Parents Jangan Panik! Lakukan Hal Ini Saat Anak Kena Covid-19

Parents Jangan Panik! Lakukan Hal Ini Saat Anak Kena Covid-19

Lori Official Writer
597

Kasus Covid-19 rupanya tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi bayi, balita dan anak-anak juga turut ikut diserang virus ini. Sama halnya dengan orang dewasa, anak yang terdampak Covid-19 juga akan mengalami gejala yang sama dengan orang dewasa. 

Orangtua pun pasti akan sangat panik saat mengetahui buah hatinya terinfeksi virus Covid-19. Tapi dalam kondisi ini, orangtua perlu mengambil waktu untuk tetap tenang dan melakukan langkah-langkah penanganan yang tepat. Apalagi jika orangtua juga terdampak dan harus isolasi mandiri di rumah.

Seperti dikutip dari Klikdokter.com, orangtua dengan anak yang terinfeksi virus corona bisa melakukan beberapa langkah penanganan ini:

1. Pastikan anak memang dinyatakan Covid-19 lewat pemeriksaan PCR.

Hal ini penting karena pada umumnya anak bisa mengalami sakit flu biasa di usia tertentu. Sehingga bisa jadi gejala demam dan batuk yang dialaminya bisa merupakan gejala flu musiman saja.

Jika gejalanya tampak berbeda dari flu musiman biasa, seperti menunjukkan tanda-tanda seperti demam atau meriang, batuk, hidung tersumbat atau pilek, kehilangan indra penciuman, sakit tenggorokan, sesak napas, diare, mual atau muntah, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot dan hilang nafsu makan. Maka orangtua harus segera meminta pemeriksaan PCR. 

2. Jika dinyatakan positif, lakukan isolasi di rumah

Berbeda dengan orang dewasa yang bisa melakukan isolasi mandiri sendiri di ruangan, bayi, balita atau anak-anak yang tertular virus corona pasti membutuhkan penanganan khusus dari orangtua.

Pastikan untuk selalu mendampingi anak selama proses isolasi. Dalam hal ini, orangtua perlu melakukan beberapa hal:

- Selalu memakai masker selama berada di dalam rumah bersama dengan anak. Jika anak yang terjangkit masih balita, pastikan untuk selalu menggunakan sarung tangan setiap kali melakukan perawatan.

- Pisahkan setiap barang atau benda yang digunakan anak, baik tempat makan, sendok, pakaian dan benda lainnya

- Cuci tangan dan mandi sesering mungkin

- Tetap tinggal di rumah selama masa isolasi hingga anak sembuh. Hal ini berguna untuk mencegah penularan kepada orang lain.

 

Baca Juga: Tetap Waspada dan Berdoa Ya, Varian Virus Baru Ini Sudah Masuk Indonesia Lho!

 

3. Pastikan kebersihan dan pertukaran udara di rumah 

Jika isolasi mandiri di lakukan di rumah, pastikan untuk memperhatikan beberapa hal ini.

Pertama, jika kamar mandi yang digunakan hanya satu. Usahakan untuk sesering mungkin membersihkan kamar mandi dan mendisinfektannya.

Pastikan juga rumah mengalami pertukaran sirkulasi udara. Biarkan jendela atau pintu terbuka supaya terjadi pertukaran udara dan masuknya sinar matahari ke dalam rumah.

4. Penuhi asupan makanan bergizi pada anak

Supaya pemulihan anak dan seluruh keluarga lebih cepat, pastikan untuk mengkonsumsi makanan bergizi. 

Berkurangnya nafsu makan memang akan menjadi kendala bagi anak. Jika anak menolak makan, pastikan untuk memberikan makanan bervariasi supaya dia tertarik untuk memakannya. Begitu juga dengan pemenuhan kebutuhan ASI ataupun nutrisi tambahan lainnya.

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA --->

Sumber : Jawaban
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami