Banjir Dimana-mana, CDC Sarankan Lakukan Ini Biar Tetap Sehat dan Selamat

Banjir Dimana-mana, CDC Sarankan Lakukan Ini Biar Tetap Sehat dan Selamat

Lori Official Writer
295

Berdasarkan pernyataan ahli Hidrologi Pramono Hadi dari Fakultas Geografi UGM, bencana banjir dan longsor yang terjadi dalam tiga minggu terakhir ini disebabkan oleh dua faktor utama yaitu curah hujan yang tinggi dan juga topografi suatu wilayah.

Menurutnya, kebanyakan banjir terjadi di daerah dengan topografi dataran rendah, seperti dalam kasus banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan. Sehingga saat hujan dengan curah hujan yang tinggi terjadi, muncul genangan dan menyebabkan banjir. Sementara di daerah dengan topografi dataran tinggi yang berdekatan dengan tanah curam, curah hujan yang tinggi akan cenderung menyebabkan longsor. Kondisi ini tidak bisa dihindari kecuali jika pemerintah mulai memikirkan cara pencegahan banjir yang lebih inovatif.

Namun kini banjir tengah melandasejumlah wilayah dan sebagian masyarakat yang terdampak harus berjuang melewati situasi sulit ini.

Tentu saja kita tidak ingin bencana ini kembali terjadi menimpa wilayah lain tanpa adanya persiapan apa-apa. Karena itulah, Jawaban.com akan mengajak masyarakat untuk lebih waspada dengan bencana banjir yang seringnya datang tak terduga.

 

Baca Juga: Kehilangan Segalanya Setelah Bencana yang Tiba-tiba? Temukan Pengharapanmu Lewat Doa Ini

 

Seperti dikutip dari Pusat Pengedalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), bahwa bencana banjir memang adalah masalah yang dialami hampir setiap negara, termasuk Amerika Serikat. Dalam situasi ini, CDC mengingatkan bahwa air banjir bisa juga sangat berbahaya bagi kesehatan. Sehingga masyarakat yang terdampak maupun yang tidak terdampak untuk tetap berhati-hati dan memperhatikan beberapa hal berikut:

1. Selalu up date dengan wilayah yang sedang terdampak banjir. Hal ini berguna untuk menghindarkan pengguna jalan terjebak di tengah banjir.

2. Bagi yang sedang terjebak di tengah banjir, disarankan untuk mengenakan jaket pelampung. Karena saat air sedang naik, arus bisa menyapu semua hal di sekitarnya.

3. Untuk tetap sehat dan tidak terserang penyakit, sangat disarankan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air bersih setelah keluar dari air banjir. Karena biasanya air banjir mengandung banyak kuman berbahaya yang bisa menyebabkan penyakit.

4. Hindari menggunakan perangkat listrik yang basah. Saat rumah tergenang air, akan lebih baik mematikan saklar listrik supaya tidak menyebabkan korslet. Pastikan aliran listrik sudah kering sebelum manyalakannya kembali.

5. Hindari makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi air banjir. Karena air banjir bisa mengandung kuman dan bakteri yang menyebabkan berbagai macam penyakit, termasuk disentri, demam dan batuk.

6. Bersihkan luka akibat benturan saat banjir dengan air bersih dan juga alkohol. Hal ini penting guna mencegah infeksi pada luka.

 

Baca Juga: Awal Tahun Negeri Ini Dirundung Bencana, #PrayForIndonesia Berkumandang

 

Sementara untuk langkah pencegahan sebelum banjir, bisa dilakukan dengan beberapa tindakan ini:

1. Pastikan apakah daerah atau tempat yang ditinggali berada di wilayah rawan banjir? Telusuri kembali riwayat banjir yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya. Jika ternyata wilayah yang ditinggali rawan banjir, pastikan untuk mempersiapkan semua hal dengan baik ketika curah hujan mulai tinggi. Ada baiknya memiliki rumah bertingkat, sehingga semua barang bisa ditaruh di sana agar tidak tergenang banjir. 

2. Pastikan untuk segera mengungsi ketika curah hujan mulai naik. Matikan arus listrik dan tinggalkan rumah untuk sementara waktu hingga situasi kembali aman.

3. Sediakanjaket pelampung ataupun perahu angin jika sewaktu-waktu terjebak di tengah banjir.

4. Sediakan pasokan makanan dan minuman yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama banjir. Jika diharuskan untuk mengungsi sementara, bawa juga perbekalan seperti pakaian pengganti yang cukup. 

Tentu saja tidak seorangpun yang berharap akan terdampak bencana alam, baik banjir, longsor maupun bencana lainnya. Namun bagi yang terdampak, mari menghadapinya bersama-sama. Jangan stress dan kuatir. Ada banyak orang yang mau turut ikut menanggung situasi sulit yang sedang kalian alami. 

Yayasan Cahaya Bagi Negeri Indonesia, melalui pelayanan kemanusiaan OBI juga turut mengajak masyarakat Indonesia untuk #BeraniBergerak untuk nyatakan kasih Tuhan dalam tindakan nyata untuk menolong saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana. Mari ulurkan tangan dan berdonasi melalui BCA 522.0309.446 a/n Yay. Cahaya Bagi Negeri Indonesia. Pastikan memasukkan kode 108 di jumlah sumbangan Anda (Contoh Rp.100.108,-), sebagai konfirmasi untuk sumbangan kemanusiaan.  Jika Anda memiliki pertanyaan, silahkan hubungi 0817-7009-6911.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami