15 Cara Menghormati Tuhan Lewat Kebiasaan Makan dan Minum (Part 2)

15 Cara Menghormati Tuhan Lewat Kebiasaan Makan dan Minum (Part 2)

Lori Official Writer
627

Waktu kita bisa makan, itu adalah berkat dari Tuhan (Pengkhotbah 3: 13). Tapi dengan tersedianya makanan yang melimpah bukan berarti kita bisa makan berlebihan. Karena itulah kita harus menghormati Tuhan melalui cara kita makan dan minum.

Dengan itulah kita perlu belajar untuk menghormati Tuhan melalui cara kita makan dan minum. Gimana caranya? Berikut beberapa kebiasaan makan dan minum yang mempermuliakan Tuhan.

8. Pilih makanan yang diizinkan sesuai keyakinanmu

Di Roma 14: 23 dituliskan demikian, "Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa."

Ayat ini mengingatkan kita untuk selalu mengutamakan keyakinan kita di atas dari makanan yang kita makan. Artinya, jangan mengikuti keinginan daging saja dan berkompromi dengan makanan yang seharusnya tidak kita makan. Jadi pertimbangkanlah apa dampak yang ditimbulkan makanan itu untuk kesehatan rohani dan jasmani kita sebelum memakannya.

9. Jangan menyerah

Menjalani pola hidup sehat itu memang gak gampang. Kadang kita harus gagal. Tapi jangan pernah menyerah. Andalkanlah Tuhan untuk melakukannya dan kamu akan menemukan hasil yang mengagumkan.

“Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? (Yesaya 43: 19)

10. Jangan kuatir akan kekurangan

Kadang kita diserang kekuatiran sehingga mendorong kita untuk membeli perbekalan makanan yang berlebihan. Kita takut kalau stock makanan habis dan kita gak bisa membelinya. Jadi kita memutuskan untuk mengkonsumsinya dalam jumlah yang lebih besar dalam sekali waktu atau menjadikannya stok.

Ingatlah kalau Tuhan menyediakan semua kebutuhan kita setiap hari. Jadi, jangan kuatir kalau harus kehabisan. Singkirkan kekuatiran itu dengan meminta bantuan dari Tuhan.


Baca Juga: 15 Cara Menghormati Tuhan Lewat Kebiasaan Makan dan Minum (Part 1)


11. Minta Tuntunan Tuhan

Sebagai orang Kristen, kita mungkin merasa lucu kalau harus meminta bimbingan dari Tuhan hanya untuk memilih makanan yang harus dimakan.

Tapi kebenarannya memang harus seperti itu. Tuhan peduli sama hal yang paling kecil dalam hidup kita. Kalau soal masalah rambut dan baju kita pun Dia begitu peduli, Dia juga akan peduli dengan makanan dan minuman apa yang harus kita makan hari ini. Jadi, mintalah tuntunan-Nya.

“Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.” (Galatia 5: 25)

12. Undang Tuhan saat makan

Tuhan selalu menunggu undangan kita. Dia mau kita mengundangkan untuk bergabung dalam jamuan makan kita.

Karena dengan kehadiran Tuhan, kita percaya makanan yang kita santap apa baik bagi kesehatan kita.

Jadi jangan pernah lupa untuk berdoa sebelum makan ya!

“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.” (Wahyu 3: 20)

13. Puaskan rasa lapar dengan roti hidup

Pernah gak sih terbersit dibenak kita, kenapa Tuhan menciptakan kita dengan kebutuhan akan makanan? Padahal hanya dengan menghirup oksigen pun seharusnya kita sudah bisa hidup. Alasannya adalah karena kebutuhana kita akan makanan adalah gambaran dari bagaimana kita bisa merasakan rasa lapar akan Dia. Walaupun kita bisa merasakan kelaparan atau kekeringan rohani, tapi rasanya akan berbeda. Karena itulah kita Yesus menyampaikan dengan terang bahwa kepuasan atas rasa lapar kita bisa dipenuhi melalui Dia (Yohanes 6: 35).

14. Kunyah makanan secara perlahan

Sama halnya dengan membaca Alkitab, kita gak bisa menelan apa yang kit abaca bulat-bulat. Karena hal itu gak akan memberikan kita pengertian yang mendalam dibalik pesan tersebut. Begitu juga dengan saat kita makan salad atau sayuran, kita perlu mencicipinya lalu menguyahnya perlahan. Sampai lidah kita merasakan kenikmatannya. Dan makanan yang dikunyah sempurna pun nantinya akan sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan usus.

“Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.” (Yeremia 15: 16)

15. Usir kerakusan dalam pikiranmu

“Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.” (Roma 13: 14)

Apa yang mendominasi pikiran kita akan mendominasi hidup kita. Waktu kita hanya memikirkan makanan lebih dari hal penting lainnya maka kita akan berubah jadi orang yang rakus dan terobsesi dengan makanan.

Walaupun kita sulit mengontrol apa yang masuk dalam pikiran kita, kita bisa mengontrol berapa lama pikiran itu bisa bertahan. Daripada harus berkutat dengan pikiran tentang makanan ubahlah hal itu dengan hal-hal tentang Tuhan.

Memuliakan Tuhan dengan kebiasaan makan dan minum yang kita konsumsi harus muncul dari kesadaran kita akan siapa kita dan siapa Tuhan. Kita diberi tubuh untuk dijaga dan untuk menjaganya kita butuh menerapkan pola hidup sehat.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami