Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
271


Belakangan ini, berita nggak lagi banyak menuliskan soal anak muda yang ditangkap karena narkoba, atau mereka yang hamil terlebih dahulu. Justru, seminggu ini, ada sederet anak muda Indonesia yang namanya melejit di media karena prestasinya.

Sebut saja staf khusus generasi milenial yang ditunjuk langsung oleh Presiden Jokowi. Mereka bisa duduk di kursi itu karena prestasinya. Mendapat kepercayaan dari presiden sendiri tentu bukanlah hal yang mudah, bukan?

Menyoroti berita mengenai gerenasi muda yang penuh prestasi ini membuat kita semakin penasaran soal cara mereka menuai prestasi. Salah satu garis besar yang banyak diberitakan adalah bahwa mereka punya privilege alias hak, atau manfaat yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang. Biasanya, privilege ini berasal dari orang tua mereka yang sudah sukses dahulu.

Komentar banyak orang mengenai privilege

‘Iya lah si A itu bisa duduk di kursi DPR. Orang bapaknya aja bupati, kok.’

‘Si C itu lulusan luar negeri. Ya wajar sih, kan dia anaknya si Bapak D, salah seorang pengusaha yang namanya mentereng. Pantes bisa sukses diusia muda begini.’

Kalau disebutkan, ada banyak banget komentar yang bisa kita tuliskan pada kolom di atas. Bahkan, mengenai privilege sendiri, kita pun bisa menemukannya dengan mudah di sekitar kita. Misalnya, karena orang itu cantik atau rupawan, makanya atasan senang dan mudah banget naik jabatan.

Ada pula mereka yang bisa kuliah di luar negeri dengan mudah karena orang tuanya memang tajir melintir. Wah, ada banyak banget, ya. Kayaknya, kita yang tampangnya pas-pasan, berasal dari keluarga yang sederhana, saat mendengar orang-orang ini bisa sukses karena ada faktor orang tua atau tampang dan lainnya, kita langsung merasa kalau dunia ini nggak adil, ya?

Mengenai privilege ini mengingatkan kita kepada cerita Yusuf

Siapa sih yang nggak kenal dengan tokoh Alkitab satu ini? Yusuf merupakan anak Yakub dan Alkitab sendiri mengatakan kalau parasnya sangat tampan. Ia adalah salah satu tokoh Alkitab yang punya privilege untuk bisa menikmati banyak berkat, bahkan bisa menjadi seorang pemimpin bagi kaumnya.

Namun, ketika ia dibuang oleh saudara-saudaranya, Yusuf harus bekerja dengan sangat keras. Ia tidak lagi punya harta dari ayahnya. Hidupnya sangat sulit. Ia harus bekerja di rumah Potifar. Tidak ada yang mengenalnya.

Namun, tahukah kita kalau ada satu privilege yang hanya dimiliki oleh Yusuf? Hal ini membuatnya sukses dalam setiap hal yang dikerjakannya.

Kejadian 39:2-6

Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.

Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya, maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.

Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang.

Segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf, dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apa pun selain dari makanannya sendiri. Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya.

Kita bisa lihat kalau satu-satunya privilege yang dimiliki oleh Yusuf adalah penyertaan Tuhan dalam kehidupannya. Ketika nama orang tuanya nggak lagi bisa menyelamatkannya dari jeruji besi, ketika saudara-saudaranya yang justru menjualnya, Yusuf bisa menjadi orang nomor dua di Mesir.

Nah sekarang, buat kita yang sedang berada di jalan masing-masing untuk meraih kesuksesan, kita harus tahu bahwa garis keturunan merupakan anugerah yang kita punya. Sebab, kita percaya kalau orang-orang yang dianggap punya privilege itu kerjanya cuma ngonkrongin Youtube sampai subuh doang, mereka pasti nggak akan bisa sampai titik ini, betul?

Tugas kita di dunia ini adalah dengan menjadi pengelola yang terbaik. Seperti Yusuf yang taat pada Tuhan dan mau bekerja dengan keras, begitu pula seharusnya kita bersikap. Kini, privilege kita yang nyata, yaitu perkenanan Tuhan sudah ada di tangan kita.

Ayo berkarya dan jadikan hidup kita ini sebagai karya Tuhan untuk memuliakan namaNya. 

Sumber : jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Susi Salfia 9 December 2019 - 15:20:13

Jelaskan apakah orang yang sudah lahir baru ada ke.. more..

0 Answer

Chrisman_ Panjaitan 9 December 2019 - 10:14:37

Saya mohon dukung dia agar saya terlapas dari kesu.. more..

0 Answer

BaiqNur Afriliani 8 December 2019 - 12:19:17

Komunikasi lebih dari sekedar kata-kata. Jelaskan .. more..

0 Answer


JustinDI 22 November 2019 - 16:40:34
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

JustinDI 22 November 2019 - 16:40:25
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Banner Mitra November Week 4


7262

advertise with us