Lewat Tayangan Solusi Aku Sembuh Dari Rasa Minder - Jonathan

Lewat Tayangan Solusi Aku Sembuh Dari Rasa Minder - Jonathan

Lori Official Writer
329

Jonathan, pria berusia 23 tahun ini sejak kecil dikenal pemalu dan minder. Dia mengalaminya karena sejak kecil dia sering ditolak, diremehkan, dihina dan dibully oleh keluarganya dan orang lain.

Dia kerap mendapatkan perlakuan yang buruk. Apalagi karena dia tidak punya sosok bapak di dalam keluarganya. Bahkan dia dan keluarganya hidup seadanya sehingga banyak orang yang tidak mau berteman dengan Jonathan karena dia bukan orang berada.

Sekalipun mendapat perlakuan tidak baik dan dijauhi oleh teman-teannya, guru-guru sekolah minggu pun sama sekali tidak memberinya perhatian. Malah dia diperlakukan sangat berbeda dari anak-anak lainnya.

Perlakuan inilah yang membuatnya tak lagi mau datang ke sekolah minggu.

Ada kerinduan dihati Jonathan untuk kembali ke gereja. Hingga akhirnya dia mendatangi beberapa gereja dan mencoba berbaur dengan jemaat. Bukannya disambut, dia kembali diperlakukan dengan cara yang sama seperti gereja sebelumnya. Hal ini membuatnya semakin kesepian.

Di sisi lain, usaha yang sedang dia rintis bersama sang paman juga tidak berjalan sesuai harapan.

Di tengah masalah yang dia hadapi, suatu kali Jonathan mampir ke Youtube Channel Solusi yang sudah sering dia tonton. 

Dia mengaku jika kondisinya saat itu memang sedang tidak baik dan bahkan hampir gila. Dia frustrasi dengan kegagalan bisnis yang sedang dia jalani. 

 

Baca Juga: Saat Kehilangan Arah, Tuhan Kirim Tim Doa untuk Tolong Hidupku – Kharlianus Yugi

 

Tonton Tayangan Solusi

Lalu setelah menyaksikan tayangan Solusi, Jonathan terdorong untuk menghubungi nomor Sahabat 24 yang tertera di dalam tayangan.

Tepat pada tanggal 20 Desember 2020, dia pun terhubung dengan konselor yang bertugas dan mulai menceritakan masalah yang dia hadapi saat itu. 

Tim konselor pun mendengarkan dan memberi dukungan doa kepada Jonathan. Sehingga dia merasa lebih lega dan diterima. Bagi Jonathan ini adalah kali pertama baginya bisa terbuka kepada orang lain karena selama ini dia cukup tertutup tentang persoalan hidupnya.

Pada tanggal 25 Juni 2021, tim konselor kembali menghubungi dia dan mendapati bahwa Jonathan sudah berubah. Dia mengaku tak lagi merasa minder. 

Menariknya, Jonathan mendapat pengertian baru bahwa apa yang dia alami dalam hidupnya diizinkan Tuhan terjadi untuk membentuknya menjadi pribadi yang kuat dan tidak gampangan.

Dia bahkan memperoleh kekuatan dan harapan baru untuk usahanya. Dia berkomitmen untuk menyerahkan semuanya ke dalam tangan Tuhan. 

Dia memegang janji Tuhan terjadi atas hidupnya seperti tertulis dalam Habakuk 3 :17-18, “Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.”

Dia juga memutuskan untuk kembali ke gereja asalnya GPD dan mulai aktif dalam pelayanan. Hubungannya dengan Tuhan pun semakin bertumbuh.

Apakah Anda sedang dalam masalah saat ini dan butuh dukungan doa? Hubungi Sahabat 24 di Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini https://bit.ly/yjInginDidoakan.

Sumber : Sahabat 24
Halaman :
1

Ikuti Kami