Bukan Bertengkar, 3 Tips Ini Bantu Satukan Perbedaan Dengan Pasangan

Bukan Bertengkar, 3 Tips Ini Bantu Satukan Perbedaan Dengan Pasangan

Lori Official Writer
1139

Di awal pernikahan, semua pasangan pasti punya harapan tersendiri dari pasangannya.

Dan seiring berjalannya waktu, setelah tinggal dan hidup bersama, salah satu atau kedua belah pihak mulai menyadari ada muncul banyaknya hal diluar dari yang mereka tahu tentang pasangannya. Parahnya, hal ini jadi awal dari pertengkaran dan masalah dalam rumah tangga.

"Dari manakah datangnya sengketa dan pertengkaran di antara kamu? Bukankah datangnya dari hawa nafsumu yang saling berjuang di dalam tubuhmu?" (Yakobus 4: 1)

Pertengkaran dalam rumah tangga bisa muncul karena harapan yang kita taruh kepada pasangan. Dan waktu harapan itu gak terpenuhi, kita memilih untuk menuntut pasangan jadi apa yang kita mau. Hal inilah yang kita sebut dengan keegoisan dimana kita saling berjuang dengan keinginan sendiri dan cenderung membenarkan diri sendiri.

Gak ada manusia yang benar-benar sempurna, termasuk pasangan kita. Akan selalu ada perbedaan walaupun kalian tampak sama dalam beberapa hal. Jadi, belajarlah untuk satukan perbedaan dengan 3 tips ini.

1. Daripada Kecewa dan Makan Hati, Belajar Untuk Melepaskan Harapanmu yang Kita Taruh ke Pasangan

Harapan yang kita taruh kepada pasangan bisa saja gak sejalan dengan harapan yang Tuhan mau.

Daripada kita kecewa, mari merelakan harapan itu dan mulai menerima kekurangan pasangan. Berdoa juga supaya Tuhan yang menuntun pasanganmu menjadi apa yang Dia inginkan. Bukan yang menurutmu baik tapi menurut Tuhan.

2. Perbedaan Akan Menguji Kesabaran, Tapi Pilihlah Untuk Tetap Rendah Hati

“Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera...” (Efesus 4: 2-3)

Seorang istri bisa jadi geram waktu pasangannya gak melakukan apa yang dia minta. Apalagi kalau dia sudah memintanya berulang kali. Kita bisa bayangkan akhirnya bagaimana. Pasti istri akan mulai meledak karena hilang kesabaran.

Pastinya waktu pasangan gak memenuhi harapan kita, kita akan mulai kesal dan hilang kesabaran. Tapi Tuhan meminta kita untuk melakukan sebaliknya yaitu tetap bersabar dan rendah hati. Kenapa? Karena dengan cara itulah seorang istri menunjukkan karakter Kristus dan memuliakan Tuhan melalui pernikahan.


Baca Juga: 

Jalani Tahun Pertama Menikah di Tengah Pandemi, Gimana Caranya?

 

Untuk Para Istri, Ini 4 Alasan Ucapanmu Pengaruhi Kebahagiaan Suami


3. Saling Mendukunglah di Tengah Perbedaan

Gak sedikit suami istri punya banyak perbedaan. Mereka bisa saja beda secara pikiran, karakter, kebiasaan dan bahkan hobi.

Saat suami istri dipersatukan dalam ikatan pernikahan, itu artinya mereka jadi satu daging dan satu tujuan. Gak peduli berapa banyak perbedaan diantara mereka, baik suami maupun istri harus bisa saling merangkul dan mendukung satu sama lain.

Tuhan gak akan pernah menyatukan dua pribadi yang persis sama. Karena itu, dia melengkapinya dengan beberapa bagian yang berbeda. Supaya keduanya bisa saling melengkapi.

Gak ada yang lebih indah daripada kesatuan di tengah perbedaan. Karena bahkan Tuhan memanggil suami dan istri untuk melakukan perannya masing-masing. 

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami