Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
523


Ketika ditanya apakah kamu sedang alami stres atau tidak, kamu mungkin akan menjawab 'nggak' sambil tertawa.

Taunya, kamu mendekam banyak masalah yang membuat pikiranmu hampir pecah. Jika bisa berteriak, rasanya kamu ingin berteriak. Sayangnya, kamu tidak bisa menunjukkan semua itu.

Jangan ditahan sendiri loh, karena masalah stres itu bisa membuatmu kondisi mentalmu semakin parah hingga menderita sakit psikosomatis. Psikosomatis atau sering disebut dengan 'sakit pikiran' adalah sebuah penyakit stres dimana seseorang yang menderitanya akan mengalami sedih teramat hingga membuat dadanya sesak.

Sementara menurut Tribunnews, jika di lihat dari sisi psikologi, psikosomatis adalah sebuah kondisi dimana seseorang merasa sakit dan mengalami gangguan fungsi tubuh, namun ketika dilakukan pemeriksaan secara fisik, tidak ada keanehan yang terjadi di dalam tubuh.

Apa saja sih gejala dari psikosomatis ini?

Penyakit ini memiliki gejala yang berbeda-beda tiap orang. Tergantung dari psikologis orang.

Nah, beberapa gejala yang sering dirasakan oleh pengidap psikomatis adalah :

1. Mengalami jantung yang berdebar-debar seperti sakit gitu loh.

2. Kemudian, kamu akan mengalami sesak nafas untuk beberapa hari. Bahkan dalam jangka panjang.

3. Lemas dan nggak bisa menggerakkan anggota tubuh sama sekali. Bisa sampai jatuh kepada stroke loh.

4. Nyeri pada ulu hati

5. Nggak ngerasa laper, atau mungkin terasa laper tapi nggak selera dan tidak nafsu untuk makan.

6. Insomnia alias susah tidur sudah berhari-hari.

7. Nyeri pada kepala hingga ke mata.

8. Nyeri di seluruh tubuh. Meski sudah dipijat, masih saja sakit.

Selain 8 hal di atas, biasanya orang yang penyakit psikosomatis tidak terima jika dokter mengatakan dirinya 'baik-baik' saja, itu sebabnya dia akan mencari dokter yang lebih baik dan yang mengerti dirinya.

BACA JUGA :Belajar Melewati Bad Mood Dari Kisah Dua Perempuan Cantik di Alkitab Ini Yuk!

Nah, kalau ditanya penyebab penyakit ini, tentu kalian sudah tahu bukan? Yap, salah satu pemicunya adalah stres.

Jika kamu mengalami penyakit dan gejala seperti ini, maka segeralah berobat dan sembuh.  Pergilah ke dokter untuk melakukan terapi Listrik yaitu dengan ranscutaneous electrical nerve stimulation (TENS) , konsultasi dulu sebelum melakukannya ya. Kemudian berceritalah kepada orang lain, jangan merasa mampu sendiri.

Seperti yang kita tahu, di jaman modern sekarang ini, ada banyak orang yang berubah menjadi introvert atau jaga image mengenai kehidupan pribadinya. Apalagi orang Kristen, biasanya akan menyimpan masalahnya sendiri dan berdoa saja.

Sebenarnya tidak salah, tetapi alangkah lebih baik jika kita bercerita kepada orang lain seperti kakak mentor, atau pendeta dan meminta mereka memberi saran, setidaknya mendoakan kamu.

Jika menahan sendiri masalah dan merasa bahagia di depan orang lain, padahal tidak hanya akan membuat kamu semakin rapuh. Percayalah!

Teruntuk kamu yang masih bingung untuk bercerita kepada siapa, mari hubungilah kita di SAHABAT24 : SMS/WA 081703005566 atau telp di 1-500-224 dan 0811 9914 240 bisa juga email ke [email protected]

Sumber : berbagai sumber


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

novinus tarigan 23 February 2020 - 18:56:55

Saya sering merasa kuatir akan masa depan dan terk.. more..

0 Answer

Tresia 23 February 2020 - 10:00:21

Shalom.. saya ingin menanyakan info rehab Kristen .. more..

0 Answer

Yehezkiel 23 February 2020 - 00:16:02

Bebas dari pornografi

0 Answer


Erwin Elwuar 14 February 2020 - 02:41:47
Shaloom.... Sahabat Jawaban.com bersama semua saha... more..

sutan samosir 5 February 2020 - 05:41:05
Mohon bantuan dukungan doanya untuk saya hari seni... more..

Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Banner Mitra Februari 2020 (3)


7263

Banner Mitra Februari 2020 (3)