Disambut Gembira, Pemerintah Israel Umumkan Penemuan Gereja Berusia 1300 Tahun Ini

Disambut Gembira, Pemerintah Israel Umumkan Penemuan Gereja Berusia 1300 Tahun Ini

Lori Official Writer
858

Kementerian Luar Negeri Israel mengumumkan penemuan baru situs gereja berusia 1300 tahun dekat dengan Situs Transfigurasi Yesus.

Para arkeolog menyampaikan jika gereja kuno itu ditemukan di desa Kfar Kama, Israel atau sekitar dua jam perjalanan dari Yerusalem utara. Dari segi bentuknya, gereja itu dibuat dengan lantai mosaik berisi hiasan.

"Penemuan baru mengisyaratkan pentingnya desa Kristen yang menetap di periode Bizantium dekat dengan Gunung Tabor, sebuah situs yang memiliki makna keagamaan penting bagi agama Kristen, yang diidentifikasi sebagai situs Transfigurasi," demikian disampaikan dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri Israel.


Baca Juga:

5 Penemuan Arkeologi di 2017 Ini Bikin Geger Karena Berhubungan Dengan Fakta Alkitab

 

Inilah 10 Situs Arkeologi Paling Ikonik di Israel, Banyak Ungkap Sejarah dari Alkitab Loh!


Penggalian ini sendiri dikerjakan untuk tujuan pembangunan taman bermain. Namun dalam prosesnya, penggalian yang dipimpin oleh arkeolog Nurit Feig ini menemukan bahwa bekas gereja tersebut memiliki halaman yang luas, aula dan juga serambi yang megah.

“Di gereja ini terdapat tiga ceruk doa. Sementara sebagian besar gereja ditandai oleh satu ceruk doa. Bagian tengah gereja dan gang-gang dihiasi dengan mosaic yang sebagian masih utuh. Dekorasi warna-warninya sangat menonjol, menggabungkan pola geometris dan pola bunga biru, hitam dan merah,” kata Nurit Feig.

Selain itu, mereka juga menemukan ruang kamar yang berada di dekat gereja.

Sebelumnya, para arkeolog juga pernah menemukan gereja kecil dan dua kapel di Kfar Kama di awal tahun 1960-an. Mereka meyakini jika itu adalah gereja lokal. Sementara gereja yang baru ditemukan saat ini adalah bagian dari biara kontemporer yang terletak di pinggiran desa tersebut.

Berdasarkan kisah Alkitab dalam Matius 17, transfigurasi Yesus terjadi di atas gunung dan disaksikan oleh Petrus, Yakobus dan Yohanes. Wajah Yesus bersinar dan pakaiannya putih seperti cahaya. Di sana mereka menyaksikan Yesus sedang bersama Musa dan Elia.

Kemungkinan besar kisah inilah yang membuat desa tersebut dipenuhi dengan sejarah kekristenan. Dan dengan penemuan ini, kita bisa belajar lebih banyak tentang sejarah kekristenan ya.

Sumber : Christianheadlines.com

Ikuti Kami