Lagi, Gereja Diserang Dan Tewaskan 14 Orang

Lagi, Gereja Diserang Dan Tewaskan 14 Orang

Inta Official Writer
825

Presiden negara Burkina Faso di Afrika Barat telah konfirmasi bahwa ada 14 orang yang tewas dalam sebuah serangan terhadap sebuah gereja Protestan di bagian timur negara tersebut. Penembakan ini terjadi pada hari Minggu lalu, di kota Hantoukoura yang terletak di perbatasan Niger.

Di konfirmasi melalui Twitter, Presiden Roch Marc Christian Kabore menuliskan kalau dirinya mengutuk orang-orang yang menyerang kota Hantoukoura. Selain mereka yang meninggal, ia juga menjelaskan kalau ada beberapa korban yang terluka.

Kabore juga menyampaikan bela sungkawa yang paling dalam kepada keluarga yang ditinggalkan dan berharap agar semua orang bisa mendapatkan pemulihan yang cepat.

Dikutip dari Christian Today, Henri YĆ©, presiden Federasi Gereja dan Misi Evangelikal di Burkina Faso, masih mencoba mencari tahu lebih lanjut mengenai infomasi penyerangan. ia melakukannya dengan berafiliasi dengan organisasi misi SIM yang terletak di dekat perbatasan timur laut negara itu dan Niger.

"Akes ke desa itu sulit. Hanya ada satu jalan yang menuju ke sana."

"Gereja yang diserang tersebut merupakan sebuah gereja lokal yang baru, yang jumlah anggotanya tidak sampai 30 anggota,"Terang Henri. Kebanyakan jemaat yang ada dalam gereja itu merupakan remaja yang berusia antara 1- sampai 14 tahun. Hanya satu dari mereka yang dilaporkan berusia di atas 40 tahun.

"Tidak ada pendeta di sana, yang ada hanya seseorang yang memimpin ibadah," jelas Henri. "Perempuan dan anak-anak berada di dalam gereja, Hanya laki-laki yang diusir ke luar gereja dan terbunuh."

Diantara para martir itu, beberapa diantaranya masih sangat muda, berusia 10, 12, dan 14 tahun.

Henri percaya kalau para penyerang berhasil melintasi perbatasan dengan sepeda motor mereka ke Niger.

Ekstremis Islam telah aktif di Burkina Faso sejak 2015 silam. Orang-orang tersebut telah menyerang kantor polisi dan gereja di utara negara itu. Beberapa juga mulai menyerang ke arah timur.

Pada bulan November, orang-orang bersenjata yang diyakini sebagai ekstrimis Islam menyerang sebuah konvoi yang membawa karyawan sebuah perusahaan pertambangan di wilayah itu, menewaskan sedikitnya 37 orang.

Departemen Luar Negeri AS memperingatkan terhadap perjalanan di sebagian besar Burkina Faso, yang menyatakan bahwa teroris dapat menyerang tempat-tempat ibadah dan target lainnya.

Menanggapi pengumuman dari gubernur di wilayah tersebut, orang-orang di negara Afrika Barat berbagi belasungkawa dan meminta Tuhan, pemerintah, dan sesama warga negara mereka untuk memperjuangkan keadilan atas nama para korban.

Marilah kita berdoa agar banyak orang percaya yang bisa selamat dan bisa beribadah dengan tenang dan damai.

Selain serangan ini, Christian Today juga menemukan beberapa serangan gereja yang serupa di bulan April dan Mei lalu.

Sumber : berbagai sumber

Ikuti Kami