Selain Bikin Laporan Jadi Rapi, Ini 4 Manfaat Lain Memisahkan Rekening Pribadi dan Usaha

Selain Bikin Laporan Jadi Rapi, Ini 4 Manfaat Lain Memisahkan Rekening Pribadi dan Usaha

Claudia Jessica Official Writer
355

Pemilik usaha kecil atau menengah sering kali melakukan sebuah kesalahan yang terlihat sepele namun, memiliki dampak yang cukup besar bagi usahanya, yakni: tidak memisahkan rekening pribadi dan rekening bisnis sehingga uang pribadi dan uang bisnis pun tercampur.

Ketika uang pribadi bercampur dengan uang bisnis, hal-hal seperti dana bisnis yang digunakan untuk keperluan pribadi sering kali terjadi sehingga membuat laporan keuangan usaha menjadi rancu dan berantakan.

Memisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis dapat membuat laporan akan menjadi lebih jelas dan rapi. Tidak hanya sampai disana, dengan memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, kamu dapat 4 benefit ini:

1. Menghindari kebangkrutan

Bangkrut merupakan mimpi buruk bagi semua pengusaha. Mencampurkan keuangan pribadi dengan bisnis dapat menimbulkan persepsi bahwa kamu memiliki uang yang cukup banyak.

Kamu bisa saja menggunakan uang bisnismu untuk memenuhi kebutuhan pribadi. Sehingga ketika kamu membutuh uang untuk bisnis, uangnya sudah terlanjur habis terpakai.

2. Sebagai acuan untuk mengevaluasi kinerja usaha dan ekspansi bisnis

Ketika keuangan pribadi dan bisnis telah dipisahkan, kamu pun dapat membuat laporan dengan lebih mudah dan lebih jelas. Berdasarkan laporan tersebut, kamu bisa mengetahui secara pasti total pendapatan dan laba bersih dari usaha tersebut. Kamu bisa mengevaluasi hasil bisnis dengan laporan yang kamu miliki.

Usaha yang semakin berkembang berpotensi untuk mendapatkan omset yang lebih besar. Siapa tahu bisnis kecil-kecilan atau bisnis yang iseng kamu lakukan ini justru merupakan langkah awal kesuksesan finansial kamu.

3. Image profesional

Memisahkan rekening usaha dan rekening pribadi juga dapat meningkatkan citra usaha kamu. Mungkin saat ini kamu beranggapan bisnis kecil-kecilan yang kamu jalankan hanya sebagai sampingan atau hobi.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, usaha yang sedang kamu jalani ini mungkin saja langkah awal karirmu dalam dunia bisnis.


Baca juga:

Masih Suka Malas, Begini Caranya Biar Konsisten Bikin Konten Buat Bisnis di Sosial Media

10 Jenis Bisnis Ini Banyak Digeluti Kaum Milenial. Mana yang Bikin Kamu Tertarik?

Keren Cuy! Cuma Dua Bulan Aja Bisnis Cuci Sepatu Shoe Bible Ini Udah Balik Modal Loh!


4. Membuat pajak usaha yang kamu bayarkan sesuai nilainya

Sebagai warga negara yang bijak, tentu saja kita perlu menaati pajak. Apapun bidang usaha yang dijalankan, kamu akan dikenai beban pajak. Pajak dihitung dari laba bersih yang diperoleh dari hasil usaha. Coba bayangkan jika keuangan pribadi kamu disatukan dengan uang usaha.

Ketika perhitungan laba bersih menjadi jelas, besaran pajak yang perlu dibayarkan juga sesuai dengan laba yang murni dari kegiatan usaha.

Tidak hanya membuat pencatatan menjadi lebih rapi, pemisahan keuangan ini ternyata memiliki banyak manfaat mulai dari keberlangsungan bisnis, meningkatkan citra bisnis, hingga perhitungan pajak.

Penerapan manajemen keuangan yang professional penting dilkukan demi keberlangsungan usaha hingga perkembangan usaha itu sendiri. Kamu juga jadi bisa mengetahui secara pasti kondisi bisnismu, apakah untung atau justru merugi.

Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami