#FaktaAlkitab: Nyaris Punah! Kaum Yahudi Selamat dari Pembunuhan Massal Karena Tokoh Ini

#FaktaAlkitab: Nyaris Punah! Kaum Yahudi Selamat dari Pembunuhan Massal Karena Tokoh Ini

Claudia Jessica Official Writer
328

Pada pemerintahan raja Ahasyweros, kaum Yahudi hampir saja punah di seluruh Kerajaan Persia. Namun berkat upaya Ester, bangsa Yahudi luput dari pemusnahan.

Fakta Alkitab kali ini akan membahas tentang Ester, Sang Penyelamat kaum Yahudi dari pembunuhan massal.

 

Arti Nama 

Dalam Alkitab nama Ester pertama kali muncul dalam Ester 2:7. Nama ini disebutkan sebanyak lima puluh tujuh kali dalam seluruh Alkitab. Ester dikenal sebagai permaisuri atau ratu kerajaan Persia. Ayahnya bernama Abihail (Ester 2:15). 

Nama Ester berarti cantik seperti bintang fajar. Meskipun secara asal usul, bahasa nama Ester ini berasal dari kata Hadasa yang artinya tanaman murad. Namun secara umum dari segi pembahasan dan asalnya menurut Alkitab, maka paling tepat jika diartikan cantik seperti bintang fajar. 

Tidak hanya cantik secara fisik, Ester juga cantik karena hati yang ia miliki serta imannya kepada Tuhan. Ester menjadi tokoh Alkitab yang rendah hati dan menawan, dan memiliki kepribadian yang cantik luar dalam sesuai namanya. 

 

Keadaan Persia di masa Ester 

Ester adalah orang Yahudi, ia dan kaumnya “Yahudi” berasal dari Yerusalem yang di angkut ke wilayah Babel oleh raja Nebudaknesar saat kerajaan Babel menaklukan Yerusalem. Babel kemudian ditaklukan oleh Persia sehingga kaum Yahudi berada dalam kekuasaan pemerintah Persia. 

Peristiwa Ester terjadi di masa Raja Ahasyweros yang memerintah kerajaan Persia pada tahun 522-486 Sebelum Masehi. Kerajaan Persia cukup besar dan kuat. Kerajaan itu meliputi semua tanah dari India di bagian timur sampai daerah Etiopia yang terbagi dalam 127 provinsi atau wilayah.

Istana kerajaan Persia sangat luas, jadi raja mempunyai istana di semua tiga kota terbesar. Dalam kisah Ester, raja tinggal di kota Susan. Istana raja yang di Susan itu sangat luas. Kompleks istana dibangun di atas tanah yang tinggi atau berbukit dan dikelilingi benteng. Sekitar 120 hektar luasnya. Ribuan pelayan, pejabat, tentara, dan orang lain tinggal di dalam komplek istana itu.

 

Dipilih menjadi Ratu Istana 

Suatu kali Raja Ahasyweros merencanakan untuk mengadakan pemilihan seorang ratu untuk menggantikan Ratu Wasti. Sebelumnya Ratu Wasti telah mempermalukan raja di depan banyak orang, termasuk semua pegawainya dengan menolak untuk menampilkan kecantikannya di depan semua orang yang menghadiri pesta raja (Ester 1:10-22). Oleh karena itu raja mencari seorang ratu baru dari kalangan gadis-gadis cantik di kerajaannya. 

BACA JUGA: 4 Tokoh Perempuan Penting Dalam Alkitab yang Punya Pengaruh dan Iman Besar

Ester adalah seorang gadis yatim piatu muda, yang tumbuh besar dan dirawat oleh Mordekhai, sepupunya. Mordekhai adalah salah satu saksi hidup orang Yerusalem yang diangkut oleh Nebukadnnezar ke Babel saat pembuangan (Ester 2:5-6). 

Seperti yang sudah kita bahas di awal bahwa Ester memiliki perawakan yang cantik luar dalam. Oleh karenanya ia juga turut serta dalam proses pemilihan calon ratu istana. Raja lalu memerintahkan Ester dan gadis-gadis lainnya agar masuk ke istana untuk dimanjakan dan dipersiapkan secara khusus untuk pemilihan calon pengganti ratu kerajaan. Dalam pemilihan tersebut, Mordekhai berpesan agar Ester menutupi asal usulnya sebagai orang Yahudi kepada pihak istana (Ester 2:10).

Ketika tampil, Ester mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari raja melebihi para anak dara lainnya. Bahkan ia mendapatkan kasih sayang dari semua orang yang melihatnya. Raja Ahasyweros kemudian mengaruniakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu menggantikan Wasti (Ester 2:16-17).

 

Upaya pemusnahan seluruh Yahudi 

 

Baca halaman selanjutnya -->

Sumber : jawaban.com
Halaman :
123Tampilkan Semua

Ikuti Kami