Pernyataan PGI Terkait Ledakan Lebanon, Ajak Lembaga Internasional dan Gereja Untuk Bantu

Pernyataan PGI Terkait Ledakan Lebanon, Ajak Lembaga Internasional dan Gereja Untuk Bantu

Puji Astuti Official Writer
324

Pada Kamis, 6 Agusutus 2020 lalu, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) membuat pernyataan resmi terkait ledakan besar di Beirut, Lebanon yang terjadi pada 4 Agustus 2020. 

Selain menyampaikan rasa simpati dan dukacita kepada keluarga para korban, PGI juga mendoakan agar keluarga korban diberi kekuatan oleh Tuhan dan mengajak lembaga-lembaga kemanusiaan internasional dan gereja-gereja untuk memberi bantuan. Pernyataan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum MPH PGI, Pdt.Gomar Gultom dan Sekretaris Umum Pdt.Jacklevyn F. Manuputty.

Berikut adalah pernyataan lengkapnya : 

Ledakan besar yang terjadi di di Beirut, Libanon pada tanggal 4 Agustus 2020 telah menyebabkan setidaknya 135 orang meninggal dan melukai lebih dari 5,000 orang. Sumber ledakan diduga dari meledaknya 2.750 ton amoniun nitrat yang tersimpan di dalam gudang, dalam kondisi tidak aman. Menyikapi hal tersebut, Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia menyatakan:

Menyampaikan simpati dan dukacita mendalam bagi keluarga korban tragedi ledakan di Beirut. Kejadian ini menambah beban bagi keluarga dimana saat ini seluruh warga dunia dalam keadaan tertekan secara psikologis dan ekonomi akibat pandemi Covid

Kami berdoa kiranya keluarga korban mendapat kekuatan dan bagi yang sedang dalam perawatan agar memperoleh kesembuhan.

Menyesalkan adanya dugaan penyimpanan bahan kimia yang tidak aman selama enam tahun dan sangat membahayakan lingkungan di sekitar pelabuhan yang merupakan gudang penyimpanan. Hal ini merupakan salah satu kelalaian negara yang tidak memberikan rasa aman bagi warga.

Sebelum ledakan ini, Libanon berada dalam situasi krisis moneter yang buruk dan saat ini diperburuk lagi oleh ledakan bom yang menghancurkan rumah-rumah warga, gedung-gedung dan fasilitas publik lainnya seperti pelabuhan yang merupakan pintu masuk kebutuhan warga Libanon.

Meminta lembaga-lembaga kemanusiaan internasional dan gereja-gereja dimanapun berada untuk membantu proses pemulihan pasca ledakan ini dengan memberikan dukungan solidaritas dalam bentuk doa, daya dan dana.

Demikian ungkapan solidaritas ini disampaikan, kiranya pemerintah dan warga Libanon dapat melewati masa sulit ini dan senantiasa berdoa agar diberi hikmat dan kekuatan.

Jakarta, 6 Agustus 2020

MPH PGI

Pdt. Gomar Gultom

Ketua Umum

Pdt. Jacklevyn F. Manuputty

Sekretaris Umum

Surat pernyataan tersebut dirilis melalui laman resmi PGI, yaitu PGI.or.id pada Jumat, 7 Agustus 2020 lalu. 

Baca juga : 

Sebelum Rumah Ibadah Dibuka, PGI Himbau Gereja dan Jemaat Kristen Patuhi Panduan Ibadah Ini...

Responi Pelecehan Seksual di Lingkungan Gereja, PGI Sudah Buat Panduan Gereja Ramah Anak

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami