Tamar, Rela Jadi Wanita Sundal Demi Menjadi Keturunan Sang Mesias

Tamar, Rela Jadi Wanita Sundal Demi Menjadi Keturunan Sang Mesias

Claudia Jessica Official Writer
4077

 

- Yang kedua, Tamar menunjukkan dirinya sebagai perempuan sundal dengan menutupi wajahnya (Kej. 38: 15). Tampaknya sudah menjadi kebiasaan para perempuan sundal pada masa itu untuk menutupi muka mereka. Tamar dengan fasik melacurkan diri sebagai perempuan sundal kepada Yehuda, supaya jika bukan dengan anaknya, maka ayahnya bisa membangkitkan keturunan bagi anaknya yang sudah meninggal.

Disisi lain sebagian kalangan memaafkan perbuatan yang dilakukan Tamar dengan pandangan bahwa walaupun Tamar seorang Kanaan, namun ia sudah percaya kepada Allah yang benar, dan percaya pada janji Allah pada Abraham dan keturunannya. Khususnya janji tentang Mesias, yang akan diturunkan dari keturunan Yehuda.

Oleh karena itu ia dengan begitu sungguh-sungguh ingin mempunyai anak dari salah seorang anggota keluarga Yehuda, supaya ia bisa mendapat kehormatan, atau setidak-tidaknya mempunyai kesempatan baik untuk mendapat kehormatan menjadi ibu Mesias. Dan, jika memang ini yang diinginkannya, maka keinginannya itu tercapai.

Selain itu ada juga dugaan bahwa Tamar tidak menggoda Yehuda; namun Yehudalah yang membawanya. Tindakan Yehuda dimotivasi oleh nafsu jasmani yang tidak sah, sementara motivasi Tamar adalah mulia. Ia memikirkan keberlangsungan keturunan Israel. Dari sudut pandangnya, ia semata-mata melakukan apa yang ia anggap sebagai kewajibannya.

Satu dari lima wanita yang disebut dalam silsilah Yesus

Kata yang paling luar biasa tentang Tamar dalam Alkitab terdapat dalam Matius 1. Namanya muncul dalam garis silsilah Yesus Kristus. Silsilah memang bahasan penting bagi masyarakat Timur Tengah, khususnya umat Israel. Ada sembilan pasal di awal Kitab Tawarikh yang panjang lebar dengan nama-nama pohon keluarga, barulah penulis menceritakan kronik raja-raja Israel.

Penulis Injil Matius nampaknya memakai pola yang sama, untuk menjelaskan kesahihan klaim keturunan Daud dari Yesus, untuk kemudian bercerita tentang karya keselamatan menggenapi janji Allah bagi Abraham dan keturunannya.

Bila umumnya silsilah Israel amat partiarkhis, hanya mencantumkan nama laki-laki, namun penulis Matius sengaja menyisipkan lima tokoh perempuan di dalamnya, yakni Tamar, Rahab, Rut, Istri Uria (Batsyeba) dan Maria.

Lebih jauh lagi yang diangkat bukanlah tokoh perempuan yang dianggap sebagai ibu oleh umat Israel semacam Hawa, Sara, Lea atau Rahel, tapi kebanyakan perempuan asing dan nampaknya punya ‘cela’. Salah satunya ialah Tamar. Melalui hubungan Tamar dengan Yehuda maka lahirlah Peres yang kemudian terdaftar dalam silsilah kelahiran Yesus (Mat. 1: 3).

Apa yang Dapat Kita Pelajari dari Kisah Tamar?

Kisah Tamar menjadi salah satu kisah yang penuh dengan kontroversi yang dituliskan dalam Alkitab. Seperti Ruth, Tamar bukanlah salah satu dari umat pilihan Tuhan. Namun, dia adalah satu dari lima wanita yang disebutkan dalam silsilah Yesus. Dia bukan hanya seorang non-Yahudi tetapi seorang wanita.

Hal ini membuktikan bahwa, bukan dari mana kita berasal, apa yang menjadi latar belakang kita atau bagaimana masa lalu kita. Tetapi ketika kita mau percaya kepada Allah yang benar maka Tuhan dapat membuat hidup kita berharga, karena Tuhan menciptakan kita bukan tanpa tujuan tetapi semua rancanganNya akan maksimal ketika kita mau percaya kepada Sang Juruselamat itu yaitu Yesus.

Dia menjanjikan keselamatan bagi setiap kita yang percaya dan penyertaanNya selalu sempurna atas hidup kita.

 


Jangan biarkan artikel ini berhenti di kamu terasa diberkati! Bagikan juga kepada teman-temanmu agar dapat memberkati mereka dengan pengetahuan baru! Selain itu, kamu juga bisa menjadi berkat bersama kami dengan mendukung jawaban.com untuk terus memproduksi konten-konten baru setiap harinya.

Kamu bisa menjadi mitra CBN dengan melakukan donasi sebesar 50 ribu dalam sekali pemberian atau setiap bulan. Kabar baik bagi kamu kamu yang berdonasi sebesar 250 ribu setiap bulan, akan mendapatkan bonus berupa kaos polo, atau mug selama persediaan masih ada. Selain itu, jika kamu sudah berdonasi selama 3 bulan berturut-turut, kamu bisa mengikuti webinar-webinar lain yang akan diadakan oleh CBN. Jika kamu tergerak untuk bergabung, DAFTARKAN DIRIMU DI SINI.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
123Tampilkan Semua

Ikuti Kami