Apakah Jiwamu Terasa Gusar? Tanya Tuhan dan Jangan Berasumsi!

Apakah Jiwamu Terasa Gusar? Tanya Tuhan dan Jangan Berasumsi!

Lori Official Writer
      1175

Mazmur 32: 3

Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari…

 

 

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 125; 1 Korintus 14; 1 Samuel 16-17

Kita semua pasti punya satu hari dimana kita lebih emosional dari biasanya, dan mungkin ada banyak alasan dari perubahan suasana hati tersebut. Hal itu bisa saja disebabkan oleh kondisi tidur kita yang gak baik di malam sebelumnya. Atau bisa juga karena kita mengkonsumsi makanan tertentu yang menurunkan kadar gula darah dan membuat mood kita berubah.

Saat merasa lebih emosional, sebenarnya itu adalah kondisi biasa dan gak perlu kita kuatirkan. Kalau suamiku mengalami suasana hati semacam ini di suatu hari, dia malah gak pernah memikirkannya terlalu mendalam. Dia hanya bilang, “Ini pun akan berlalu.”

Ada kalanya kita punya masalah emosional yang perlu diselesaikan dan ditangani dengan baik. Tapi kita seringkali merasa bersalah karena mencampuradukkan banyak hal dalam diri kita yang justru tidak menyelesaikan masalah tersebut. 

Kalau kamu adalah orang yang cenderung menghindari konfrontasi atau perdebatan, kamu hanya akan menyimpan banyak masalah yang belum selesai dalam dirimu. Aku ingat suatu malam dimana aku gak bisa tidur, gak seperti biasanya. Tiba-tiba aku teringat satu hal di hari sebelumnya. Rupanya aku melakukan sesuatu, bersikap kasar kepada seseorang. Saat itu aku bahkan tidak segera minta maaf kepadanya dan juga tidak minta ampun ke Tuhan.

Tanpa menunggu, aku pun tergerak untuk menyelesaikan masalah itu. Tindakanku jelas sudah menganggu ketenangan jiwaku. Karena itulah aku segera minta ampun ke Tuhan dan mengambil keputusan untuk meminta maaf kepada orang tersebut. 

Setelah mengikuti langkah itu, aku akhirnya bisa tidur nyenyak. Menakjubkan bukan?

Kalau kamu merasa sedih atau seolah-olah kamu memikul beban berat yang gak bisa kamu pahami, tanyalah ke Tuhan apakah ada sesuatu yang salah yang sudah kamu lakukan. Jangan pernah berasumsi tentang hal-hal lain. Karena solusinya hanya akan selesai saat kita meminta petunjuk Tuhan dan bersedia untuk menerima kenyataan apapun yang diungkapkan-Nya tentang tindakan kita.

Kadang kita merasa emosional karena tindakan orang lain kepada kita atau keadaan gak menyenangkan yang terjadi dalam hidup kita. Tapi di lain waktu kita merasa seperti itu karena sesuatu yang kita lakukan salah dan kita mengabaikannya.

Sekali lagi mari ingatkan dirimu: Jangan berasumsi! Sebaliknya, carilah Tuhan dan tanyakan apa hal yang membuat suasana hatimu berubah dan kehilangan ketenangan.

Bapa, bantu aku untuk melihat dan mengetahui apa yang membuatku merasa emosional dan bantu aku untuk menghadapi kebenaran apapun yang Engkau ungkapkan kepadaku. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin

 

 

Hak cipta Joyce Meyer, disadur dari Joycemeyer.org

 


Kamu diberkati dengan renungan harian kami? Mari dukung kami untuk terus memberkati lebih banyak orang melalui konten-konten terbaik di website ini.

Yuk bergabung jadi mitra Jawaban.com hari ini.

DAFTAR DI SINI

Ikuti Kami