Pilih Profesi Jadi Dokter, Ini Lho Sisi Baik dan Buruknya…

Pilih Profesi Jadi Dokter, Ini Lho Sisi Baik dan Buruknya…

Lori Official Writer
667

Sisi Buruk 

1. Menuntut jam kerja yang panjang

Banyak dokter yang mendapati dirinya bisa bekerja berjam-jam setiap hari. Akibatnya mereka tak lagi punya waktu yang cukup untuk keluarga dan teman-temannya.

Selain itu, saat kondisi darurat dan pasien membutuhkan pertolongan segera seorang dokter harus selalu siaga dalam mengerjakan tugasnya.

2. Tingkat stress yang tinggi

Walaupun menyelamatkan nyawa seseorang memberikan kepuasan tersendiri bagi seorang dokter. Tapi di sisi lain, jam kerja yang tanpa kenal henti bisa membuat sebagian dokter stress. 

Beberapa dokter bisa mengalami serangan ketakutan jika mereka mengambil keputusan yang salah, nyawa pasien tidak tertolong atau menghadapi situasi dimana hasil dari pekerjaannya gagal.

3. Dokter bisa berhadapan dengan hukum

Jika seorang dokter terbukti melakuan malpraktik terhadap pasien, maka dia harus siap berhadapan dengan proses hukum.

Meskipun kasus malpraktik terbilang minim. Tapi kesalahan medis yang bisa terjadi kapan pun bisa berujung pada tuntutan hukum atas nyawa pasien.

 

Baca Juga: Nathan Barlow, Dokter Medis yang Melayani Tanpa Butuh Pengakuan

 

4. Menghabiskan biaya yang cukup besar

Untuk sekolah kedokteran, seseorang harus rela membayar biaya yang cukup besar. Biaya ini memang setara dengan apa yang akan diperoleh nantinya setelah jadi dokter. Dan karena itulah kebanyakan dari mereka yang bersekolah di kedokteran rata-rata dari kalangan keluarga berada atau memperoleh beasiswa yang membantu pengurangan biaya sekolah.

5. Aturan dan regulasi yang membuat frustrasi

Karena profesi ini menyangkut nyawa, maka biasanya seorang dokter harus mengikuti aturan dan regulasi yang ditetapkan lembaga medis tertentu. Hal ini berkisar dari catatan medis pasien yang bersifat rahasia. 

Selama dua tahun belakangan, tenaga kesehatan, khususnya dokter sangat diperlukan dalam proses penanganan pasien yang terjangkit Covid-19. Tak sedikit pula diantaranya yang harus kontak langsung dengan pasien dan menyebabkan mereka harus terpapar juga dan ujungnya meninggal. Para dokter dan tim medis lain menjadi garda utama dalam penanggulangan penyakit, jadi mari tetap memberikan penghormatan kepada mereka. Karena keuntungan apapun yang mereka dapatkan dari profesi ini tidak setara dengan nyawa yang mereka pertaruhkan demi keselamatan banyak orang lain.

Sumber : Jawaban
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami