100% Pekerjaan Tuhan! Dua Wanita Ini Bertemu Kembali Setelah Terpisah 15 Tahun

100% Pekerjaan Tuhan! Dua Wanita Ini Bertemu Kembali Setelah Terpisah 15 Tahun

Claudia Jessica Official Writer
926

Lewat sebuah pertemuan yang tidak disengaja, dua mahasiswa Liberty University mengatakan hanya karena Tuhan keduanya dapat bertemu.

Mahasiswa tingkat dua Ally Cole, dan mahasiswa baru Ruby Wierzbicki bertemu di bus saat hendak berangkat ke kampusnya. Cole yang melihat kursi kosong di dekat Wierzbicki memilih untuk duduk disampingnya dan mereka pun mulai mengobrol.

Selama perbincangannya, mereka menemukan bahwa mereka pernah berada di panti asuhan yang sama di kota Jinan, Tingkokok.

Wierzbicki dan Cole membandingkan foto masa kanak-kanak mereka 15 tahun lalu.

“Kami menunjukkan foto-foto itu berdampingan di ponsel kami dan menyadari bahwa semuanya cocok. Kami tahu bahwa (foto) itu (diambil) di tempat yang sama,” kata Wierzbicki.

Setelah turun dari bus, mereka terus berbagi cerita dan foto ketika mereka di panti asukah. Mereka memiliki gambar yang sama yang tersimpan di ponsel mereka masing-masing.

"Kami mulai menelusuri foto-foto kami di ponsel kami, dan saya menyadari bahwa Ruby memiliki banyak foto saya yang belum pernah saya lihat sebelumnya dan foto di mana kami bersama," kata Cole. "Kami bahkan punya teman bersama dari panti asuhan, Emma, ​​yang masing-masing berfoto dengan kami."

Dia menambahkan, "Salah satu foto itu adalah salah satu foto yang kami berdua miliki, dengan kami berdiri di samping satu sama lain, dan saya tidak tahu siapa gadis di sebelah saya, tapi sekarang saya tahu."

Mereka menyadari setiap detail kehidupan mereka telah diatur oleh Tuhan. Mulai dari saat mereka di panti asuhan hingga saat ini dipertemukan kembali lewat sebuah universitas.

 

Baca juga: Ditusuk 17 Kali Hingga Sekarat, PaoPao Pilih Mengampuni Sahabatnya

 

Wierzbicki memberi tahu orang lain bahwa pertemuan mereka bukanlah kebetulan biasa, melainkan kehendak Tuhan yang mengizinkan.

"Ada orang yang saya ajak bicara tentang ini dan mereka berkata, 'Sungguh kebetulan.' Tapi kami pikir ini 100% kehendak Tuhan," katanya.

"Tidak mungkin dua orang yang berada di panti asuhan yang sama, (kini berada) di negara yang berbeda, lalu entah bagaimana bisa berakhir di sekolah yang sama pada waktu yang sama dan menganggapnya bukan (pekerjaan) Tuhan" lanjutnya.

Cole, yang penasaran dengan masa lalunya mengatakan bahwa dia menikmati menjelajahi masa lalunya, terutama bersama Wierzbicki.

"Saya tidak tahu banyak tentang masa lalu saya, yang merupakan sesuatu yang saya sukai, tetapi disaat yang sama sebagian dari diri saya selalu bertanya-tanya tentang itu," kata Cole. "Saya pikir Tuhan sangat luar biasa untuk melakukan semua ini. Saya menganggapnya sebagai berkah karena tidak banyak orang yang diadopsi mengetahui banyak hal tentang masa lalu mereka, tetapi (kami) melakukannya dengan berbagi foto dan membicarakannya."

Ally Cole dan Ruby Wierzbicki percaya setiap hal dalam kehidupan mereka telah diatur oleh Tuhan, bahkan hingga detail terkecilnya. Apakah kamu juga percaya hal yang sama? Setiap hidup kita telah Tuhan tentukan dan setiap hal yang terjadi memiliki maksudnya Tuhan.

Sumber : CBN
Halaman :
1

Ikuti Kami