Soal Kehidupan, Tuhan Mau Kita Berhikmat

Soal Kehidupan, Tuhan Mau Kita Berhikmat

Claudia Jessica Official Writer
      1095

Yakobus 1: 5-6

“Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, — yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit —, maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.”

 

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 32; Kisah Para Rasul 4; Keluaran 13-14

Pernahkah kamu mendengar kalimat, “dia atau barang itu datang sebelum waktunya”? Sebagai contoh adalah produk yang diciptakan sebelum pasar atau masyarakat siap untuk menerimanya. Ada banyak hal yang harus dilakukan sebelum membuat produk tersebut sukses.

George Washington Carver mengalami hal ini. Lahir sekitar tahun 1861 selama perang sipil, dia seharusnya menjadi korban dari keadaan. Diskriminasi terus-menerus, dan bahkan kehilangan ibunya karena pedagang budak. Sebagai anak kecil, dia berseru kepada Tuhan di tengah-tengah keadaannya yang sulit dan Tuhan mendengarnya. Tuhan memberi George semangat, ketekunan yang gigih dan dia sangat termotivasi untuk belajar.

Carver mendapati bahwa petani di wilayah Selatan yang menanam kapas selama ratusan tahun perlu menanam tanaman baru ketika tanahnya tidak subur lagi dan akibatnya, para petani akan berhutang hingga tak sanggup melunasinya.

Untuk memulihkan kondisi tanah, Carver menyarankan penanaman kacang tanah dan ubi jalar sebagai pengganti kapas. Setelah banyak upaya yang dilakukan untuk merayu para pekebun, akhirnya mereka meningkatkan luas areal kacang tanah dan ubi jalar mereka secara bertahap hingga menjadi tanaman nomor satu di Selatan.

Namun, tidak ada pasar yang cukup besar untuk kacang tanah dan ubi jalar. Mereka dipaksa untuk membiarkan produk mereka membusuk di ladang, para petani pun kehilangan uang lebih banyak dari sebelumnya.

Situasi ini sangat menekan Carver. Dia membawa masalah itu pada Tuhan dalam doa dan berkata “Tuhan Pencipta, mengapa Engkau membuat kacang?” Beberapa tahun kemudian, Carver menceritakan bahwa Tuhan menuntunnya ke laboratorium dan Carver menemukan banyak produk, sekitar 300 produk yang dapat dipasarkan dari kacang tanah termasuk lemak, mayonaise, keju, sampo, kopi instan, tepung, sop, bedak wajah, plastik, perekat, dan acar.

Selain itu, Carver menemukan lebih dari 100 produk yang dapat diolah dari ubi jalar, diantaranya yaitu pati, lem kertas, cuka, semir sepatu, tinta, dan pemanis pengganti gula. Karena produk baru-baru ini, permintaan kacang tanah dan ubi jalar tumbuh dan benar-benar mengubah perekonomian Selatan.

 

Apakah Tuhan telah menjadikanmu seorang penemu? Mintalah Dia untuk membantumu menemukan apa yang dapat kamu lakukan untuk menggenapi rencana-Nya sama seperti Carver menemukan apa yang dapat ia lakukan bagi bangsanya.

 

Diadaptasi dari  More Than Conquerors , John Woodridge, Editor Umum, Moody Press, 820 N LaSalle St Chicago, IL 60610-3284 hal. 311, 1992. Disadurkan dari crosswalk.com.

 


Anda butuh didoakan langsung? Klik link dibawah ini untuk terbubung dengan Tim doa kami http://bit.ly/InginDidoakan

Anda butuh konseling? Klik link dibawah ini untuk konseling. http://bit.ly/inginKonseling

Ikuti Kami