Isak Tangis Komentator di Detik Gresya-Apri Menang, ‘Bagi Tuhan Tak Ada yang Tak Mungkin'

Isak Tangis Komentator di Detik Gresya-Apri Menang, ‘Bagi Tuhan Tak Ada yang Tak Mungkin'

Lori Official Writer
5629

Kemenangan pasangan ganda putri Indonesia Gresya-Apriyani bukan saja membuat pasangan ini menangis terharu. Tapi kemenangan harapan Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 itu sontak mengundang linangan air mata bagi semua warga negara Indonesia yang ikut menyaksikan, khususnya isak tangis yang ditunjukkan oleh komentator Valentino Simanjuntak. 

Presenter olahraga yang akrab disapa ‘Bung Jebrettt’ ini meresponi kemenangan Gresya-Apri dengan cara yang tak biasa. Di detik-detik kemenangan, masih terdengar teriakan khas yang dilontarkannya. “Rata kau..rata kau..,” demikian komentar Valentino.

Lalu setelah itu, bola dari pasangan China rupanya keluar dan memberi kemenangan bagi Gresya-Apri. Saat itulah Valent mulai menangis dan mengungkapkan ucapan terima kasihnya kepada Tuhan.

“Bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Siapa kita? Siapa kita? Siapa kita?” demikian komentar Valentino.

Dengan isakan tangis yang tak tertahan, dia mengucapkan terima kasih kepada pasangan ganda putri Indonesia itu.

“Gresya Poli Apriyani Rahayu terima kasih. Kalian telah memberikan sejarah. Tuhan terima kasih. Rakyat Indonesia terima kasih. Masyarakat Indonesia terima kasih. Doa kita dijawab. Doa kita dijawab,” lanjutnya.

 

Baca Juga: Cetak Sejarah! Ganda Putri Indonesia, Greysia/Apriyani Raih Emas!

 

Komentar penuh emosional Valentino menggambarkan bagaimana harapannya atas Gresya-April terwujud. Sehingga Indonesia bisa membawa pulang satu medali emas dari Olimpiade Tokyo 2020, setelah rekan-rekan atlet lain gugur sebelum mencapai final. Kemenangan ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menambah koleksi emasnya.

“Indonesia. Berkibarlah benderaku, lambang suci gagah perwira di seluruh rakyat Indonesia kau tetap pujaan bangsa,” ungkapnya.

Sementara Gresya-Apri turut meresponi kemenangan mereka dengan tangisan bahagia. Bahkan Gresya tersungkur ke lantai dan menangis haru. Sementara Apri yang menangis segera diberikan pelukan selamat oleh sang pelatih. Hingga kemudian mereka kembali menenangkan diri dan berjabat tangan dengan pasangan China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.

“Sangat cemerlang. Saya tidak bisa berkata-kata sekarang. Kami di sini dan kami mendapat medali emas dan inilah rasanya mendapatkan medali emas. Menakjubkan. Itu sangat berarti bagi saya,” ungkap Gresya.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami