Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
438


Berbeda dengan anak-anak yang amat bersemangat waktu tiba perayaan Natal. Orangtua, yang udah kerap kali merayakan Natal sudah mulai gak lagi terlalu bersemangat merayakan Natal. Perayaan ini malah dianggap biasa saja.

Waktu orangtua udah mulai menganggap Natal biasa aja, anak akan kemungkinan merasakan hal yang sama. Lambat laun, keluarga akan mulai menghilangkan Natal sebagai perayaan keagamaan besar. Dampaknya? seluruh keluarga akan menganggap kelahiran Yesus bukan hal yang penting dalam karya penebusan umat manusia.

Bagaimanapun, orangtua sebagai orang dewasa yang sudah puluhan kali merayakan Natal harus tetap menularkan semangat Natal bagi seluruh keluarga. Hal ini penting karena dari orangtualah anak belajar tentang sejarah iman orang percaya. Saat sebuah keluarga menyambut Natal dengan spirit penuh sukacita dan gairah penuh, saat itulah makna Natal sedang ditularkan dengan cara yang tepat. Kelahiran memang harus disambut dengan sukacita bukan?

Nah, bagi setiap keluarga yang saat ini mungkin merasa Natal adalah hal yang biasa saja coba bangkitkan kembali semangatnya dengan melakukan beberapa hal ini:

1. Ciptakan tradisi Natal yang baru

Mengikuti tradisi lama selama bertahun-tahun bisa membuat kita bosan. 

Untuk mencegah hal ini, kita perlu menciptakan tradisi Natal yang baru. Misalnya, bagi keluarga yang hanya di rumah selama Natalan bisa mencoba hal baru seperti melakukan hal-hal menantang. Entah itu membuat aksi sosial berbagi bersama atau melakukan liburan khusus buat merayakan Natal secara privasi bersama keluarga.

2. Ciptakan suasana Natal di rumah

Menyetel lagu-lagu Natal atau rohani di rumah selama perayaan Natal akan mendatangkan spirit Natal bagi seluruh keluarga. 

Atau dengan mendekorasi rumah sama-sama di hari Sabtu atau Minggu juga sangat membantu untuk menghadirkan semangat sukacita dan gairah menyambut Natal. Lakukanlah dengan cara yang berbeda dan unik. Misalnya, menghias rumah dengan benda-benda yang dibuat sendiri atau barang-barang bekas yang direcycling jadi ornamen Natal.

3. Undang keluarga, tetangga atau teman segereja

Untuk lebih memeriahkan Natal, buatlah malam Natal sebagai jamuan makan dan momen untuk berbagi bersama orang yang kita kasihi. Undanglah keluarga, tetangga atau teman segereja ke rumah. Di atas meja makan, mulailah percakapan tentang pesan Natal kali ini dalam hidup semua orang. 

Baca Juga: Yuk Rayakan Advent Jelang Natal Bareng Pasangan dan Alami 5 Transformasi Ini!

Mulai dari kesaksjanmu sendiri. Hal ini akan mendorong yang lain menyampaikan kesaksiannya juga.

Kebiasaan perayaan Natal dalam keluarga penting dalam membentuk pola pikir anak soal Tuhan. Jadi, jangan biarkan Natal hanya jadi perayaan yang biasa saja. Sebaliknya, manfaatkan momen ini untuk memberkati dan memperkenalkan Tuhan kepada orang lain.

Sumber : Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Hendriawan Purnama 21 January 2020 - 22:30:41

Sodom

0 Answer

shierly halim 21 January 2020 - 10:16:15

contact us

0 Answer

Enda Napitupulu 19 January 2020 - 12:18:53

Bolehkan kita bekerja di lembaga syariah?

1 Answer


[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Ika Wiji 20 January 2020 - 17:14:09
Mohon bntuan doa dan dukungannya. Saat ini saya se... more..

King Wardi 16 January 2020 - 20:07:08
Saya mohon didoakan, agar saya mendapatkan pekerja... more..

Dianawaty 16 January 2020 - 15:05:05
apa yg harus ak lakukan hununganku dengan kakak yg... more..

Banner mitra januari 4


7264

advertise with us