Lori

Official Writer
1018


Kalau kita baca kisah-kisah di dalam Alkitab, sebagian besar tokoh-tokoh penting berjuang untuk mendapatkan anak. Uniknya, mereka justru harus mendapatkan anak di usia mereka yang sudah tua. Sebut saja Abraham dan Sara, Zakharia dan istrinya, Hana, Manoah dan istri, Ayub dan Ribka.

Hal ini membuktikan bahwa Tuhan memandang seorang anak sebagai sesuatu yang sangat penting. Kita percaya bahwa saat Tuhan mempercayakan seorang anak kepada pasangan suami istri, itu artinya Dia punya rencana atas anak tersebut. Karena itulah peran orangtua sangat diperlukan dalam tumbuh kembang seorang anak sampai dia beranjak dewasa dan siap melakukan tanggung jawabnya sendiri. Bahkan Yusuf dan Maria diberikan kepercayaan kepada Tuhan untuk merawat dan membesarkan Yesus sampai Dia dewasa dan memulai pelayanan-Nya.

Saat Tuhan mmepercayakan pasangan menikah seorang anak, Tuhan tentu saja mengharapkan orangtua menjadi teladan yang baik bagi anak. Dan beberapa tokoh Alkitab ini membuktikan bahwa mereka mau belajar dan dibimbing untuk menjadi orangtua yang terbaik yang pernah tercatat dalam Alkitab.

Hana, Ibu Samuel

Hana adalah salah satu wanita yang paling menginspirasi dalam Alkitab. Meskipun sudah begitu lama menantikan seorang anak, namun Hana rela mempersembahkan putra sulungnya Samuel kepada Tuhan sejak dia lahir. Sepanjang hidupnya Samuel pun melayani Tuhan. Yang bisa kita pelajari dari Hana adalah bahwa dia punya iman yang teguh dan kerelaan hati untuk menyerahkan hal paling berharga yang dia punya untuk Tuhan dan kehendak-Nya.

Yusuf, Ayah Yesus

Bayangkan kalau pasanganmu memberi tahu kalau dia mengandung anak Allah. Dalam posisi Yusuf, saat itu dia mungkin tidak dengan mudah bisa menerima keadaan Maria. Tapi sebagai pria yang juga percaya Tuhan, dia mengambil peran dalam rencana Tuhan atas dunia. Dia percaya kepada Maria dan dengan setia mendampingi istrinya sampai bayi Yesus lahir sebagaimana telah dinubuatkan sejak lama.

Sebagai orangtua, segala sesuatunya gak akan selalu berjalan sesuai dengan rencana. Aka nada hal-hal yang tidak masuk akal terjadi. Tapi di situlah kita perlu mengandalkan iman dan percaya sepenuhnya kepada Tuhan dan janji-janji-Nya.

Jadi, jika kamu menyadari bahwa anak yang dipercayakan Tuhan saat ini adalah bagian dari kehendak Tuhan, maka ambil bagianlah untuk menjadi sosok orangtua yang menghantar anak kepada kehendak Tuhan.


Baca Juga:

5 Langkah Sederhana Ajarkan Si Kecil Jadi Penginjil Sejak Belia

Punya Iman Kecil Tapi Berdampak, Belajar dari Ibu dan Nenek Dalam Alkitab Ini


Abraham, Ayah Ishak

Ini adalah salah satu kisah Alkitab yang melegenda. Abraham dan Sara secara usia bisa dibilang harusnya tak lagi mungkin punya anak. Tapi karena rencana Tuhan atas bangsa Israel, dia pun mempercayakan seorang anak atas mereka yang kemudian dinamakan Ishak.

Kehadiran Ishak sendiri menjadi sukacita yang besar bagi kedua orangtuanya. Tapi menjadi orangtua ternyata gak semudah yang dibayangkan Abraham. Tuhan sendiri bahkan menuntut Abraham untuk menyerahkan Ishak sebagai persembahan baginya.

Bayangkan jika kamu adalah seorang ayah dan berada di posisi Abraham, apakah kamu rela menyerahkan anak semata wayangmu untuk disembelih dan diserahkan kepada Tuhan? Gak ada orangtua yang akan rela melakukan hal gila semacam itu.

Tapi tidak dengan Abraham. Dia memilih taat kepada Tuhan. Dari ketaatan itulah Tuhan menunjukkan keadilan dan kasih-Nya kepada Abraham. Abraham adalah contoh orangtua yang punya iman yang begitu teguh yang pernah dicatat dalam Alkitab.

Eunice, Ibu Timotius

Timotius adalah salah satu murid dari Rasul Paulus. Melalui iman Eunice kepada Tuhan, dia mampu mendidik Timotius menjadi seorang anak berkarakter pemimpin dan yang begitu mengasihi Tuhan. Dia tahu tujuan hidupnya melalui pengasuhan seorang Eunice.

Bahkan Eunice sendiri dimuji oleh Paulus karena mampu mendidik sosok pria seperti Timotius yang begitu mengasihi Tuhan. Iman dan doa Eunicelah yang diyakini membentuk Timotius menjadi pribadi yang mau dipakai Tuhan untuk menggembalakan banyak orang bersama Paulus.

Sebagai orangtua, keempat tokoh Alkitab ini mengajarkan kita tentang bernilainya seorang anak bagi Tuhan. Mereka juga menyadari betul bahwa anak yang dipercayakan atas mereka asalnya dari Tuhan. Sehingga dengan iman mereka rela melakukan apapun yang Tuhan kehendaki atas anak-anak mereka.

Apakah kamu sudah melakukan hal yang sama? Mari untuk tetap beriman dan berdoa atas anak-anak kita dan meminta Tuhan untuk membimbing setiap proses pengasuhan terhadap anak supaya mereka sampai pada tujuan akhir dari Tuhan.

"Sesungguhnya, anak-anak lelaki adalah milik pusaka dari pada TUHAN, dan buah kandungan adalah suatu upah." (Mazmur 127:3)

Sumber : Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7241

Banner Mitra Juli 1-2