Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1319


Abdul Gofur Manurung, seorang pria berdarah Batak ini awalnya merasa bahagia karena bisa berkumpul dengan ibu dan saudara tirinya. Tapi setelah hidup bersama, rupanya dia malah mendapatkan perlakuan yang gak enak baik dari semua keluarganya.

Bahkan ayahnya sendiri, yang dia pikir begitu mendambakannya, justru memperlakukannya dengan keras.

“Awal mulanya, saya tinggal bersama dengan ibu kandung saya. Ayah saya menikah dengan ibu saya sebagai istri kedua karena tidak punya anak lelaki. Waktu itu umur saya 7 tahun. Ayah saya mengajak saya untuk tinggal bersama-sama dengan ayah saya dan juga tinggal bersama dengan ibu tiri dan juga saudara-saudara tiri saya,” kata Abdul.

Di usianya yang masih sangat belia, Abdul justru harus menerima perlakuan kasar dan penolakan dari semua keluarganya. “Saya sering mendapat tekanan. Terkadang saya menerima perlakuan dari ibu tiri saya yang membeda-bedakan kami. Saya merasa semua keluarga gak ada yang mengasihi saya, gak ada yang peduli, gak ada yang merhatiin saya termasuk juga kakak-kakak saya,” jelasnya.

Gak berbeda dengan sang ayah, dia juga kerap harus menanggung kekerasan fisik seperti dipukul tanpa belas kasihan. Bahkan suatu kali, kepalanya dibenturkan ke dinding dan membuatnya hampir kehilangan penglihatan.

Perlakuan-perlakuan inipun menimbulkan rasa benci yang mendalam kepada sang ayah. Dia merasa gak dikasihi dan hidupnya gak punya arti.

“Saya merasakan kepahitan yang begitu dalam. Saya mencoba mengadu kepada ibu saya, tapi gak ada waktu untuk diperbolehkan keluar. Hal inilah yang membuatku ingin mencoba bunuh diri,” katanya.

Pikiran-pikiran bunuh diri ini pun muncul berulang kali. Abdul mengaku telah mencoba bunuh diri sebanyak lima kali. Tapi setiap kali mencobanya, muncul ketakutan-ketakutan di dalam dirinya.

“Ketika saya mau mencoba bunuh diri ada rasa takut kalau saya mati bagaimana?” ucapnya.

Diapun mengurungkan niat buruk ini setelah membaca berita di koran dan menyaksikan berita di televisi tentang kasus bunuh diri di waktu yang berdekatan.

Merasa ketakutan, akhirnya Abdul mengadu kepada ibu kandungnya.

“Kemudian ibu kandung saya sering berdoa untuk saya. Itu yang membuat saya damai sejahtera. Sering saya dibawa oleh ibu kandung saya ke rumah ibadah. Saya waktu itu didoakan seorang hamba Tuhan bahkan saya diajak untuk tinggal di rumahnya selama 6 bulan,” jelasnya.


Baca Juga:

Gavrilla Setiawan, Masih Muda Tapi Divonis Kanker Stadium 4

Henrieta Suzanna, Kehilangan Gambar Diri yang Benar Karena Ulah Laki-laki


Selama 6 bulan itulah dia didorong untuk lebih menjalin hubungan yang dalam di dalam Tuhan. Dia mulai belajar cara berdoa dan membaca Alkitab. Semakin dia tahu banyak firman Tuhan, dia justru diberi pengertian tentang pengampunan.

“Saya berusaha untuk melepaskan pengampunan walaupun susah. Tapi saya berusaha untuk melakukan karena saya tahu kalau saya tidak lepaskan pengampunan maka Tuhan pun gak akan melepaskan pengampunan kepada saya,” ucapnya.

Setelah memutuskan untuk melepaskan pengampunan kepada seluruh keluarganya, Abdul mengaku bahwa saat itulah dia merasakan damai sejahtera yang luar biasa.

“Waktu saya mengalami lahir baru, mengalami pemulihan dari Tuhan, yang tadinya yang tidak bisa saya lakukan jadi saya lakukan. Saya bisa berdampingan dengan keluarga saya lagi, dengan ibu tiri saya, dengan saudara-saudara tiri saya, dengan ayah kandung saya. Saya tinggal kembali bersama mereka setelah saya mengalami pemulihan,” katanya.

Penolakan yang dialaminya mengajarkan Abdul tentang bagaimana Yesus sendiri ditolak tapi Dia tetap memilih mengasihi semua orang.

Apakah kisah ini menginspirasi hidupmu? Jika ya, bagikanlah kepada orang terdekatmu supaya mereka juga mengalami hal yang sama sepertimu. Dan kalau kamu butuh dukungan doa atau mau berbagi tentang kesaksian hidupmu, boleh menghubungi konseling center kami di SMS/WA 081703005566 atau telp di 1-500-224 dan 0811 9914 240 bisa juga email ke [email protected] atau lewat  Live Chat dengan KLIK DI SINI.

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Enda Napitupulu 19 January 2020 - 12:18:53

Bolehkan kita bekerja di lembaga syariah?

0 Answer

Supkariadi 19 January 2020 - 05:57:54

Hidup berjemaat yang baik itu seperti apa ?

0 Answer

Supkariadi 19 January 2020 - 05:52:15

Pengertian berjemaat dalam sebuah gerejs

0 Answer


King Wardi 16 January 2020 - 20:07:08
Saya mohon didoakan, agar saya mendapatkan pekerja... more..

Dianawaty 16 January 2020 - 15:05:05
apa yg harus ak lakukan hununganku dengan kakak yg... more..

sea_regardz 16 January 2020 - 10:12:26
Shalom bapak/ibu terkasih. Mohon sekali doa-doany... more..

Varris Sitio 7 January 2020 - 10:34:31
Syaloom, mungkin ini kedengaran seperti biasa namu... more..

Banner Mitra januari 3


7265

Banner Mitra januari 3