Melepas Pekerjaan yang Tidak Lagi Membuatmu Sukacita untuk Masa Depan Yang Penuh Harapan

Melepas Pekerjaan yang Tidak Lagi Membuatmu Sukacita untuk Masa Depan Yang Penuh Harapan

Claudia Jessica Official Writer
942

Lori, seorang agen asuransi setempat yang menintai pekerjaannya.

“Saya menjawab telepon dan memproses pembayaran. Pada dasarnya, hanya mengelola seluruh kantor.”  

Itu mengagumkan. Saya juga memiliki bos yang luar biasa. Dia hebat bagi saya dan saya senang menjadi bagian di kantornya.

Kemudian bosnya pensiun dan penggantinya membuat banyak perubahan dalam cara mengelola pekerjaan mereka.

“Awalnya semua berjalan lancar. Tapi beberapa bulan setelahnya, saya hanya— itu semua menghampiri saya.”

Dan sekarang, setiap seminggu sekali Lori harus bekerja di kantor cabangnya yang jaraknya cukup jauh.

“Segala hal di kantor telah berubah sepenuhnya, pergi ke lokasi yang berbeda, merindukan orang-orang di kota kecil itu. Semuanya sangat berbeda dari sebelumnya. Tidak terasa seperti rumah lagi. Jadi, saya sangat stres. Saya mulai membenci pekerjaan saya.”

Stres mulai memengaruhi kehidupannya di rumah

“Di rumah, saya mengalami kecemasan. Saya benar-benar takut, kamu tahu, bangun untuk bekerja keesokan hari. Saya bahkan menantikan akhir pecan lebih dari yang pernah saya lakukan. Saya tidak bisa tidur. Saya hanya, membuat diri saya sakit.”

Lori berpikir untuk mendapatkan pekerjaan baru, tapi kurangnya pendidikan di perguruan tinggi membuatnya meresa takut untuk mendapatkannya.

“Saya tidak mendapatkan pendidikan yang seharusnya. Saya banyak bermain. Saya merasa seolah semuanya berada di atas kepala saya.

Dalam dua bulan, dia berdoa agar Tuhan menunjukkan rencana-Nya untuk hidupnya.

“Saya terus meminta-Nya untuk berbicara padaku dan memberitahuku apa yang harus kulakukan. Saya berdoa agar Dia memiliki kehendak dalam hidup saya.”

Suatu hari pada Jumat pagi, Lori sudah siap untuk berhenti dari pekerjaannya.

“Bos saya baru memberitahu saya sehari sebelumnya bahwa dia ingin saya berada di lokasi lain 3 hari seminggu. Jadi, saya menjadi sangat emosional. Saya merasa seperti meninggalkan pelanggan saya. Dan saya hanya –saya tahu sudah waktunya untuk pindah.”

Seperti setiap pagi. Lori menyalakan The 700 Club di mejanya. Terry dan Gordon sedang berdoa.

Terry:

Orang lain, kamu sangat tidak puas dengan pekerjaamu, dan kamu menyalahkan diri sendiri karena kamu tidak mendapatkan pendidikan ketika kamu bisa dan seharusnya melakukannya. Kamu hanya bermain saja. Tuhan punya sesuatu yang baru untukmu. Berhentilah melihat apa yang tidak kamu miliki, dan mulailah berterima kasih padaNya bahkan sebelum kamu melihatnya. Itu akan segera datang.

Lori berkata “Saya spontan melompat dan mulai memuji Tuhan. Saya menangis. Jadi benar, hanya itu yang perlu saya ketahui. Karena itu adalah doa pribadi saya dengan Tuhan. Dan saya merasa damai. Saya tahu bahwa Tuhan sedang memberitahu saya bahwa segalanya akan baik-baik saja.”

Selasa minggu berikutnya, Lori mewawancarai agen asuransi lain di dekat rumahnya, dan ditawari pekerjaan pada hari yang sama.

“Suasananya lebih baik. Para wanita yang bekerja dengan saya adalah orang Kristen juga. Dan mereka mudah. Itu juga dekat dari rumah, jadi tidak ada lagi perjalanan (ke kantor cabang). Saya akan berada di satu kantor.”

Lori telah lulus ujian untuk menjadi agen asuransi dengan perusahaan barunya dan menikmati menghabiskan waktu bersama keluarganya. Dia memberikan semua pujian kepada Tuhan.

“Dia memberiku damai. Saya merasakan damai sejahtera. Saya tahu bahwa Dia menginginkanku disini. Saya tidak tahu apa yang akan Dia lakukan, tapi saya percaya, saya tahu dia memeliharaku. Dia baik padaku sepanjang hidupku.”

Jika kamu memiliki pergumulan yang sama seperti Lori jangan khawatir karena Tuhan memiliki rancangan untukmu. Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Jika mebutuhkan teman curhat, kamu bisa menghubungi Sahabat 24 di nomor 0811-9914-240 atau 0817-0300-5566. God bless you!

Sumber : CBN

Ikuti Kami