Mulai Boring di Rumah Selama Masa Isolasi? Atasi Dengan 5 Cara Dari Yesus Ini…

Mulai Boring di Rumah Selama Masa Isolasi? Atasi Dengan 5 Cara Dari Yesus Ini…

Lori Official Writer
1239

Memasuki bulan pertama aturan tinggal di rumah, ada banyak orang yang mulai merasa bosan. Tapi ingatlah bahwa gak hanya kamu yang merasakan hal yang sama.

Bagi sebagian orang rasa bosan bisa membuat mereka jadi tertekan, mulai stress, kesepian dan depresi. Ada juga yang mulai cemas berlebihan dan berujung pada gangguan tidur.

Tapi pertanyaannya, sebagai orang Kristen apakah kita gak punya lebih banyak ide untuk mengusir rasa bosan dan kecemasan kita?

Sebagai orang-orang yang sudah diberikan ide dan kreativitas yang luar biasa, kenapa kita gak mencoba mengubah kebosanan kita dengan sesuatu yang bermanfaat?

Kenapa kita gak melihat apa yang bisa kita pelajari dari kehidupan sehari-hari kita dan meneladani cara Yesus mengatasi keadaan yang tidak menyenangkan?

Tahukah kamu bahwa Yesus sendiri hidup di tengah zaman yang gak menyenangkan. Di masa itu ada banyak pergolakan.

Orang-orang Yahudi tinggal di negeri mereka sendiri. Tapi mereka menderita di bawah tirani gubernur yang ditunjuk Romawi. Akibatnya mereka tidak bisa hidup bebas dengan cara mereka sendiri. Kemiskinan merasa lela karena pemerintah menetapkan pajak yang tinggi dan korupsi yang merajalela.

Para pemimpin agama Yahudi yang berpengaruh sendiri ikut melakukan praktik korupsi. Di tengah-tengah kendala yang sulit ini, Yesus menjalani kehidupan yang tenang dan menawarkan secercah harapan di tengah masa-masa yang gelap.

Dia adalah Anak Allah dan keilahian-Nya menjadikan Dia sebagai Terang Dunia. Tapi bagaimana Dia menjalani hidup seperti itu? Apa yang Yesus lakukan setiap hari sehingga Dia memberikan pengaruh dan perbedaan yang besar dalam hidup semua manusia dan bagi orang-orang di sekitar-Nya?

Ini adalah 5 hal yang dilakukan Yesus setiap hari di tengah kesulitan hidup di masa itu.

1. Yesus berdoa setiap hari

Ada dua aspek kehidupan doa pribadi Yesus yang sangat menonjol yaitu Dia menemukan cara untuk menyendiri.

Biasanya, para penulis Alkitab mencatat bahwa Yesus pergi sendirian untuk berdoa. Selama masa karantina, saat rumah kita mungkin penuh dengan orang lain; pasangan, anak dan kerabat lain, kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana kamu bisa menikmati kesendirianmu hanya untuk satu menit saja.

Kamu tetap bisa melakukannya dengan menemukan tempat yang tepat. Entah itu di satu ruangan kosong atau jika tidak ada kamar mandi bisa jadi pilihan.

Perbanyaklah mengambil waktu sendiri dan berdoa menghadap Tuhan. Ambil waktu di pagi-pagi benar, di saat belum ada orang yang terbangun. Kamu juga bisa berjalan ke luar dan menikmati pagi bersama Tuhan di dalam doa.

Dengan mengambil waktu berdoa sendiri, kamu sedang melepaskan semua beban dan rasa lelah yang ada selama masa-masa karantina. Dan terimalah kesegaran baru dari Tuhan.

2. Yesus peduli dengan kebutuhan orang lain

Di masa-masa sulit yang terjadi di masa lalu, tidak membuat Yesus berfokus pada diri-Nya sendiri. Melainkan fokus untuk memenuhi kebutuhan orang lain.

Salah satu kisah yang sangat terkenal di Perjanjian Baru adalah waktu Yesus memberi makan 5000 orang.

Kita juga bisa melakukan hal yang sama terhadap tetangga atau orang-orang di sekitar kita. Yesus memberi makan orang dan memberikan perbedaan. Dan kitapun bisa memastikan orang-orang terdekat kita atau siapapun yang hidupnya tidak beruntung bisa mendapatkan makanan dan kenyang.

Mari temukanlah cara kreatif yang bisa kamu lakukan di masa-masa ini untuk jadi berkat untuk orang lain. Bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan secara fisik, tapi Yesus juga menyembuhkan sakit penyakit orang-orang yang ditemuinya. Kita juga bisa melakukan hal yang sama dengan mendoakan atau menjamah luka atau rasa sakit orang lain.

Bagi kamu yang bekerja di bidang kesehatan, kamu bisa menawarkan pengobatan dengan membagikan obat-obatan. Atau bagi kamu yang bekerja di dunia usaha, kamu bisa membantu dengan cara memproduksi masker untuk kebutuhan masyarakat.


Baca Juga: Inilah Satu-satunya Obat yang Paling Mujarab Untuk Sembuhkan Kesedihan


3. Yesus berbagi dengan orang lain

Banyak di dalam Alkitab menceritakan tentang bagaimana Yesus selalu membuka pembicaraan yang menarik dengan orang lain. Banyak yang tertarik dengan setiap kata-kata-Nya.

Kebiasaan ini tentu saja bisa kita teladani. Dimana di masa ini kita bisa lakukan dengan cara menolong orang-orang yang butuh didengarkan atau butuh dikuatkan lewat percakapan pesan ataupun suara.

Ada banyak orang di luar sana yang butuh teman ngobrol karena merasa kesepian. Dan ada banyak orang yang butuh dikuatkan setiap harinya. Jadilah salah satu dari orang yang mau membagikan kabar sukacita kepada mereka.

4. Yesus berpuasa

Berpuasa bukan hanya topik yang populer bagi kebanyakan orang untuk dibicarakan. Tapi Yesus mempraktikkan hal ini sendiri. Dia berbicara kepada murid-murid-Nya dengan asumsi bahwa mereka melakukannya juga saat Dia berkata dalam Matius 6: 16 dan 17, ‘Ketika kamu berpuasa…’.

Secara medis, bagi orang yang berpuasa selama 24 jam setiap minggu, mereka bukan hanya mengalami penurunan berat badan. Tapi juga merasakan terjadi perubahan dalam mental mereka dimana pikiran akan terasa lebih jernih dan ada banyak energi dalam tubuh yang bertambah.

Missionaris awal, Paulus dan Barnabas berdoa dan berpuasa setiap kali mereka menunjuk para penatua setelah meninggalkan gereja mula-mula (Kisah Para Rasul 14: 23). Dan tentu saja Yesus berpuasa selama 40 hari di padang gurun sebelum memulai pelayanan-Nya.

Di saat-saat yang tak menentu seperti sekarang ini, puasa sambil berdoa bisa mencapai jauh lebih banyak daripada yang bisa kita impikan. Kita bisa meminta Tuhan untuk mengakhiri momok dan juga menggunakannya untuk membawa banyak jiwa kepada Kristus. Kita juga bisa meminta Dia untuk melakukan pekerjaan di dalam kita yang akan meninggalkan hasil yang kekal.

5. Yesus berolahraga dan mengatur pola makan

Saat dalam pelayanan-Nya, Yesus menghabiskan lebih banyak waktu berjalan kaki. Itu adalah kebiasaan masyarakat saat itu.

Jadi, selama di rumah kamu juga bisa berolahraga. Cobalah menggerakkan bagian tubuhmu untuk beberapa waktu, lakukan treadmill, naik turun tangga atau juga jogging di depan rumah.


Baca Juga: Yesus Aja Makan Sehat Loh! Ini 7 Makanan yang Sering Dia Makan…


Selain itu, menjaga pola makan sehat juga sangat penting bagi kesehatan mental. Yesus selalu memakan makanan yang segar dan bernutrisi. Seperti contoh di dalam  Markus 11: 12-14. Dia suka makan buah ara, dimana kita tahu buah ara punya banyak manfaat kesehatan. Selain itu, Yesus juga suka menangkap ikan bersama murid-murid-Nya. Yang pastinya ikan punya nutrisi yang tinggi bagi kesehatan. Jadi tirulah teladan-Nya.

Kita selalu tahu bahwa Yesus adalah teladan iman bagi orang-orang percaya. Sekarang kita sudah melihat bagaimana praktik kehidupan sehari-hari-Nya bisa menjadi inspirasi di masa-masa sulit ini. Jadi, mari mengikuti teladan-Nya.}

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami