#KataAlkitab: Doa 3 Tokoh Alkitab Ini Selamatkan Bangsa Israel Dari Kemusnahan

#KataAlkitab: Doa 3 Tokoh Alkitab Ini Selamatkan Bangsa Israel Dari Kemusnahan

Lori Official Writer
384

Bagi semua agama, doa adalah bagian penting peribadatan. Sementara bagi orang Kristen, doa menjadi hal yang sangat penting karena dianggap sebagai napas hidup bagi orang percaya.

Tapi apakah Anda tahu jika doa syafaat atau doa yang ditujukan untuk kepentingan orang lain dan bahkan untuk bangsa sangat berdampak besar.

Di dalam Alkitab, kita bisa mengenali tiga tokoh yang berdoa untuk pengampunan bagi bangsanya.

1. Musa

Salah satu tokoh Alkitab yang dikenal gigih berdoa bagi bangsanya adalah Musa. 

Bukan hanya berdoa, tetap Musa rela minta ampun bagi bangsa Israel yang telah membuat patung lembu emas sebagai berhala.

Demi pengampunan bangsanya, Musa bahkan rela namanya dihapus dari kitab yang ditulis Tuhan.

“Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu--dan jika tidak, hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis.” (Keluaran 32: 32)

 

Baca Juga: #KataAlkitab: Bukan Hanya Cinta Tuhan, Tapi Dua Tokoh Alkitab Ini Cinta Bangsanya

 

2. Ratu Ester

Ester adalah salah satu tokoh perempuan di dalam Alkitab yang memiliki keberanian untuk menyelamatkan bangsanya dari rencana jahat Haman.

Ester mulai berdoa puasa selama 3 hari sebelum siap menghadap raja untuk menyampaikan kegelisahan hatinya itu.

“Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.” (Ester 4: 16)

Dari ayat ini, Ester menunjukkan keberaniannya dan siap menerima segala risiko yang mungkin akan dia tanggung demi memperjuangkan keselamatan bangsa Israel.

3. Abraham

Abraham adalah salah satu tokoh Alkitab yang perlu diteladani dalam hal berdoa syafaat.

Hubungannya yang dekat dengan Tuhan, membuatnya memiliki keberanian untuk bernegosiasi dengan Tuhan terkait keselamatan kota Sodom dan Gomora.

Dia tahu betul bahwa Tuhan memiliki hati yang penuh dengan belas kasihan. Karena itu dia terus bernegosiasi dengan Tuhan tentang jumlah orang yang perlu diselamatkan di kota itu, hingga akhirnya Tuhan setuju untuk menyelamatkan 10 orang saja dari kota tersebut. Bukan hanya itu, Abraham berhasil membuat Tuhan berjanji untuk tidak akan lagi memusnahkan kota tersebut karena 10 orang yang Dia selamatkan.

 

Baca Juga: 4 Tokoh Alkitab Ini Ajarkan Kita Soal Hidup Penuh Sukacita

 

Sayangnya, Tuhan tidak mendapati 10 orang dari kota itu. Hanya keluarga Lot saja yang benar. Sehingga Tuhan tetap menghancurkan kota tersebut (Kejadian 18: 20-33).

Doa syafaat adalah hal yang penting dan serius, karena seseorang datang kepada Tuhan tidak dengan membawa agenda pribadinya melainkan datang untuk berdoa bagi keselamatan orang lain, kota, gereja dan bahkan suatu bangsa.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami