#FaktaAlkitab: Ditemukan Makam dan Tulang Belulang Yesus?

#FaktaAlkitab: Ditemukan Makam dan Tulang Belulang Yesus?

Lori Official Writer
936

Lokasi Kubur Yesus Saat Ini

Menurut tradisi, Gereja Makam Kudus adalah lokasi kuburan Yesus saat ini. Gereja ini terletak di Kota Tua Yerusalem dan menjadi situs ziarah yang paling kudus di kota Yerusalem. 

Gereja ini menjadi tujuan peziarahan Kristen sejak abad ke-4, yang dipercayai sebagai tempat wafat dan kebangkitan Yesus. Gereja Makam Yesus dibangun pada tahun 325-335 Masehi oleh Helena, ibu dari Kaisar Konstantinus Agung. 

Gedung gereja ini menggunakan model arsitektur kubah, sebagaimana umumnya bangunan tempat ibadah di seluruh penjuru Tanah Suci Tiga Agama Samawi (Kristen,Yahudi dan Islam). Model arsitektur kubah pada awalnya merupakan milik gereja Ortodoks Bizantium yang kemudian dilestarikan oleh Islam ketika tentara Islam merebut wilayah-wilayah politik Kekaisaran Bizantium pada abad ke VII Masehi.

Gereja ini merupakan salah satu situs yang sangat disucikan oleh banyak aliran umat Kristen mainstream, selain situs Gereja Kelahiran Yesus di Kota Betlehem, yang diyakini umat Kristen dari berbagai denominasi sebagai tempat lahir Yesus Kristus.  Ribuan umat Kristen dari seluruh penjuru dunia mengunjungi Gereja ini untuk mengenang wafat dan kebangkitan Yesus Kristus, terutama dalam Perayaan Jumat Agung dan Minggu Paskah setiap tahun.

 

Baca Juga: #FaktaAlkitab: Dimanakah Lokasi Taman Eden yang Sebenarnya?

 

Dugaan Temuan Tulang Yesus

Tahun 1980, Dr. James Tabor seorang ahli arkeologi dari Universitas Carolina Utara, Amerika Serikat telah mengklaim hasil temuan terbarunya tentang keberadaan Makam Yesus yang asli dalam sebuah peti mati kuno berisi tulang belulang manusia. Ia juga menyatakan Yesus dikuburkan bersama Maria Magdalena.

Penemuan makam Yesus dijadikan alasan untuk menolak percaya kepada Yesus, menolak kebangkitan-Nya, ke-Allah-an-Nya, dan lain sebagainya. Karena, ada orang yang memang berusaha untuk mematahkan iman kepercayaan kepada Yesus.

Jalan pikirannya sederhana, jika bisa menemukan makam Yesus dan di sana ditemukan tulang-tulang, maka Yesus tidak bangkit, Dia bukan Allah dan seterusnya. Tak jarang, argumen menentang iman ini disertai dengan kutipan dari Injil supaya lebih meyakinkan.

Hasil riset penelitian Dr. James Tabor tentu saja menimbulkan kontroversi bagi para kaum rohaniawan Kristen bahkan arkeolog lainnya yang menganggap kalau temuan mereka adalah kebohongan belaka.

Lebih dari 2000 tahun umat Kristen merayakan Paskah sebagai peringatan Yesus yang telah bangkit. Umat Kristen percaya bahwa sudah tidak ada lagi sisa-sisa jasad Yesus. Sebab Yesus sudah bangkit dengan raganya dan sudah naik ke surga juga dengan keseluruhan raganya.

Harus diakui, Injil memuat riwayat dan karya hidup Yesus. Injil memuat pula informasi yang ada kaitannya dengan segi kesejarahan tentang kelahiran-Nya, pewartaan-Nya, termasuk juga tentang sengsara, wafat dan yang paling penting, tentang kebangkitan-Nya.

Berkaitan dengan kesejarahan Injil, sikap Gereja menyebutkan kesejarahan memang penting sekali. Sebab jika tidak, iman kepercayaan kita akan menjadi seperti apa yang dikemukakan Petrus atau Paulus, yakni iman yang hanya didasarkan atas isapan jempol (2 Petrus 1:16) atau pada dongeng nenek-nenek tua (1 Timotius 4:7). 

Data-data sejarah dalam Alkitab banyak sekali yang kemudian dijadikan objek dan pintu masuk penelitian para ahli di masa kini. Sekalipun banyak teori, penemuan dan bukti-bukti baru yang muncul untuk menyangkal iman Kristen. Namun pada akhirnya itu semua tidak mengubah iman kepercayaan kita kepada Yesus. 

Iman Gereja adalah satu keyakinan dan yang terpenting, Yesus telah bangkit. Tuhan Yesus memberkati.

 

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Ikuti Kami