#FaktaAlkitab Akhir Zaman Terlihat Dari Lokasi Ini!

#FaktaAlkitab Akhir Zaman Terlihat Dari Lokasi Ini!

Claudia Jessica Official Writer
469

Mitologi Yunani menceritakan Patmos awalnya adalah sebuah pulau di dasar laut. Dewi Pemburu Rusa, Artemis memiliki ide memunculkan Pulau Patmos ke permukaan laut. Artemis sering beribadah ke kuil di Gunung Latmos yang terletak di seberang Pulau Patmos.

Artemis bertemu dengan Selene, Dewi Bulan di sana untuk meminta sang dewi memancarkan sinarnya ke bumi. Atas bujukan Selene inilah, Dewi Artemis membuat Pulau Patmos muncul di permukaan air dan menjadi sebuah pulau seperti pada umumnya. Tetapi Patmos tidak hanya dikenal dalam konteks mitos, Patmos juga menjadi tempat penting yang dicatat dalam Alkitab.

Patmos tidak bisa dipisahkan dengan Yohanes. Salah satu rasul Yesus ini menulis Kitab Wahyu di tempat itu.

Pulau yang bernama Patmos muncul di Kitab Wahyu 1: 9 demikian bunyinya: “Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.”

Ayat tersebut juga menegaskan bahwa Yohanes adalah penulis dari Kitab Wahyu. Yohanes menulis semua isi Kitab Wahyu berdasarkan pewahyuan dari Tuhan di pulau bernama Patmos, sebuah pulau di wilayah Yunani.

Letak Geografis Patmos

Patmos adalah sebuah pulau dari banyak pulau-pulau di Laut Aegea, Yunani. Patmos terletak di sebelah Barat Daya Turki dan menjadi salah satu gugusan kepulauan   Sporades. Patmos memiliki luas 34 km².

Pemukiman Patmos dibangun dengan bentuk acropolis menjadi sebuah pemukiman yang dibangun oleh Pemerintah Romawi. Acropolis adalah sebuah bentuk bangunan pertahanan yang dicirikan oleh adanya tembok benteng dan menara.

BACA JUGA: #FaktaAlkitab – Pulau Patmos, Disinilah Tempat Rasul Yohanes Dibuang dan Terima Pewahyuan

Patmos menjadi tempat pengasingan bagi tahanan-tahanan politik dan pemberontak terhadap Romawi. Kesunyian tempat ini cocok bagi Yohanes untuk menulis Kitab Wahyu. Pulau itu tandus, berbatu, dan curam. Tanahnya tidak subur oleh karena itu tidak ada kehidupan di sana.

Ahli sejarah tidak menemukan bukti bahwa Yohanes dijebloskan penjara di sana. Ia juga melakukan kerja paksa. Ahli sejarah mengatakan bahwa bagi banyak orang hidup dalam suasana isolasi seperti itu sudah menjadi hukuman tersendiri.

Mengapa Patmos dipilih Kaisar Domitian untuk mengasingkan Yohanes?

Pemerintah Kekaisaran Romawi tentu sudah memiliki catatan lengkap semua kegiatan Yohanes. Sang Rasul terlibat dengan para Rasul lainnya dalam pencurahan Roh yang besar pada hari Pentakosta (Kisah Para Rasul 2: 1-4).

Dalam Kisah Para Rasul pasal ketiga, kita membaca tentang Yohanes dan Petrus menyembuhkan seorang pria yang lumpuh sejak lahir. Akibat aksi itu mereka ditangkap oleh para pendeta dan orang Saduki. Tetapi Yohanes dan Petrus menggnakan kesempatan penangkapan itu untuk bersaksi tentang Kristus, hingga para penguasa membiarkan mereka pergi (Kisah para Rasul 3–4).

Pada kesempatan lain, mereka kembali dipenjarakan, “tetapi malaikat Tuhan pada malam hari membuka pintu penjara, dan membawa mereka keluar,” menyuruh mereka untuk bersaksi lagi kepada orang-orang. (Kisah Para Rasul 5: 17-20). Catatan terakhir untuk Yohanes ketika ia dan Petrus pergi ke Samaria untuk memberikan karunia Roh Kudus kepada orang-orang yang bertobat di Filipus (Lihat Kisah Para Rasul 8: 14-17). Semua catatan tersebut menjadikan Yohanes melakukan pelanggaran berat dan Kaisar Domitian membuangnya ke Patmos.

Kapan Yohanes berada di Pulau Patmos?

 

Baca halaman selanjutnya -->

Sumber : jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami