Tiga Kebiasaan Perusak Hubungan Menurut Paulus Wiratno

Tiga Kebiasaan Perusak Hubungan Menurut Paulus Wiratno

Lori Official Writer
997

Keterbukaan atau transparansi adalah modal kepercayaan atau trust dalam setiap hubungan. Saat ketahuan bahwa ada satu pihak yang ‘menyembunyikan dosa’ disanalah awal dari segala bencana rumah tangga. Makanya sering sering menyanyikan lagu "Katakanlah, katak sejujurnya…..” Menyembunyikan dusta itu seperti memelihara ular berbisa. Suatu saat kita sendiri yang akan mati karena celaka. Lambat atau cepat yang namanya ‘dusta tersembunyi’ pasti akan terungkap. Jujurlah padanya, sekarang juga. Jangan sampai rumah tertbakar dan hanya tangga yang tersisa.

 

Baca Juga: Biar Pernikahan Jauh Dari KDRT, Yuk Bangun Hubungan di Rumah Dengan 4 Kebiasaan Ini…

 

TIDAK BERSEDIA MELEPASKAN PENGAMPUNAN

Tidak ada manusia yang sempurna. Maka bersiaplah untuk menerima kekurangan dan kelemahan diri dan pasangan kita. Menuntut untuk selalu benar dan sempurna akan segera membawa anda ke rumah sakit jiwa.

Coba tanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, “Adakah pernikahan yang sempurna?” Tidak ada! Adakah pernikahan yang bahagia? Banyak! Bagaimana mereka bisa bahagia meski jauh dari sempurnya? Menerima dan memberi peluang atas kesalahan. Caranya adalah dengan membangun gudang pengampunan.

Seandainya “Bang Toyib” bisa memaafkan istrinya, pernikahannya pasti sudah bisa dipulihkan, tidak harus menunggu sampai tiga kali puasa atau lebaran. Aata sebaliknya, jika ibu Toyib sudah bisa memaafkan suaminya, tidak perliu setiap hari menyanyikan lagu “Bang Toyib kenapa tak pulang pulang”. Pengampunan adalah obat paling mujarab untuk memulihkan hubungan yang retak atau rusak.

Sumber : Pauluswiratno.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami