnya -->

Sumber : crosswalk
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami