Lawan Acne Shaming, Raper Yacko dan Musisi Mardial Luncurkan Lagu Berjudul ‘Win the Fight’

Lawan Acne Shaming, Raper Yacko dan Musisi Mardial Luncurkan Lagu Berjudul ‘Win the Fight’

Claudia Jessica Official Writer
100

Ternyata selain body shaming, rupanya kita masih akrab juga dengan acne shaming. Kampanye dari sebuah brand kecantikan dan kesehatan, menggandeng Yacko dan Musisi Mardial yang bertajuk ‘AlamiLawanJerawat’.

Dikutip dari urbanasia, Yacko mengatakan “Selain body shaming, satu hal lain yang paling gue benci adalah acne shaming. Jadi, gue sangat antusias dapat berkesempatan untuk bekerjasama dengan Himalaya, menyampaikan suara gue, dan menunjukkan dukungan gue kepada seluruh pejuang jerawat dalam perjuangan sehari-hari mereka melawan jerawat dan stigma yang menyertainya.”

Lagu ‘Win the Fight’ ini berisikan pesan solidaritas kepada para pejuang jerawat dalam mengatasi masalah jerawat yang dapat mempengaruhi kesehatan mental. Adapun lagu ini ditulis oleh Yacko sendiri dalam dua hari dan aransemen musiknya ditangani oleh Mardial yang memahami karakter music dari Yacko.

“Lagu ini sebetulnya mengandung pesan yang sangat sederhana, yaitu jangan biarkan hal negatif mengalahkan kamu. Selain itu, lagu ini juga bermaksud untuk menghibur semua pejuang jerawat, bahwa mereka tidak sendiri, dan mereka melalui ini bersama-sama dan mendapat dukungan kita,” tambahnya.

Yacko sendiri ternyata pernah mengalami acne shaming ketika masa sekolah.

“Pas lagi SMA pernah diketawain dan diejek itu jerawat apa bakwan. Mendengar itu, aku sempat kesal. Karena sebetulnya jerawat itu tidak bisa diselesaikan dalam sehari, tapi bisa bertahun-tahun dan terkadang bikin yang bersangkutan merasa stress,” kata Yacko yang dikutip dari kumparan.com.

Dari pengalamannya inilah, Yacko menulis lirik untuk lagu ‘Win the Fight’.

Melalui kampanye ini, Yacko berharap agar orang menyadari acne shaming dan dapat menghentikannya. Yacko juga meng-encourage para pejuang jerawat bahwa memiliki jerawat adalah hal yang wajar dan jerawat bukanlah sesuatu yang harus ditutupi atau bahkan merasa malu.

"Gue berharap bahwa orang-orang akan lebih peduli bahwa it’s okay to have acne, dan acne shaming adalah sesuatu yang tidak bisa ditoleransi," katanya.

Mungkin saat ini kita juga masih kerap melakukan acne shaming pada teman-teman kita tanpa sadar. Acne filter yang ada di sosial media atau kamera pun kerap kali disalahgunakan oleh para penggunanya.

Ayo kita lebih peka lagi dan menghargai para pejuang jerawat. Jerawat adalah hal yang wajar dialami oleh semua orang. Tidak perlu malu, apalagi mengejek orang-orang yang berjerawat. Di mata Tuhan, kita semua ini berharga.

Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami