Berhasil Masuk PTN Tanpa Bimbel, Ini Cerita Kezia Sharon

Berhasil Masuk PTN Tanpa Bimbel, Ini Cerita Kezia Sharon

Claudia Jessica Official Writer
320

Ada banyak tantangan yang harus dihadapi Kezia Sharon untuk memaksimalkan potensinya. Juga ada banyak pengorbanan yang dilakukannya untuk mencapai prestasi yang diraihnya saat ini. Baik itu pengorbanan fisik, waktu, hati, dan pengorbanan lainnya.

Kezia telah mencari potensinya sejak SMP, hingga akhirnya dia menyadari bahwa dirinya menyukai ilmu geografi di kelas 1 SMA. Setelah menyadari potensinya, Kezia pun terus mengasah kemampuannya dengan mengikuti lomba-lomba geografi.

Kezia tidak menyebut dirinya sebagai anak yang pintar atau cerdas, tetapi Kezia mengakui bahwa dirinya adalah anak yang cukup rajin.

“Selama SMA itu, aku setiap hari kalau ada tugas atau ada ulangan, ujian, pasti aku akan bangun subuh. Jadi tidurnya itu biasanya jam 9 malam aku udah tidur, terus jam 3 pagi atau jam 2 pagi aku bangun untuk latihan soal atau belajar lagi apa yang aku gak ngerti, apa yang belum aku pahami,” katanya.

Sebagai pribadi yang perfeksionis, Kezia telah membuat rencana dan target yang harus ia capai. Namun ketika dirinya tidak berhasil memenuhi target yang telah ditentukannya, Kezia merasa gagal putus asa, dan tidak percaya diri. Perasaan ini yang membuatnya jadi ragu untuk melangkah.

Keraguannya semakin bertambah ketika Kezia menginjak kelas 12. Disaat teman-temannya mengikuti program bimbel di luar sekolah, kondisi keluarga Kezia tidak memungkinkan bagi dirinya untuk mengikuti bimbel di luar sekolah. Keadaan ini membuat dirinya semakin ragu untuk mengikuti ujian PTN. Bersyukur, karena Kezia memiliki mama suportif.

“Mama ngomong (kepada Kezia) kamu tenang aja. Tuhan tuh lihat kok usaha kamu dari kelas 1 SMA sampe kelas 3 SMA, dan pasti Tuhan perhitungkan. Segala usaha kamu ga mungkin sia-sia. Pasti ada jalannya Tuhan. Kalo kamu ga bisa ambil bimbel, kamu ga bisa ambil les, itu bukan karena Tuhan jahat sama kamu. Karena mungkin aja kita ga ngerti rencananya Tuhan, dan Tuhan punya rencana yang lebih indah buat aku,” ceritanya.

Puji Tuhan, Kezia diterima di PTN yang diinginkannya melalui jalur tanpa tes, yaitu dengan menggunakan nilai rapot selama SMA.


Baca juga: Kisah Daud Ubah Alfin Adhari Dari Pemalas Jadi Juara


Tuhan memperhitungkan kerja keras Kezia. Meskipun Kezia tidak mengikuti les atau bimbel di luar sekolahnya, Kezia telah kerja keras selama masa SMA nya. Ada pelajaran yang Kezia petik melalui pengalaman berharganya ini.

“Setiap masalah bahkan ketakukan yang dialami membuatku belajar untuk mengapresiasi apa yang terjadi di hidupku, bahkan (untuk) hal sekecil apapun,” katanya.

Kezia berpesan kepada teman-teman superyouth untuk memaksimalkan potensi yang kita miliki. Potensi yang Tuhan berikan kepada kita adalah keunikan yang kita miliki. Potensi yang Tuhan berikan adalah anugerah dari Tuhan.

Tidak ada alasan bagi kita untuk meninggalkan atau ngubur potensi telah yang Tuhan berikan. Kezia juga berkata bahwa memaksimalkan dan mengembangkan potensi adalah salah satu cara kita mengasihi Tuhan.

“Potensi yang ada di hidup kita, ga cuma berguna buat diri kita sendiri, tapi juga berguna buat orang-orang di sekitar kita,” katanya.

“Aku bisa berdiri sampai hari ini, semuanya itu karena kasihnya Tuhan. Segala perjuangan dan usahaku sampai di titik ini atau bahkan masa depanku nanti adalah berkat campur tangan Tuhan yang luar biasa. Perjalananku memang masih panjang, tapi aku tahu ada Tuhan di pihakku yang selalu memegang janji-Nya yang Iya dan Amin.”

Kezia telah mengetahui potensi dirinya sejak kelas 1 SMA. Bagaimana dengan JCers? Apakah JCers sudah memaksimalkan potensi yang JCers miliki? Atau justru JCers masih dalam perjalanan menemukan potensi? Jangan sedih! Superyouth mau membantu JCers untuk menemukan potensi diri kamu nih.

Yuk ikuti Webinar 'Kembangkan Potensimu' yang diadakan oleh CBN Indonesia pada 7, 13, 14 November 2020. Di Webinar ini, kamu akan belajar tentang 3 skill yang harus dimiliki generasi zaman now. Pastinya acara ini juga akan menghadirkan figur-figur bertalenta di Indonesia seperti Igor Saykoji, Choky Sitohang, Gamaliel Paulus, Yeshua Abraham dan banyak lagi. Daftar sekarang DI SINI.

 

Sumber : superyouth | jawaban.com

Ikuti Kami