Rahasia Menyebarkan Injil yang Eksponensial

Rahasia Menyebarkan Injil yang Eksponensial

Claudia Jessica Official Writer
      882

Efesus 4: 11-12

“Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus.”

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 57; Markus 1; Imamat 24-25

Malcolm Gladwell menulis buku pemasaran sekuler berjudul Tipping Point. Tipping point atau titik kritis berbicara mengenai suatu ide, produk, atau gerakan yang dapat diterima oleh massa. Gladwell berkata, “Ini adalah cara terbaik untuk memahami tren di masa mendatang, gelombang kriminal, atau bahkan buku yang tak dikenal dapat menjadi buku yang paling laris.”

Dia mengatakan ide, produk, pesan, dan perilaku menyebar cepat seperti virus, tetapi dia mendapati bahwa, biasanya ada 3 jenis orang yang terlibat dalam proses pemasaran untuk mencapai hal ini. Mereka adalah sang penghubung, pakar, dan penjual.

Penghubung adalah orang-orang dengan bakat khusus yang mampu menyatukan dunia. Mereka mengenal banyak orang yang memiliki kemampuan untuk memberikan pengaruh.

Pakar adalah orang yang mengumpulkan pengetahuan mengenai suatu bidang tertentu. Mereka adalah perantara informasi yang suka mendapatkan informasi dan membagikannya dengan orang lain untuk membantu menyelesaikan masalah mereka.

Penjual memiliki kemampuan untuk membujuk saat kita tidak yakin dengan apa yang kita dengar. Mereka memegang peran yang sangat penting untuk menjadi kritis bagi epidemi dari-mulut-ke-mulut.

Ketiga peran ini berhubungan dengan rasul (penghubung), yang sering didefinisikan sebagai “orang yang diutus”; nabi (pakar) sebagai “orang yang memberitakan kebenaran”; dan penginjil (penjual) “orang yang memenangkan yang terhilang”, semuanya dijelaskan dalam Efesus 4: 11.

John Wesley mendirikan Metodologi pada tahun 1780-an. Dia berlipat ganda dari 20.000 pengikut menjadi 90.000 dalam lima tahun. Tetapi, dia bukanlah pengkhotbah yang paling Karismatik jika dibandingkan dengan Martin Luther atau John Calvin yang diakui sebagai teolog terkemuka.

Kejeniusannya adalah organisasi. Dia adalah seorang pakar (rasul) yang tinggal di sebuah kota setelah berkhotbah untuk membuat kelompok-kelompok kecil yang dari pengikutnya yang bergairah.

Dia menggunakan penghubung (rasul) dan penjual (penginjil) untuk membawa orang ke pertemuannya. Upayanya ini berdampak pada komunitas yang ada disekitarnya menjadi yakin untuk mempraktikan keyakinannya dalam konteks kehidupan sehari-hari. Hal ini berkontribusi pada kesuksesan dan kemampuannya untuk memulai gerakan.

Pakar, Penghubung, dan Penjual membuat ide yang berhubungan dengan bekerja sama untuk menyebarkan pesan. Pertimbangkan untuk menyatukan ketiga tipe orang ini untuk melihat kesuksesan nyata pada proyek berikutnya.

 

Disadurkan dari crosswalk.com. Hak cipta Os Hillman dan T.G.I.F.


Anda butuh didoakan langsung? Klik link dibawah ini untuk terbubung dengan Tim doa kami http://bit.ly/InginDidoakan

Anda butuh konseling? Klik link dibawah ini untuk konseling. http://bit.ly/inginKonseling

Ikuti Kami