Semula Ingin Membeli Jam Tangan Impian, Namun Hal Ini Mengubah Hati Sofia

Semula Ingin Membeli Jam Tangan Impian, Namun Hal Ini Mengubah Hati Sofia

Claudia Jessica Official Writer
273

Sofia, atau yang biasa dipanggil Chia adalah seorang anak berusia 7 tahun yang tinggal di Nusa Tenggara Timur. Chia adalah salah satu anak sekolah minggu superbook dari Gereja Kristen Wesleyan Kuanino Kupang.

Chia memiliki keinginan untuk membeli jam tangan yang ia impikan. Untuk mewujudkan keinginannya, Chia menyisihkan uang jajannya setiap hari untuk ditabung. Setelah kurang lebih menabung selama satu tahun, Chia berhsail mengumpulkan uang sebanyak Rp. 380.000.

Namun, banyak orang mengalami kesusahan dan membutuhkan bantuan selama pandemi covid-19 yang berlangsung di Indonesia. Hal ini menggugah hati sofia untuk menyumbangkan seluruh uang tabungannya.

Linda Rairutu, ibu Chia terkejut dengan kemauan Chia dan sempat menganggap keinginan anaknya sebagai angin lalu. Namun Chia meyakinkan ibunya bahwa dirinya mau menyumbangkan seluruh uang tabungannya.

Akhirnya ibu Chia mempertimbangkan kembali keinginan Chia dan bertanya padanya apakah benar bahwa Chia benar-benar ingin menyumbangkan seluruh uang tabungannya dan tidak membeli jam tangan impiannya?

Niat Chia sudah bulat, dia ingin menyumbangkan seluruh uang tabungan yang dimilikinya.


Baca juga: Bersama Superbook, Anak-anak Sekolah Minggu Lakukan Hal Menyentuh Untuk Anak di NTT


“Uang tabungan Chia mau disumbangkan kepada orang susah karena mereka membutuhkan pertolongan. Chia rela memberikan tabungan Chia untuk orang yang susah,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang ibu Chia miliki, mereka menghubungi fasilitator CBN di NTT dan menyerahkan uang tabungan Chia melalui aksi #LoveInAction atau #BeraniBergerak untuk membantu keluarga yang membutuhkan selama masa pandemi berlangsung.

Chia melakukan hal ini karena dia memahami bajwa Yesus telah mengajarkannya untuk memberi dan berani untuk menolong orang lain.

“Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk saling memberi kepada satu sama lain,” katanya.

Ibu Chia bersyukur atas tindakan Chia yang murah hati.

“Awalanya saya kaget, tapi dibalik kaget itu saya bersyukur bahwa, ketika dia (Chia) melihat keadaan sekitar itu, (Chia) punya hati, kasih, dia punya hati peduli. Bisa merasakan apa yang orang lain rasakan, itu satu hal yang saya sangat-sangat bersyukur kalau anak seusia dia punya hati yang seperti itu.”

Chia telah menyatakan kasihnya dalam bentuk tindakan yang nyata, berani bergerak untuk memberkati orang lain. Tidak hanya Chia, kamu juga bisa menjadi bagian bersama kami untuk memberitakan injil ke seluruh Indonesia hingga banyak jiwa yang dimenangkan, klik DI SINI.

Jika kamu mau tahu lebih banyak tentang semua kegiatan, kesaksian anak dan bahan pengajaran Sekolah Minggu melalui channel Youtubenya DI SINI.

Sumber : jawaban.com | superboook indonesia

Ikuti Kami