Masuki Tahun yang Baru, Jalannya Bareng Tuhan Aja Yuk!

Masuki Tahun yang Baru, Jalannya Bareng Tuhan Aja Yuk!

Lori Official Writer
327

Memasuki tahun yang baru, apa sih yang biasanya kamu tulis dalam daftar resolusimu? 

Saat menoleh sejenak ke belakang, ada banyak daftar prioritas yang mungkin masih belum kita capai. Sehingga di tahun yang baru ini, kita berharap bisa melakukan hal yang lebih baik. Contohnya ingin membangun bisnis, punya rumah, menikah dan sebagainya. 

Tapi mengingat kegagalan yang kita alami di tahun sebelumnya, ada sedikit keraguan dan ketakutan yang membuat kita tidak percaya diri dengan setiap daftar resolusi yang baru kita buat. 

Apapun kesulitan-kesulitan yang pernah kamu hadapi di belakang, jangan terus menoleh ke belakang. Ini waktunya untuk melangkah maju, tidak perlu kuatir akan kondisi pandemi yang seolah tak usai. Atau walaupun keuanganmu sedikit terganggu, bukan berarti kamu tak lagi punya pengharapan kalau Tuhan akan memulihkan ekonomimu tahun ini.

Tak Ada Hal yang Perlu Dikuatirkan di Tahun 2021

Walaupun kita tidak tahu apa yang terjadi di tahun 2021 nanti, tapi kita perlu ingat bahwa kita tidak perlu kuatir akan apapun juga. Kita perlu optimis akan mendapatkan hal-hal baik ke depan karena kita percaya Tuhan akan menyertai kita.

Kalau kamu masih merasa kuatir menjalani tahun yang baru ini, mari kembalikan fokusmu kembali kepada Tuhan dan janji-janji-Nya. 

Mari renungkan 6 ayat ini secara mendalam:

1.  Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. – Filipi 4: 6-7

2. Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" – Ibrani 13: 5-6

3. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. – Matius 6: 33-34

4. Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.  – Amsal 3: 5-6

5. …janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. Sesungguhnya, semua orang yang bangkit amarahnya terhadap engkau akan mendapat malu dan kena noda; orang-orang yang membantah engkau akan seperti tidak ada dan akan binasa; engkau akan mencari orang-orang yang berkelahi dengan engkau, tetapi tidak akan menemui mereka; orang-orang yang berperang melawan engkau akan seperti tidak ada dan hampa. Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: "Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau." – Yesaya 41: 10-13

6. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. – 1 Petrus 5: 7

Janji Tuhan itu ‘Ya’ dan ‘Amin’. Kita bisa mengandalkan-Nya. Jangan kuatir akan masa depanmu. Sampaikanlah permintaanmu dan Dia akan memberimu damai sejahtera untuk menjalani tahun yang baru ini. Percayalah, selama kamu mengandalkan Tuhan dan mau berjalan bersama-Nya, Dia tidak akan pernah membiarkanmu kecewa. Dia punya rencana untuk hidupmu!

“Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan; itulah yang akan menyembuhkan tubuhmu dan menyegarkan tulang-tulangmu.” (Amsal 3: 5-8)

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami