Hikmat Dibalik Viralnya Satu Desa Yang Mendadak Kaya Dan Beli Mobil Borongan

Hikmat Dibalik Viralnya Satu Desa Yang Mendadak Kaya Dan Beli Mobil Borongan

Puji Astuti Official Writer
778

Sebuah video yang memperlihatkan belasan truk towing mengangkut mobil baru yang dibeli oleh warga Desa Sumurgeneng, Tuban. Tapi ternyata tidak cuma belasan, menurut sang kepala desa sudah ada 176 mobil yang dibeli penduduk desa yang mendadak kaya karena uang hasil pembebasan lahan untuk proyek kilang minyak. 

"Ya memang kondisinya begitu, dapat uang lalu beli mobil, ada juga yang dibelikan tanah lagi maupun bangunan rumah juga," demikian penjelasan Kepala Desa Sumbergeneng Gihanto yang dirilis oleh Surya.co.id.

Gihanto menerangkan bahwa hanya sedikit warganya yang memanfaatkan uang hasil penjualan tanahnya untuk usaha, bahkan di kampung itu sulit untuk mencari warung makan. 

"Yang dibuat usaha sedikit, banyak yang digunakan untuk beli mobil, sudah ada 176 mobil baru yang dibeli secara bertahap, kemarin baru datang 17 mobil. Jadi jangan heran kalau di kampung sini cari warung makan saja susah," ungkap Gihanto. 

Bagaimana penduduk desa yang "kaya mendadak" menggunakan uangnya?

Berdasarkan data Pemdes Sumurgeneng, dari 225 desa yang mendadak kaya dan jadi miliarder, 90 persen membeli mobil, 75 persen membeli tanah dan 50 persen telah merehab rumahnya. 

Salah satunya adalah Siti Nurul Hidayati (32), wanita yang menerima ganti rugi dari PT Pertamina Rosnef pengolahan dan Petrokimia (PRPP) Tuban senilai Rp. 18 miliar tersebut memutuskan untuk membeli tiga mobil, yaitu mobil L-300, HRV dan Inova. Ia menyatakan bahwa mobil L-300 ia gunakan untuk usaha. Selain itu ia juga menyumbang untuk pembuatan TPA yang berlokasi di depan rumahnya. 

Nurul juga menuturkan bahwa ia telah mendaftarkan sembilan anggota keluarganya, termasuk orangtua dan anak-anaknya untuk umroh. Sedangkan untuk rencana ke depan, ia ingin membuat usaha konveksi dan ayam petelor. 

Serupa dengan Nurul, Ali Sutrisno yang menerima ganti rugi Rp.15,8 miliar membeli 4 mobil sekaligus. Ketika ditanya alasannya, ia memberikan jawaban yang sederhana.

"Masa dulu yang susah, sekarang uang banyak dinikmati," demikian pernyataannya yang dirilis oleh Tribunnews.com, Kamis (18/02/21).

Berbeda dengan Kholikah yang memilih menggunakan uang Rp. 4,5 miliar dari penjualan 600 meter tanahnya untuk usaha mebel. 

"Uang saya investasikan ini, untuk usaha mebel juga yang kini buka di rumah. Alhamdulillah jalan," demikian ujar Kholikah. 

Mendadak kaya tentu senang, namun banyak orang seringkali menjadi konsumtif dengan uang banyak yang tiba-tiba dimilikinya. Memiliki strategi dan rencana untuk investasi adalah salah satu cara bijak dalam mengelola keuangan, sehingga rejeki yang diterima tidak hanya bisa lebih lama dinikmati namun juga bertumbuh dan berkembang. 

Tidak semua mengalami mendadak kaya dan rejeki tak terduga atau dapat uang gusuran seperti penduduk Desa Sumurgeneng, Tuban. Tetapi semua orang bisa mengatur keuangannya dengan bijak dan berinvestasi, sehingga bisa jadi miliarder ke depan nanti.

Karenanya penting untuk belajar tentang mengatur keuangan dan investasi, salah satunya saham. Yuk ikuti webinar Solusi Talks "Memulai Investasi Saham Dengan Mudah" bersama Pakar Keuangan dan Founder PT.Fast Solusi Indonesia, Juhono Sudirgo yang akan diadakan pada 5 Maret 2021, info lebih lanjut hubungi Diky Yosua : 0822 9926 1024.  

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami