3 Langkah Menumbuhkan Pernikahan yang Membawa Orang Lain kepada Kristus

3 Langkah Menumbuhkan Pernikahan yang Membawa Orang Lain kepada Kristus

Claudia Jessica Official Writer
780

Pernikahan dirancangan oleh Allah untuk menjadi saksi bagi gambar-Nya. Pernikahan juga dirancang untuk membawa pasangan menjadi lebih dekat kepada Kristus.

Dibutuhkan sifat murah hati untuk membuat pernikahan mencerminkan Injil dan kasih Allah. Kemudian, bagaimana cara unutk menjaga pernikahan kita sehingga menjadikan pasangan kita mendekat kepada Kristus?

1. Berkomitmen untuk Mendorong dan Mendukung Pasangan

Sulitnya pergumulan yang dihadapi tidak terhitung jumlahnya dan tidak terbendung. komitmen untuk berbicara tentang dorongan, kebenaran, rahmat, dan penghiburan atas pasanganmu ketika kamu melewati masa-masa sulit adalah salah satu cara pertama dan terpenting pernikahan kami dapat membawa orang lain lebih dekat kepada Kristus.

Pada saat-saat ketika kamu melihat pasanganmu mengalami tekanan di bawah beban dunia, mungkin bertindak atau berbicara dapat  menyakitkan bagimu.

Kamu bisa menjadi pendukung bagi orang yang Tuhan rancang untuk menjadi (bukan mendukung perilaku yang buruk, tetapi untuk orang) pribadi yang lebih baik.

Ini adalah hal yang hilang dalam pernikahan Ayub tetapi Tuhan masih menggunakan Ayub sebagai saksi. Meskipun Ayub dan istrinya melewatkan kesempatakan untuk mengalami dan digunakan oleh Allah karena kepahitannya.

2. Berikan Hati yang Percaya dalam Pernikahanmu

Seperti Sara dan Abraham yang melalui masa-masa sulit menavigasi rencana Allah dalam hidup mereka, mungkin saat ini kamu juga masih mencari tahu tujuan dan panggilan pernikahanmu.

Mereka hidup dengan keinginan untuk memiliki anak namun mereka kesulitan karena berusaha sendiri tanpa mengandalkan Tuhan. Ini adalah tekanan besar bagi mereka.

Bahkan rasa takut Abraham pada waktu itu membuat ia berbohong atas kebenaran tentang Sara, istrinya kepada Firaun agar ia tidak dibunuh. Sara percaya kepada Tuhan dan suaminya. Bagaimana mereka melewati masa yang sukar itu?

Abraham dan Sarah dikenal sebagai ayah dan ibu dari iman kita. Kemampuan mereka untuk memercayai Tuhan dan satu sama lain melalui semua rintangan demi rintangan kehidupan adalah penting bagi Tuhan untuk menggunakan pernikahan mereka untuk menarik orang lain kepada-Nya.

3. Pusatkan Pernikahanmu pada Tuhan dan Orang Lain yang Mampu Mendorong Pernikahanmu ke dalam Pelayanan

Ketika Paul membutuhkan pekerjaan untuk menghidupi dirinya sendiri, ia membuat tenda dan akhirnya bekerja dan tinggal bersama Priskila dan Akwila. Mereka menemaninya dalam perjalanan misionaris hingga akhirnya tinggal di satu kota dan Paulus pergi ke kota lainnya.

Mereka berdua membesarkan hati dan mengoreksi seorang pemuda beriman yang bersemangat yang kemudian pergi untuk menginjili lebih banyak orang demi Kristus.

Mereka adalah contoh luar biasa yang harus dipelajari oleh setiap pasangan yang saleh dan bercita-cita menjadi seperti mereka.

Jadilah pasangan yang bekerja bersama untuk membangun orang lain! Pernikahan dapat menjadi penyegaran dan dorongan bagi orang lain jika kita memperbaiki fokus kita pada tujuan kemuliaan Tuhan.

Mereka tidak keluar untuk mencari pekerjaan Tuhan, tetap Dia membawanya kepada mereka. Mereka hanya tersedia dan bersedia untuk melakukannya.

Sumber : crosswalk.com

Ikuti Kami