Pilih Pergaulan yang Baik Selagi Single, Kunci Sukses Kelola Keuangan!

Pilih Pergaulan yang Baik Selagi Single, Kunci Sukses Kelola Keuangan!

Lori Official Writer
198

Alkitab memberitahu kita untuk memilih teman-teman dengan sangat hati-hati. Salah satunya ditekankan bahwa orang yang bergaul dengan orang bijak akan menjadi bijak, tapi siapa yang bergaul dengan orang bebal akan menjadi malang (Amsal 13: 20).

Pergaulan yang baik, seperti disampaikan dalam ayat ini, bisa bicara tentang cara kita mengatur kehidupan dan keuangan kita. Ada banyak artis yang jatuh miskin karena ketika namanya sedang naik daun, dia memilih untuk mengikuti gaya hidup teman-teman yang salah. Pergaulannya amburadul, tak peduli seberapa besar uang yang dihabiskan dalam sehari. Sampai akhirnya, ketika karirnya mulai down dia menyadari bahwa tak ada simpanan yang tersisa. Bahkan semua teman menjauh setelah dia tak lagi punya apa-apa.

Sama halnya dengan para single, banyak dari kita yang memilih menghambur-hamburkan uang secara berlebihan demi mengikuti pergaulan dan punya banyak teman. Tak peduli semahal apa, kita tetap saja mau mengikuti ajakan teman untuk belanja barang mewah, pergi nongkrong, makan, minum dan mengikuti kebiasaan lain yang memaksa kita mengeluarkan uang lebih banyak.

Itulah yang terjadi saat kita mengikuti pergaulan yang tidak sesuai dengan standar kita. Supaya tidak ketinggalan, kita justru berusaha menunjukkan kalau kita orang mampu. Sampai kita tidak menyadari kalau semua isi tabungan sudah terkuras.

Penyesalan pun datang terlambat!

Tentu saja kita tidak bisa menyalahkan teman-teman kita atas apa yang kita alami. Karena mereka hanya bertanggung jawab atas diri mereka sendiri, begitu juga dengan kita. Mereka mungkin saja tidak tahu kalau sebenarnya kondisi kita jauh berbeda dengan mereka.

Dulu, sebagai seorang mahasiswa aku dikelilingi oleh teman-teman perempuan yang pintar, cantik dan juga kaya. Mereka adalah orang-orang yang asyik diajak bergaul. Hanya saja aku gak sanggup mengikuti kebiasaan berbelanja mereka yang mewah. Aku menyadari hal itu dan mencoba untuk mengikuti beberapa waktu lamanya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk mundur setelah mengalami kebangkrutan.

Untuk tidak mengalami hal inilah, firman Tuhan memperingatkan kita untuk waspada dalam bergaul. Kalau mereka adalah teman-teman yang pengertian, mereka pasti akan mendukung keputusan kita untuk mengurangi intensitas bergaul. Tapi kalau mereka adalah teman yang hanya menghabiskan waktu untuk main-main saja, mereka sama sekali tidak akan peduli dengan kesulitan keuangan yang kita alami. Mereka pasti akan terus membujuk supaya kita tetap mengikuti kebiasaan mereka.

Jangan terjebak dengan perasaan enggan. Belajarlah mengendalikan diri dan menjadi bijak. Putuskan setiap tindakan sesuai dengan kemampuan kita. Menolak ajakan teman untuk pergi belanja atau jalan-jalan keluar, bukan berarti bahwa kita kehilangan momen seru bersama teman-teman. Kita sendiri punya kebebasan untuk mengatur bagaimana cara kita menikmati hidup, sama seperti bagaimana kita merencanakan pengeluaran setiap hari. 

 

Baca Juga: 10 Cara Jadi Anak Muda yang Peduli Teman dan Sesama, Sederhana Kok!

 

Kurangi Pengeluaran dan Mulai Pengelolaan Keuangan

Ketahuilah bahwa semakin usia kita bertambah, harusnya kita semakin bijak dalam mengatur keuangan jangka panjang. Pilihlah pengelolaan keuangan terbaik yang bisa diterapkan dan yang memberikan keamanan bagi keuangan kita. 

Dengan menerapkan pengelolaan keuangan yang baik, kita sangat mungkin bisa menikmati pergaulan dengan teman-teman (asal bisa tahu batasannya saja!).

Cobalah melakukan beberapa hal ini:

1. Bijak memilih ajakan teman

Salah satu hal bijak yang bisa para single lakukan adalah, memilih ajakan teman. Kalau misalnya ajakan itu terkesan menghabiskan terlalu banyak uang, tolaklah dengan halus. Tapi jika teman-teman hanya mengajak sekadar minum kopi atau makan sederhana, ikutlah dengan mereka.

Akan jauh lebih menyenangkan kalau mereka adalah orang-orang yang ketat terhadap pengelolaan keuangan. Dengan itu, setiap pilihan untuk bersenang-senang bisa diseleksi lebih dulu sesuai dengan kondisi keuangan masing-masing.

2. Jujur pada diri sendiri dan teman

Kalau memang lagi gak punya uang, jujurlah sampaikan keadaannya. Jangan paksa diri mengikuti ajakan teman sementara kita harus berhutang karena terpaksa menghabiskan uang hanya untuk menyenangkan teman-teman.

 

Baca Juga: Pacaran di Masa Pandemi Tetap Bisa Kok! Caranya Lakuin Ini…

 

3. Batasi diri

Bergaul bukan berarti menghabiskan seluruh waktu kita bersama teman-teman. Sebagai single, kita perlu membatasi diri kapan harus ikut ajakan teman dan kapan harus berdiam di rumah. 

Semakin banyak waktu kita bergaul dengan teman, semakin besar pula pengeluaran. Karena itulah penting untuk mengatur waktu kapan harus berkata ‘ya’ dan kapan harus berkata ‘tidak’.

4. Pilih teman-teman  bergaul yang bertanggung jawab secara finansial

Bergaul dengan orang bijak akan membuat kita menjadi bijak. Jadi, pilihlah teman-teman yang sama bertanggung jawabnya denganmu soal keuangan. Walaupun mereka kaya dan punya banyak uang, perhatikan apakah mereka cenderung menghabiskannya atau justru mengelolanya dengan baik. Bergaullah dengan mereka.

Jangan bergaul dengan teman yang ternyata terlilit banyak hutang karena gaya hidup hedonismenya. Jangan bergaul dengan orang-orang yang hanya menghabiskan waktu untuk mencari kesenangan di luar. Karena teman yang bijak adalah mereka yang bisa mengatur waktu dan juga pergaulannya dengan baik.

Punya teman yang tepat dan mampu mengelola keuangan dengan baik akan menyelamatkan keuangan kita di masa depan.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami