Delapan Kali Suamiku Selingkuh, Aku Tetap Maafkan – Octaviani Korompis

Delapan Kali Suamiku Selingkuh, Aku Tetap Maafkan – Octaviani Korompis

Lori Official Writer
498

Mendambakan pernikahan yang harmonis adalah impian seorang Octaviani Korompis. Pasalnya, dia tak ingin mengalami trauma lama ketika ayahnya berselingkuh dan membuat orangtuanya harus berpisah.

Wajar memang, sebagai anak broken home harapan wanita yang kerap disapa Via ini adalah mendapatkan suami yang setia dan hidup bahagia.

Hingga akhirnya, dia bertemu dengan seorang pria bernama Iwan. Keduanya pun memutuskan untuk menikah dan mengarungi bahtera rumah tangga bersama. 

“Tapi ternyata keadaannya tidak demikian. Karena ternyata kenyataan kehidupan saya sekarang, saya mendapatkan seorang suami yang berselingkuh berkali-kali,” kata Via.

 

Tak Ingin Ditinggal Suami

Jika kebanyakan dari istri akan memilih untuk geram dan marah ketika tahu suaminya selingkuh, maka tidak dengan Via. 

Sejak mulai berselingkuh, Via memilih untuk mengikhlaskan tindakan sang suami. Dengan pertimbangan bahwa dia tidak ingin kehilangan suaminya. 

“Karena memang dibodohi dengan cinta juga dan karena udah punya anak juga ya. Jadi kayaknya saya nerima aja. Yaudahlah, mau gimana lagi? Nanti kalau saya ditinggal juga kasian anak kan. Saya pikirannya gak mau terjadi seperti yang saya alami waktu itu kan,” ungkapnya.

 

Tetap Terima Suami

Jika pengalaman perselingkuhan yang pertama dan berikutnya masih membuat Via ikhlas. Tidak dengan perselingkuhan sang suami yang kesekian kalinya.

Via akhirnya menyerah dengan semua hal yang dia perjuangkan, khususnya soal anak-anaknya. Hingga keputusan pisah pun dilontarkan oleh Via. Meskipun sakit, namun dia memilih keputusan tersebut.

“Setelah saya pisah sama dia, saya itukan benar-benar hidup hanya untuk kerja untuk anak, kerja untuk anak. Saya semakin kuatnya karena ada teman yang bantu saya selalu dalam doa. Dia bilang, ‘Via apa yang dipersatukan Tuhan gak akan bisa dipisahkan Via.’” ungkapnya.

Di masa-masa berpisah itulah, Via belajar untuk mengandalkan Tuhan atas bahtera pernikahannya yang sedang di ujung tanduk. Dia tetap berharap Tuhan memberikan jalan keluar atas rumah tangganya itu.

Hingga akhirnya, satu pintu kesempatan terbuka. Ketika itu, Via mendapatkan kabar jika Iwan tertangkap polisi. Karena statusnya sebagai seorang istri, dia pun rela mengurus segala urusan administrasi Iwan di penjara. Namun karena kondisi sang suami dan perasaan cinta yang masih Via taruh atas suaminya itu, dia memilih untuk kembali tinggal bersama.

 

Baca Juga: Kisah Tarina, Rela Ampuni Suami Walau Sudah Punya Anak Hasil Selingkuhan

 

Kembali Selingkuh

Harapan Via bahwa suaminya berubah dan tak lagi berselingkuh ternyata pupus. Hatinya kembali terluka saat mendapati suaminya kembali berselingkuh dengan perempuan lain.

“Yang lebih menyakitkan terjadi lagi. Malam itu dia gak pulang. Pulang pagi pun gak. Jadi gak datang-datang dianya,” terang Via.

Dengan mata kepalanya sendiri, Via mendapati Iwan tengah bersama seorang perempuan di sebuah hotel. Hatinya pun begitu hancur, sehingga membuatnya begitu marah.

“Sekencang-kencangnya akhirnya saya pukul suami saya. Pas ngeliat perempuan itu, saya juga mukulin perempuan itu.”

Untuk kesekian kalinya, Via harus mengalami sakitnya dikhianati. Tapi sebagai seorang ibu, Via terus berjuang mempertahankan pernikahannya. Dia tidak ingin anak-anaknya kehilangan kasih sayang dari kedua orangtuanya, seperti apa yang dia alami dulu.

 

Konseling Pernikahan

Setelah bertahun-tahun bergumul dengan pernikahan, akhirnya Tuhan memberikan jalan keluar yang selama ini dicari-cari oleh Via. 

Entah bagaimana, setelah delapan kali berselingkuh Iwan seakan menyesali semua perbuatannya. Dia mengakui jika tindakan tersebut dilakukannya karena tidak hidup di dalam Tuhan.

Saat itulah hidup Iwan terus diproses oleh Tuhan. Hingga dia merasa harus menyesaikan persoalan rumah tangganya melalui konseling.

“Suami saya datang kepada saya dan meminta agar minta dipertemukan dengan pendeta. Agar kami bisa konseling untuk rumah tangga kami,” ungkap Via.

Sejak saat itu pun Iwan mulai aktif ikut komunitas sel (komsel) dan belajar memperbaiki hubungannya dengan Via.

Selama menjalani bimbingan inilah hidup Iwan mulai berubah. Via mengakui jika suaminya sudah meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruknya yang dulu seperti terikat narkoba, rokok dan minum-minuman keras. 

“Puji Tuhan, pelan-pelan rumah tangga kita mulai dipulihkan. Saya kan dulu berpikiran mustahil bisa kembali lagi sama dia. Terus mustahil dia bisa berubah, tapi Tuhan kan berkata beda. Itu semuanya dibalikkan, benar-benar dikembalikan,” ungkapnya.

Apa yang didoakan oleh Via selama ini akhirnya dijawab oleh Tuhan. Sebagai kepaa keluarga, Via mengakui bahwa suaminya kini justru menjadi teladan bagi keluarganya.

“Suami saya itu sekarang beda banget. Seperti doa saya, saya bilang Kalau memang Tuhan kembalikan saya dengan suami saya, jadikan suami saya pendeta. Meskipun belum jadi pendeta, tapi Iwan sekarang dari ucapannya, cara berpikirnya, cara dia memimpin kita di rumah tangga kami memang udah seperti pendeta,” tandas Via.

 

Kamu sedang dalam pergumulan dan butuh dukungan doa? Klik link di bawah ini untuk terhubung dengan tim doa kami https://bit.ly/InginDidoakan. Kamu butuh teman curhat dan membutuhkan pertolongan Tuhan? Klik link dibawah ini untuk konseling dengan konselor kami http://bit.ly/inginKonseling.

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com

Ikuti Kami