Viral Kasus Pelecehan Seksual Nyelaras, Ini 6 Motif Pelecehan yang Perlu Perempuan Tahu

Viral Kasus Pelecehan Seksual Nyelaras, Ini 6 Motif Pelecehan yang Perlu Perempuan Tahu

Lori Official Writer
522

Sejak bulan Mei 2021 lalu, isu pelecehan seksual di depan publik terhadap perempuan ramai disorot. Najwa Shihab bahkan mengangkat isu ini sebagai pembahasannya beberapa waktu lalu, termasuk pelecehan dalam bentuk Begal Payudara. 

Siapa sangka, rupanya kasus pelecehan seksual banyak dialami oleh kaum perempuan. Tapi para korban justru memilih diam dan menyimpan pengalaman buruk tersebut karena merasa malu maupun diliputi trauma.

Keberanian media mengangkat isu semacam ini, seolah jadi pintu terbuka bagi para korban yang memilih diam untuk membagikan tindakan pelecehan seksual yang pernah mereka alami.

Salah satu korban pelecehan seksual bernama Nyalaras, misalnya dengan terbuka menyampaikan pengalaman pelecehan seksual yang pernah dialaminya tiga tahun yang lalu. Lewat sosial media Twitter, Nyelaras menceritakan kronologi pelecehan seksual yang dia alami waktu itu.

Mengejutkannya, dia menyebut jika pelaku pelecehan seksual terhadapnya adalah seorang publik figur bernama Gofar Hilman.

Dalam thread yang ditulis, Nyelaras mengaku trauma lantaran pelaku melecehkannya di depan publik dan disaksikan oleh banyak laki-laki. Bukannya membela Nyelaras, orang-orang di sekitar justru mendukung tindakan tersebut. Hal inilah yang akhirnya membuat Nyelaras semakin trauma.

 

Baca Juga: Katakan ‘Tidak’ Pada 5 Kalimat Ini, Jika Ingin Melayani Teman Yang Alami Pelecehan Seksual

 

Bentuk-bentuk Pelecehan Seksual

Dalam pengakuannya Nyelaras menyampaikan jika pelaku melakukan tindakan yang tidak sopan, seperti menyentuh bagian tubuh sensitifnya. Hal ini bisa dibilang termasuk dalam tindakan pelecehan seksual secara fisik.

Namun perempuan wajib tahu bahwa terdapat beragam bentuk tindakan pelecehan seksual yang terjadi. 

Menurut kutipan dari WebMd dan Kids Help Phone, terdapat 6 bentuk pelecehan seksual yang umum terjadi, diantaranya:

1. Catcalling dan hinaan berbau seksual

Tindakan pelecehan seksual ini sering dialami oleh perempuan-perempuan muda. Disebut juga dengan pelecehan seksual secara verbal. Umumnya saat sedang berjalan kaki atau melewati suatu tempat tertentu yang dipenuhi oleh sekelompok pria.

Catcalling menjadi tindakan pelecehan seksual yang sangat umum. Bahkan banyak perempuan yang mengaku tidak nyaman dan bahkan terintimidasi. 

Bukan hanya itu, pelecehan seksual juga bisa dilakukan dalam bentuk hinaan secara seksual. Sehingga korban menjadi tidak percaya diri dan kehilangan jati diri.

2. Sentuhan tanpa izin

Susan Fineran, PhD, seorang profesor di Universitas Southern Maine menyampaikan bahwa sentuhan yang tidak diinginkan atau tampa consent juga termasuk bentuk pelecehan seksual.

Apalagi jika pelaku melakukan hal tersebut mencakup daerah-daerah sensitif korban seperti payudara atau bagian genital. Kasus begal payudara masuk dalam kategori ini.

 

Baca Juga: Ketok Palu, Pendeta Pelaku Pelecehan Seksual Ini Divonis 11 Tahun Penjara

 

3. Pemaksaan seksual

“Jika orang yang berkencan dengan Anda meminta atau memaksa Anda untuk berhubungan seks setelah berulang kali mengatakan tidak, hal itu menjadi bentuk pelecehan seksual,” kata Fineran. 

Bukan hanya pacar, tetapi orang tak dikenal pun bisa melakukannya. Semisal, seseorang menguntit dan masuk ke ruangan pribadi, menyaksikan sesuatu yang personal disertai dengan ancaman.

 

 

BACA HALAMAN BERIKUTNYA -->

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami