HATI-HATI! Hujan Pembawa Virus! Faktanya Air Hujan Tidak Steril!

HATI-HATI! Hujan Pembawa Virus! Faktanya Air Hujan Tidak Steril!

Claudia Jessica Official Writer
1070

Saat ini, Indonesia mulai memasuki musim hujan. Banyak orang percaya bahwa jika kehujanan, dapat menyebabkan seseorang terjangkit penyakit seperti flu, demam, masuk angin, hingga diare. Hal ini bisa dikatakan wajar, karena banyak orang yang jatuh sakit setelah kehujanan. Namun, apakah benar air hujan yang menyebabkan orang jadi sakit?

Kita akan membahas hal ini bersama dr. Sovian Anugerah dari Obor Berkat Indonesia.

Air hujan bikin sakit, mitos atau fakta?

Menurut dr. Sovian, hal ini adalah fakta, karena hujan membuat cuaca lebih dingin, sehingga tubuh akan bekerja lebih ekstra untuk mempertahankan kehangatannya. Saat daya tahan tubuh melemah, tubuh tidak bisa mengimbangi perubahan suhu yang ekstrim. Akibatnya daya tahan tubuh menurun, kesehatan terganggu, bakteri dan virus lebih mudah untuk masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi kita.

Penyakit yang disebabkan ketika hujan

Ketika daya tahan tubuh menurun, virus dan bakteri jahat dapat dengan mudah memasuki tubuh dan menginfeksi tubuh kita. Adapun penyakit yang biasa ditimbulkan setelah hujan yaitu:

- Influenza, infeksi virus yang menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

- Demam, kondisi dimana suhu tubuh meningkat hingga lebih dari 38°C.

- Diare.

- Gatal-gatal, bagi orang memiliki alergi dingin, hujan dapat memperparah alergi tersebut, dan bisa juga memincu asma karena suhunya yang cukup dingin.

Jadi, kehujanan bukan membuat seseorang menjadi sakit. Tetapi, kehujanan dapat membuat resiko terpapar penyakit jadi lebih tinggi.


Baca juga: 4 Hal Ini Harus Kamu Persiapin Supaya Hujan di Pagi Hari Gak Hambat Perjalanan ke Kantor


Tips menjaga kesehatan di musim hujan

Hujan membuat suhu menjadi lebih dingin sehingga kita perlu menghangatkan tubuh dengan cara mengenakan pakaian yang tebal, duduk di dekat perapian atau menggunakan penghangat ruangan, dan bisa juga dengan minum minuman hangat.

Kemudian, konsumsi makanan atau minuman penambah daya tahan tubuh seperti vitamin, madu, jahe, dan lain-lain.

Apa yang harus kita lakukan jika kehujanan?

Apabila sudah kehujanan, kita harus segera membersihkan tubuh kita dari air hujan dengan mandi dan dan keramas karena air hujan mengandung gas dan senyawa asam. Oleh karena itu, kita perlu menghilangkan senyawa bersifat asam yang dibawa oleh air hujan dari tubuh kita.

Mandi air hangat justru tidak direkomendasikan karena dapat membuat pori-pori kita lebih terbuka sehingga tubuh jadi bekerja lebih ekstra untuk menjaga suhunya tetap normal. Selain itu, ketika pori-pori kita lebih terbuka, hal itu dapat membuat bakteri serta virus memasuki tubuh dengan lebih mudah dan menginfeksi kita. Mandilah dengan air biasa, jangan terlalu dingin dan jangan terlalu hangat. Setelah itu, beristirahat atau tidur agar tidak menambah beban tubuh dan tidak membuat daya tahan tubuh melemah.


Baca juga: Turunkan Hujan dan Api, Inilah 4 Pelajaran Doa yang Bisa Kita Petik dari Nabi Elia


Nah JCers kita sudah sering dengar pepatah tentang ‘sediakan payung sebelum hujan’ kan? Jadi, lebih baik untuk mencegah daripada mengobati. Jadi lakukan tips di atas supaya JCers tetap sehat, dan tetap bisa beraktivitas untuk memuliakan Tuhan.

Sumber : jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami