Sering Cuti Karena Sakit? Penyebabnya Bisa Jadi Karena Kebiasaan Kerja yang Buruk Ini

Sering Cuti Karena Sakit? Penyebabnya Bisa Jadi Karena Kebiasaan Kerja yang Buruk Ini

Lori Official Writer
296

Dalam kehidupan kita dituntun melakukan banyak hal, mulai dari bekerja, mengatur kehidupan pribadi dan urusan lainnya. Lingkaran ini pun lambat laun bisa jadi penyebab seseorang menjadi frustrasi dan berujung pada munculnya beragam penyakit.

Bagi para pekerja yang rumahnya jauh dari kantor tentu harus bangun pagi-pagi benar dan berangkat kekantor. Bahkan sebelum pikiran belum bisa berpikir jernih, kita sudah dituntut untuk mempersiapkan segala sesuatunya sebelum berangkat. Kadang kala kita juga harus memaksa diri untuk bekerja walaupun pikiran dan tubuh kita gak sejalan. Kita jauh lebih mengutamakan pekerjaan dibandingkan dengan kesehatan.

Kebiasaan kurang mengatur waktu dan kesehatan mungkin jadi penyebab utama dari gangguan kesehatan. Pola hidup yang tidak sehat, seperti kurang olahraga, pola makan yang buruk dan kurang istirahat, ditambah dengan tuntutan pekerjaan yang besar biasanya jadi penyebab utama para pekerja jatuh sakit. Kita pun mulai meresponi kondisi tubuh setelah kondisi kita mulai benar-benar sakit dan memilih untuk cuti kerja.

Lupa Menjaga Kesehatan?

Sebuah artikel yang ditulis di situs Community, menulis bahwa menjaga kesehatan fisik memang hal yang sangat penting. Tapi ada banyak orang yang lupa kalau ternyata menjaga kesehatan emosional dan mental juga sama pentingnya. Tubuh kita sangat penting, tapi emosional dan mental juga sama pentingnya. Karena saat kedua bagian ini sehat, maka kita pun bisa beraktivitas jauh lebih maksimal.

Sebagian orang yang punya load pekerjaan yang banyak mungkin akan merasa sulit untuk bahagia dan sehat di tempat kerja. Waktu kita merasa gak bahagia, saat itulah kondisi kesehatan mulai menurun dan secara langsung akan berdampak pada penurunan produktivitas kerja.

Jadi, walaupun mungkin kita sudah cukup menjaga kesehatan fisik dengan olahraga atau makan yang baik, kita juga perlu menjaga kesehatan emosional dan mental kita dengan baik.


Baca Juga:

Buat Para Pekerja, Tetap Waspada Jaga Kesehatan Selama Wabah Corona Pakai 7 Langkah Ini

Cuma Nganggur Aja di Rumah? Pakai Waktumu Kembangkan Diri Dengan 4 Soft Skill Ini Yuk...


Untuk kamu yang mungkin belakangan ini harus bolak balik cuti kerja karena sakit, mungkin perlu mengubah kebiasaan hidupmu sepenuhnya dengan langkah-langkah ini.

Langkah Menjaga Kesehatan Fisik

Kesehatan fisik adalah tentang merawat tubuh kita seluruhnya. Saat kondisi fisikmu sehat tentunya kamu akan punya banyak energi untuk melakukan banyak hal. Sebaliknya, saat kondisi fisik kurang baik maka kamu akan sangat mudah mengalami kelelahan karena kurang energi. Hal inilah yang membuat kehidupan karir kita menjadi buruk.

Jadi supaya tetap sehat secara fisik, ada baiknya membiasakan diri dengan melakukan hal ini:

- Tidur yang cukup. Tidur sangat penting untuk memberikan energi pada fisik. Karena itu sangat dianjurkan untuk selalu mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap harinya.

- Olahraga. Olahraga membantu bagian fisik kita lebih aktif bergerak. Olahraga menjadi penting karena nosa melepaskan hormon endorfin yang membuat suasana hati kita menjadi buruk. Jadi akan sangat baik bagi kondisi fisikmu untuk mendapatkan olahraga di pagi atau sore hari. Atau saat bekerja, kamu bisa meluangkan waktu untuk berjalan ke luar dan menikmati udara segar.

- Bawa bekal makan siang. Supaya gak terburu-buru di pagi hari, sediakanlah makanan yang siap untuk diolah atau dibawa untuk bekal makan siang. Dengan membawa bekal makan, kamu juga tidak akan tergoda untuk membeli makanan yang kurang sehat dari luar.

- Minum banyak air dan hindari kopi. Ada banyak pekerja yang memilih banyak minum kopi supaya tetap segar selama mengerjakan pekerjaannya. Sayangnya teori ini jelas-jelas salah. Minum kopi tetap membantu asal konsumsinya dibatasi setiap hari. Misalnya hanya meminum maksimal 2 gelas sehari dan selebihnya memperbanyak minum air. Itu baru kebiasaan yang baik.

Kesehatan Emosional

Selain sehat secara fisik, sehat secara emosional juga sangat berguna untuk membantumu mengerjakan semua pekerjaan kantor dengan baik. Jika kamu sehat secara emosional, maka kamu bisa menjaga hubungan dengan orang lain dengan baik.

Kondisi emosional yang sehat juga akan membantumu terhindar dari pikiran negatif yang berujung pada rasa frustrasi dan depresi.

Untuk menjaga kesehatan emosional, ada baiknya melakukan beberapa hal ini:

- Ngobrol bareng rekan kerja. Ambillah waktu untuk mengobrol atau bercerita dengan rekan kerja di sela-sela jam makan siang. Hal ini penting untuk membantumu melampiaskan semua emosi atau perasaan yang mulai membebani pikiranmu.

- Buat daftar rencana. Kesehatan emosional bisa dijaga dengan membuat setiap daftar rencana yang teratur setiap hari. Dengan itu kamu bisa memfokuskan pikiran pada setiap bagian penting yang harus kamu selesaikan setiap hari.

- Minta bantuan. Ada banyak pekerja yang stress sendiri karena dibebani pekerjaan yang sulit mereka selesaikan. Akibatnya, bukan hanya menyebabkan frustrasi, tapi beban itu bisa terbawa-bawa sampai ke rumah dan menyebabkan gak bisa tidur. Karena itulah penting untuk punya keterbukaan tentang masalah pekerjaan. Akan sangat menolong kalau kamu mau meminta bantuan dari orang lain.

Kesehatan Mental

Kesehatan mental bicara tentang bagaimana kamu berpikir tentang dirimu dan bagaimana sikapmu dalam menghadapi kehidupan sehari-hari. Kesehatan mental yang buruk bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti kesehatan fisik yang buruk. Waktu kesehatan mental menurun, sistem kekebalan tubuh dan emosi juga akan turun.

Jadi supaya kesehatan mental gak menyebabkan penyakit, kamu perlu melakukan beberapa hal ini:

- Bagikan kondisimu dengan rekan kerja. Stress dan pikiran negatif bisa membuatmu menjadi tidak bahagia dan sulit untuk bekerja dengan fokus. Karena itulah, penting untuk membagikan kondisi yang sedang kamu alami kepada rekan kerja lainnya. Mereka mungkin bisa membantumu. Tapi kalau masalahnya terbilang cukup besar, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan orang yang lebih ahli.

- Ambil waktu istirahat. Percaya atau tidak, memaksakan diri bekerja hanya akan membuat kreativitas kita hilang dan membuat pikiran mulai tertekan. Supaya tetap sehat selama bekerja, sangat penting untuk mengambil waktu istirahat. Misalnya, berjalan-jalan sebentar, keluar atau mengobrol dengan rekan kerja.

- Tegas katakan tidak. Kamu gak harus membuktikan diri sebagai pekerja terbaik dengan membebani diri sendiri load pekerjaan yang terus bertambah. Karena dampaknya justru bisa membuatmu pusing dan terbeban sendiri karena pekerjaan yang kamu tangani sudah di luar kapasitasmu. Karena itu, adalah baik untuk tegas berkata ‘Tidak’ jika diberikan tambahan pekerjaan lain.

- Kasih dirimu sendiri reward. Tujuan kita bekerja adalah untuk menikmatinya juga. Sayangnya, ada banyak orang yang terjebak dengan memaksakan diri fokus bekerja dan lupa untuk menikmatinya. Kondisi inilah yang banyak menimbulkan gangguan mental yang berujung pada stress dan depresi. Jadi, penting untuk mengingat kalau kamu juga berhak menikmati reward dari hasil kerjamu sendiri. Misalnya, memanjakan diri dengan pergi ke spa atau refleksi, beli makanan spesial yang enak untuk membuat kita merasa bahagia.

Bahkan di tengah pandemi ini pun, kita disarankan untuk selalu menjaga kesehatan. Gak perlu melakukan hal-hal yang terlalu besar, cukup dengan kembali mengatur kebiasaan sehari-hari saja. Misal dengan olahraga, makan sehat, tidur cukup dan juga menjauhkan pikiran dari beban pekerjaan.

Tuhan memberikan setiap orang karunia untuk menikmati hidup dan hasil pekerjaan kita. Jadi mari menikmatinya dengan fisik, emosional dan mental yang sehat.

"Dan bahwa setiap orang dapat makan, minum dan menikmati kesenangan dalam segala jerih payahnya, itu juga adalah pemberian Allah." – Pengkhotbah 3: 13

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami