Kenapa Kita Sering Mengantuk Setelah Makan? Berikut kata dokter!

Kenapa Kita Sering Mengantuk Setelah Makan? Berikut kata dokter!

Claudia Jessica Official Writer
292

Kenapa ya, kita suka mengantuk sehabis makan? Menurut dr. Sovian Anugerah dari Obor Berkat Indonesia, penyebab kantuk setelah makan memiliki beberapa alasan.

Pertama, darah mengalir ke tempat dimana tubuh sedang melakukan metabolisme. Pada umumnya, darah mengalir ke otak dan jantung terlebih dahulu. Namun ketika selesai makan, darah yang membawa oksigen akan mengalir ke organ pencernaan terlebih dahulu. Sehingga kapasitas oksigen dan darah yang seharusnya diantarkan ke otak jadi berkurang dan membuat kita mengantuk serta menguap.

Kedua, setelah makan, tubuh melepaskan beberapa hormon seperti hormon serotonin (hormon bahagia) dan hormon melatonin (hormon tidur). Ketika seseorang merasakan bahagia, otomatis orang tersebut akan merasakan lelah dan mengantuk.

Apakah langsung tidur setelah makan berbahaya bagi kesehatan?

Dr. Sovian menyatakan bahwa jika langsung tidur setelah makan dilakukan sesekali, hal tersebut tidak menjadi masalah. Namun, jika dilakukan terus menerus dan menjadi kebiasaan, hal ini akan berbahaya dan mengancam kesehatan.

Oleh karena itu, dr. Sovian menyarankan untuk memberikan jarak waktu untuk tidur setelah makan selama 90-120 menit bagi orang dewasa dan 60-90 menit bagi anak-anak.

Hal ini dikarenakan tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan yang telah kita konsumsi, juga untuk mencegah sederet penyakit yang dapat disebabkan apabila langsung tidur setelah makan.


Baca juga: Berbagai Macam Makanan Rumahan yang Bisa Dijadikan Sebagai Bisnis Kecil-kecilan


Penyakit yang dapat ditimbulkan akibat langsung tidur setelah makan

1. Obesitas, Diabetes, dan Jantung Koroner

Dalam hal ini, obesitas disebabkan karena lambatnya metabolisme tubuh untuk mencerna makanan yang telah dikonsumsi sehingga kemampuan untuk membakar kalori makanan yang masuk menjadi berkurang dan membuat kalori tersebut menjadi lemak. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, lambat laun akan menyebabkan obesitas.

Obesitas juga berasosiasi dengan jantung koroner, dan diabetes. Sehingga penderita obesitas memiliki risiko 50-60% untuk menderita jantung coroner dan 50-70% untuk menderita diabetes.

2. Meningkatkan risiko asam lambung

Berbaring setelah makan dapat menyebabkan tekanan di dalam lambung meningkat, sehingga makanan dan cairan lambung dapat naik ke esofagus yang berada di rongga dada, organ yang menyambungkan mulut dengan lambung dan menyebabkan gastroesophageal reflux disease (GERD).

Tips untuk mencegah kantuk setelah makan

Bagi para pekerja yang sering merasa kantuk setelah makan siang, ikuti tips di bawah ini untuk mencegah kantuk setelah makan:

- Konsumsi makanan sehat yang bergizi seimbang. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung tinggi gula, lemak, dan karbohidrat.

- Kurangi porsi makan. Bagi penderita penyakit lambung atau maag kurangi porsi makan, namun tingkatkan frekuensinya menjadi lebih sering.

- Perbanyak minum air putih.

- Hindari berbaring setelah makan.

- Tidur yang cukup, 7-9 jam sehari.

- Olahraga rutin selama 20-30 menit per hari atau lakukan aktivitas fisik ringan setelah makan agar tidak mengantuk.

- Hindari konsumsi alkohol dan merokok.

Yakobus 3:13 mengatakan, “Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia dengan cara hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat yang lahir dari kelemahlembutan.”


Baca juga: 15 Cara Menghormati Tuhan Lewat Kebiasaan Makan dan Minum


Artinya, untuk JCers yang masih punya kebiasaan yang buruk, inilah saatnya bagi JCers untuk berhikmat dan memulai cara hidup yang baik agar tubuh kita yang adalah bait Allah bisa sehat dan berguna untuk melakukan kehendak Tuhan.

Sumber : jawaban.com

Ikuti Kami