Naomii Simbolon

Official Writer
856


Perselingkuhan dalam pernikahan mungkin menjadi pengalaman yang sangat traumatis dalam hidup kamu. Masalahnya itu nggak hanya merusak pernikahan kamu tapi juga memisahkan jalinan jiwamu dengan pasangan. Pasangan yang tadinya sudah berjanji untuk mencintai kamu, menghargai kamu, dan berjanji dihadapan Tuhan, keluarga dan teman-teman kamu untuk tidak meninggalkanmu dan bersama sampai mau memisahkan kini membuatmu terluka dan selingkuh.

Hal ini tentu saja membuat kamu sedih sekali, merusak kamu secara emosional, mental bahkan secara rohani.

Hal ini juga mengikir semua kepercayaan, keamanan, identitas dan menyebabkan kamu ragu terhadap dirimu sendiri.

Jika pasangan kamu berselingkuh, kamu mungkin akan merasa sendirian, terisolasi, dan merasa tak layak untuk dicintai. Tapi dengarkan, kamu tidak sendirian!

Alkitab dipenuhi dengan banyak kisah demi kisah tentang umat Allah yang juga mengalami pengkhianatan, penyembahan berhala, atau melarikan diri dari Allah.

Jadi, pecayalah bahwa Tuhan akan memulihkan hati kamu dan pernikahan kamu. Sama seperti Dia memulihkan mereka yang ada di Alkitab.

1. Ketahuilah Tuhan tahu sekali gimana rasanya di hianati.

Pengkhianatan adalah pengabaian dan pelanggaran atas kepercayaan.

Mungkin jika kamu dihianati teman, masih gampang untuk menghadapinya tetapi ketika pasangan menghianati kita, maka itu adalah situasi yang sangat sulit. Itu menghancurkan jiwa kita dan meninggalkan luka yang begitu dalam, kamu pun mulai mempertanyakan apakah kamu akan pulih dan apakah ada yang mengerti situasi kamu?

Ya, Yesus tahu dan bisa memulihkanmu.

Dalam Mazmur 55, ketika Daud dikhianati oleh temannya, dia berbagi pengalaman pribadinya, rasa kecewanya, dan rasa sakitnya kepada Tuhan. Dia mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan.

Jadi, ketika kamu mengalami krisis seperti ini, terbukalah dan jujur kepada Yesus. Dia tahu kok apa yang kamu rasakan. Dia dekat kepada orang yang patah hati.

" Kalau musuhku yang mencela aku, aku masih dapat menanggungnya; kalau pembenciku yang membesarkan diri terhadap aku, aku masih dapat menyembunyikan diri terhadap dia." (Mazmur 55:12)

BACA JUGA :

Suami Wajib Tahu 6 Cara Sederhana Buat Isteri Bahagia Selamanya!

2. Dia mengerti gimana rasanya ditinggalkan

Diabaikan adalah perasaan terputusnya lapisan keterikatan dalam jalur cintamu. Ini akan membuatmu terluka, benar-benar merasa sendirian, dan terisolasi.

Ketika Yesus disalibkan, Dia juga merasa diabaikan, ditinggalkan oleh Allah.

Bahkan dalam Markus 15:34, Dia berseru dengan keras, "..."Eloi, Eloi, lama sabakhtani?", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"

Saat Dia mati, semua dosa kita ditimpakan kepadaNya dan pada saat itu, ia dibuang dari hadirat Allah, karena dosa boleh ada di hadirat Allah.

Alkitab juga menuliskan beberapa orang yang juga merasakan sakitnya ditinggalkan dan dihianati, seperti Paulus, Daud, dan Ayub.

Tapi Yesus mau mengingatkan kita di Matius 11:28, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."

Apapun yang mungkin kamu hadapi saat ini, maka tetaplah bersandar kepada Tuhan. Dia ingin menolongmu, bersabarlah dan tetap kuat. Dia akan segera memulihkannya, tapi sekali lagi, datanglah kepadaNya.

Sumber : crosswalk | Jawaban


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Bestina 123 1 April 2020 - 06:38:40

Apa arti Tuhan mengindahkan Elkana dan Hana

0 Answer

Sriyanna 31 March 2020 - 23:45:14

Cara bebas utang kartu kredit

0 Answer

Sriyanna 31 March 2020 - 23:44:30

Cara bebas utang

0 Answer


Dans Beem 23 March 2020 - 22:36:34
Dsni saya memohon agar abang saya di doain, untuk ... more..

Nining Bella 23 March 2020 - 01:52:16
shallom saudara seiman,..saat ini keluargaku terli... more..

Edward Harjono 17 March 2020 - 22:54:24
Dukung doa anak saya Evan spy komitment dalam renc... more..

adiek sheptina 25 February 2020 - 10:15:45
Saudara, mohon bantuan doa utk saya yang mencari p... more..

Banner Mitra April Week 2


7269

advertise with us