Kok Orang Kristen Takut Sama Vaksinasi Covid-19?

Kok Orang Kristen Takut Sama Vaksinasi Covid-19?

Lori Official Writer
572

Sebagai umat Tuhan kita berharap Pandemi Covid 19 segera berlalu. Covid 19 telah banyak merenggut nyawa manusia. Bukan hanya merenggut nyawa manusia namun juga merebut pekerjaan, usaha, pendidikan, sosial dan banyak hal lain yang akhirnya terkena dampak virus covid 19. 

Pemerintah berusaha melakukan banyak hal untuk menanggulangi masalah tersebut. Mulai dari penyediaan rumah sakit rujukan Covid, penerapan PSBB, pemberian bantuan sembako, uang dan banyak hal lagi. Setelah ditemukannya vaksin untuk virus Corona pemerintah langsung gerak cepat melakukan vaksinasi di berbagai daerah dengan prioritas yang sudah ditentukan. Sampai 21 maret 2021 menurut data Komite penanggulangan Covid 19  tercatat  5.533.379 orang yang sudah divaksinasi ke 1 dan 2.301.978 vaksinasi ke 2.

Namun masih banyak orang ketakutan di vaksin karena banyaknya isu yang beredar di masyarakat tentang vaksin. Padahal pemberian vaksin COVID-19 merupakan cara yang paling tepat untuk memutus mata rantai penularan virus ini. Fakta yang sudah dinyatakan kementerian kesehatan Indonesia bahwa vaksin Covid-19 aman dan halal , hal ini mematahkan isu bahwa vaksin COVID-19 buatan Sinovac mengandung sel vero yang dikabarkan tidak halal, perlu diketahui bahwa vaksin yang digunakan di Indonesia  dipastikan sudah lulus uji klinis dan evaluasi dari BPOM terlebih dahulu.

 

Baca juga: Syarat dan Cara Mengecek Penerimaan Vaksin Covid-19

 

Isu Vaksinasi & Nubuatan 666 di Kitab Wahyu

Di kalangan orang Kristen juga beredar isu bahwa Vaksin covid 19 itu chip angka 666 yang dinubuatkan dalam kitab Wahyu.

Wahyu 13:17-18; 14:9, Dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam. Seorang malaikat ketiga menyusul dua malaikat itu, sambil berseru dengan suara yang keras, "Orang yang memuja binatang itu dengan patungnya, dan mempunyai tanda binatang itu pada dahi atau tangannya.

Hal ini muncul karena adanya salah pengertian mengenai teknologi track & trace yang digunakan pada pendistribusian vaksin. Berdasarkan artikel dari Tempo.co berjudul "Bio Farma Siapkan Teknologi Cegah Penimbunan dan Pemalsuan Vaksin Covid-19" yang tayang 2 Desember 2020 mengatakan Bio Farma bekerja sama dengan PT Telkom mengembangkan infrastruktur digital layanan vaksinasi Covid-19. Salah satunya dengan penggunaan teknologi track and trace berupa 2D barcode pada kemasan vaksin Covid-19 yang dilakukan saat proses pengemasan produk vaksin.

Aplikasi teknologi tersebut untuk memastikan produk vaksin yang digunakan asli, sekaligus mengendalikan stoknya. Selain juga menampilkan informasi detail tanggal kadaluarsa, nomor batch, dan nomor serial produk ketika barcode dipindai bagi pengguna. Pemasangan teknologi track and trace, dalam bentuk barcode yang dapat dipindai, dipasang pada kemasan primer (vial), sekunder (dus kemasan) maupun tersier hingga truk pengantar. Infrastruktur digital tersebut juga dikembangkan untuk mengawasi vaksin saat proses distribusi. Salah satunya dengan menyematkan Freeze Tag, untuk memastikan suhu vaksin tetap berada antara 2-8 derajat Celcius saat proses pengiriman berlangsung.

 

Baca Halaman Berikutnya -->

Sudah sejak lama teknologi mikrocip dihubungkan dengan angka 666 dalam kitab Wahyu. Dengan kata lain keterkaitan antara angka 666 dengan mikrocip adalah tidak benar . Vaksinasi Adalah Bagian Dari Menjaga Tubuh Sebagai Bait Allah

1 Korintus 6:19 dikatakan, "Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus."

Setiap warga gereja senantiasa menyadari bahwa tubuh adalah Bait Roh Kudus yang harus dirawat dan dipelihara sebagai bentuk syukur dan  pengabdian diri secara utuh kepada Allah. Jika kita tahu tubuh yang adalah bait Roh Kudus akan mengalami serangan dari covid 19 maka kita sebagai umat akan mencari cara untuk menangkis serangan tersebut.

 

Baca Juga: Infografis Jadwal Vaksinasi Covid-19

 

Selain penerapan protocol kesehatan 5M ( Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas) maka vaksinasi juga salah satu cara kita menjaga Bait Roh Kudus itu agar tetap kuat dan sehat dari serangan covid 19.

Selain itu juga kita sebagai bagian bangsa Indonesia perlu memberi respon positif dengan mendukung upaya pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi sesuai dengan kebijakan dan peraturan yang berlaku.

Roma 13:1-2, “Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang diatasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah. Sebab itu barang siapa yang melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya." 

Jadi vaksinasi bukan hal yang hanya kita lakukan namun hal yang harus kita dukung dan suarakan agar keadaan bangsa kita ini semakin membaik dari akibat pandemic covid 19 ini. Dan karena pemerintah sedang membuat prioritas vaksinasi dari petugas kesehatan, pelayan public, ASN dan tokoh agama maka mari kita sama-sama juga mendukung kebijakan itu dan menunggu giliran kita masing-masing untuk mendapat vaksinasi tersebut dan kiranya Tuhan segera melalukan pandemi Covid 19 ini.

 

Sandi Hutahaean S.Pd.K, Penyuluh Agama Kristen, Kementerian Agama Kota Bandung.

 


Kamu diberkati dengan konten-konten kami? Mari dukung kami untuk terus menjangkau lebih banyak jiwa melalui website ini dengan menjadi mitra Jawaban.com. Berapa pun donasi yang Anda beri akan sangat membantu pelayanan ini.

Yuk DAFTAR DI SINI.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
Tampilkan per Halaman

Ikuti Kami